Universitas Terbuka (UT) kembali membuat langkah nyata yang bermanfaat bagi masyarakat dengan meresmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di lingkungan kampus. Program ini merupakan hasil kerja sama antara UT dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN) sebagai bentuk dukungan terhadap penggunaan energi bersih dan pengurangan emisi karbon.
Acara peresmian dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, Kerja Sama dan Bisnis, Prof. Rahmat Budiman, S. S., M. Hum., Ph.D serta sejumlah tamu undangan turut memeriahkan peresmian tersebut, diantaranya Manajer PLN UP3 Ciputat, Syaiful Azhari Siregar, Sekretaris Camat Kecamatan Pamulang, H. Munadih, SE, M.Si, Lurah Pondok Cabe Udik, Abdul Malik, S.Sos. Kehadiran para pemangku kepentingan ini mencerminkan semangat kolaborasi lintas sektor dalam mendukung transformasi energi dan teknologi yang lebih ramah lingkungan.
Dalam sambutannya, Sekretaris Camat Kecamatan Pamulang mengucapkan terima kasih kepada pemerintah, PLN dan UT atas inisiatif ini yang diharapkan dapat mengurangi polusi udara dan suara di wilayah Pondok Cabe. Keberadaan SPKLU ini juga diharapkan mendorong civitas akademika dan masyarakat beralih dari kendaraan berbahan bakar fosil ke kendaraan listrik.

“Kehadiran SPKLU di lingkungan UT tidak hanya menunjukkan komitmen terhadap inovasi dan keberlanjutan, tetapi juga menjadi contoh nyata bagi masyarakat, khususnya civitas akademika, untuk mulai menggunakan energi ramah lingkungan” ujar Prof. Rahmat Budiman.
Menurutnya, langkah ini merupakan bentuk tanggung jawab moral dan institusional UT dalam mendukung tercapainya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).

Program SPKLU ini sendiri memiliki keterkaitan erat dengan sejumlah SDGs yang dicanangkan oleh PBB. Di antaranya adalah SDG 7 (Energi Bersih dan Terjangkau) dengan menyediakan akses terhadap energi bersih melalui infrastruktur pengisian kendaraan listrik yang mendorong pengurangan ketergantungan terhadap bahan bakar fosil. Kemudian, SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) karena SPKLU ini berfungsi sebagai sarana edukasi publik mengenai teknologi hijau dan keberlanjutan energi di lingkungan akademik. Selain itu, program ini juga mendukung SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) dengan mempromosikan penggunaan transportasi rendah emisi di kawasan perkotaan, SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) melalui kontribusinya dalam pengurangan emisi gas rumah kaca, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi erat antara perguruan tinggi dan BUMN.
Masyarakat dan civitas akademika tidak perlu khawatir dalam menggunakan fasilitas ini, karena di setiap stasiun telah disediakan tata cara penggunaan, lengkap dengan metode pembayaran cashless yang mudah dan praktis. Dalam tahap awal, operasional SPKLU di UT akan dipantau dan dievaluasi sebagai dasar pengembangan fasilitas serupa di lokasi lainnya.



