Tak Sekadar Bikin Ngakak, Panggung Stand Up Comedy UT Jadi Ruang Mahasiswa Sampaikan Gagasan

Tangerang Selatan – Di atas panggung, tawa mungkin terdengar sederhana. Namun, di balik setiap punchline, ada keberanian untuk berbicara, kreativitas merangkai cerita, dan kemampuan membaca situasi. Itulah yang terasa dalam Lomba Stand Up Comedy Disporseni Universitas Terbuka (UT) 2026, yang akhirnya melahirkan Gilang Muharom dari UT Jakarta sebagai juara pertama.

Grand Final Lomba Stand Up Comedy Disporseni UT 2026 digelar di Universitas Terbuka Convention Center (UTCC) pada 18 Agustus 2026. Acara yang terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya itu mempertemukan mahasiswa UT dari berbagai daerah serta mahasiswa dari perguruan tinggi lain.

Dari 50 pendaftar, panitia kemudian menyaring 10 peserta terbaik untuk melaju ke babak final. Mereka datang dari latar belakang perguruan tinggi yang beragam, mulai dari UT Makassar, UT Jambi, Universitas Djuanda Bogor, UT Bandung, UT Mataram, UT Denpasar, UT Jayapura, Universitas Pamulang hingga UT Jakarta.

Kesepuluh finalis tersebut yakni Andi Febriyansyah Rusdian dari UT Makassar, Sujarno dari UT Jambi, M. Firman Maulana dari Universitas Djuanda Bogor, Rendi Lesmana dan Aldi Aditya Ramdani dari UT Bandung, Hender dari UT Mataram, Ni Putu Ayu Lesparini dari UT Denpasar, Rahma dari UT Jayapura, Muhamad Rafli Saputra dari Universitas Pamulang, serta Gilang Muharom dari UT Jakarta.

Di hadapan dewan juri, para peserta tidak sekadar berlomba membuat penonton tertawa. Mereka mengolah pengalaman, kegelisahan, pandangan, hingga fenomena sosial menjadi materi komedi yang ringan sekaligus mengundang perhatian.

Penilaian dilakukan oleh tiga juri yang memiliki pengalaman di dunia komedi dan lingkungan perguruan tinggi, yakni Mal Jupri, komika jebolan Stand Up Comedy Indonesia Season 7 Kompas TV, Rizky Ambon, komika asal Tangerang Selatan, serta Rivaldhy N. Muhammad dari Universitas Terbuka.

Setelah melalui persaingan tersebut, Gilang Muharom dari UT Jakarta keluar sebagai Juara I dan membawa pulang hadiah Rp7 juta. Posisi Juara II diraih Aldi Aditya Ramdani dari UT Bandung dengan hadiah Rp5 juta, sedangkan Andi Febriyansyah Rusdian dari UT Makassar menempati Juara III dengan hadiah Rp3 juta.

Sementara itu, Rendi Lesmana dari UT Bandung berhasil merebut penghargaan Juara Favorit dengan hadiah Rp1,5 juta.

Suasana final semakin semarak dengan kehadiran Mal Jupri dan Rizky Ambon sebagai bintang tamu. Penampilan keduanya menjadi pelengkap bagi panggung yang sejak awal telah dipenuhi tawa, sekaligus memberi pengalaman berbeda bagi peserta dan penonton.

Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, Kerja Sama, dan Bisnis UT, Dr. Hendrian, berharap Lomba Stand Up Comedy dapat terus menjadi bagian dari Disporseni UT pada tahun-tahun mendatang.

Menurut dia, humor dan tawa bukan hanya menciptakan suasana yang menyenangkan, tetapi juga dapat membantu seseorang menerima informasi dengan lebih baik. “Melalui panggung stand up comedy, humor tidak sekadar menjadi sarana untuk mengundang tawa, tetapi juga dapat menjadi media untuk menyampaikan pemikiran dan melihat berbagai fenomena dari perspektif yang lebih kritis, kreatif, dan ringan,” ujar Hendrian.

Semangat tersebut sejalan dengan SDGs 4 tentang Pendidikan Berkualitas, terutama dalam mendorong ruang belajar yang turut mengembangkan kreativitas, komunikasi, dan kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Di sisi lain, keterampilan tersebut juga menjadi bekal penting bagi generasi muda untuk menghadapi dunia kerja dan berkarya secara lebih percaya diri. 

Pada akhirnya, panggung Disporseni UT 2026 membuktikan bahwa proses belajar tidak selalu hadir dalam bentuk buku, ruang kelas, atau ujian. Kadang, sebuah gagasan justru lebih mudah sampai ketika disampaikan lewat tawa. Dari mikrofon dan panggung sederhana, para mahasiswa menunjukkan bahwa humor bisa menjadi cara untuk berbicara, berpikir, sekaligus membuat orang lain berhenti sejenak untuk melihat dunia dari sudut yang berbeda.