JAKARTA – Setiap pencapaian besar menyimpan cerita tentang perjuangan, pilihan, dan mimpi yang terus diperjuangkan. Mahkota Miss Indonesia 2026 kini berada di tangan Alda Callista Putri Setiawan. Di balik gemerlap panggung yang mengantarkannya menjadi pemenang, ada perjalanan lain yang tak kalah penting: pendidikan. Bagi mahasiswi Universitas Terbuka (UT) ini, bekerja dan kuliah bukan dua pilihan yang harus dipertentangkan. Keduanya dapat berjalan beriringan, memperkaya pengalaman sekaligus memperkuat bekal untuk masa depan.
Alda berhasil mengungguli 37 finalis lainnya dalam malam grand final Miss Indonesia 2026 yang berlangsung di Studio RCTI+, Jumat (16/10/2026). Kemenangan ini juga menjadi catatan sejarah bagi Papua Tengah karena untuk pertama kalinya wakil dari provinsi tersebut meraih gelar Miss Indonesia. Prestasi itu membuka peluang bagi Alda untuk melangkah lebih jauh sekaligus memperkenalkan Indonesia di tingkat dunia.
Lahir di Bogor pada 7 Juli 2004 dan dibesarkan di Tulungagung, Jawa Timur, Alda merantau ke Jakarta untuk merintis karier di dunia modeling komersial. Di tengah aktivitasnya, ia tetap menempuh pendidikan S1 Program Studi Administrasi Bisnis Universitas Terbuka. Pilihan untuk melanjutkan studi di tengah perjalanan karier memperlihatkan pentingnya pendidikan sebagai bagian dari proses pengembangan diri.
Keberlanjutan pendidikan Alda di tengah aktivitas profesionalnya menjadi sisi lain yang menarik dari pencapaian tersebut. Mahkota Miss Indonesia bukan hanya menandai keberhasilannya dalam sebuah kompetisi, tetapi juga diraih ketika ia masih menjalani pendidikan tinggi. Hal ini memperlihatkan bahwa kesempatan untuk mengembangkan diri tidak terbatas pada satu bidang, dan pendidikan tetap relevan bagi mereka yang sedang membangun karier.
Universitas Terbuka sebagai perguruan tinggi negeri yang menerapkan sistem pendidikan terbuka dan jarak jauh, menyediakan kesempatan bagi masyarakat dari berbagai latar belakang untuk mengakses pendidikan tinggi. Fleksibilitas pembelajaran memberi ruang bagi mahasiswa untuk menyesuaikan kegiatan akademik dengan kondisi masing-masing, termasuk bagi mereka yang bekerja, merintis karier, atau menjalankan tanggung jawab lainnya.
Upaya memperluas akses pendidikan tersebut sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4 tentang pendidikan berkualitas, khususnya dalam mendorong akses pendidikan yang inklusif dan pembelajaran sepanjang hayat. Kisah Alda juga dapat menjadi bagian dari pembicaraan mengenai SDGs poin 5 tentang kesetaraan gender, yakni pentingnya membuka kesempatan yang setara bagi perempuan untuk mengenyam pendidikan, mengembangkan potensi, dan berkiprah dalam berbagai bidang.
Setelah meraih gelar Miss Indonesia 2026, Alda bersiap mewakili Indonesia dalam ajang Miss World 2027 di Tanzania. Kesempatan tersebut menjadi babak baru dalam perjalanan kariernya, dengan tantangan untuk membawa nama Indonesia di hadapan audiens internasional. Di tengah persiapan menuju panggung dunia, pendidikan yang ditempuhnya tetap menjadi bagian dari perjalanan untuk memperkaya pengetahuan dan mengembangkan potensi diri.
Bagi Universitas Terbuka, keberhasilan Alda Callista Putri Setiawan meraih mahkota Miss Indonesia 2026 menjadi kebanggaan sekaligus bukti bahwa mahasiswa UT mampu berprestasi di berbagai bidang. UT mengapresiasi pencapaian Alda sebagai buah dari potensi, dedikasi, dan kerja keras yang mengantarkannya meraih pengakuan di tingkat nasional. UT berharap keberhasilan Alda dapat menginspirasi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi, berani mengambil peluang, dan meraih cita-cita tanpa menjadikan kesibukan maupun tantangan sebagai penghalang untuk menyelesaikan pendidikan.


