Donor darah dapat menyelamatkan hidup pasien yang membutuhkan. Sedangkan bagi pendonor yang terbiasa melakukan donor, dapat dirasakan guna menunjang kesehatan. Untuk menjadi seorang pendonor ada proses uji keamanan serta kelayakan. Darah yang didonorkan kemudian diberikan kepada pasien yang membutuhkan.
Selasa 28 Februari 2017, Universitas Terbuka (UT) bekerja sama dengan Unit Transfusi Darah (UTD) Rumah Sakit Fatmawati melakukan donor darah. Bertempat di gedung Poliklinik UT. Donor mulai pukul 08.00 s.d 12.00 WIB. Banyak peserta yang ingin mendonorkan darahnya, baik dari lingkungan kantor maupun masyarakat. Jumlah pendaftar sebanyak 116 orang. Terdiri dari: karyawan UT, tenaga harian lepas UT, PT. Pelita Air Service, Karyawan Southeast Asian Ministers of Education Organization Regional Open Learning Center (SEAMEO-SEAMOLEC), dan penduduk sekitar kampus UT pusat.

Sayangnya tidak semua niat tulus pendonor dapat dilaksanakan karena beberapa alasan, hanya 100 orang yang diterima sebagai pendonor. Selebihnya tidak memenuhi persyaratan karena mengalami Hemoglobin (HB) terlalu tinggi/rendah, peserta sedang mengkonsumsi obat, dan tekanan darah/tensi terlalu tinggi/rendah.
Penerima donor darah biasanya adalah orang yang sangat membutuhkan darah, transplantasi organ, karena kecelakaan, atau memiliki penyakit dengan kelainan tertentu, sehingga harus diberikan darah kepada penerima. Kegiatan Donor Darah ini merupakan kegiatan rutin UT sebagai wujud kepedulian terhadap sesame, dengan adanya kegiatan mulia ini, semoga penerima donor terselamatkan.



