Tangerang Selatan, 17 September 2025 – Suasana khidmat dan penuh makna menyelimuti Universitas Terbuka (UT) saat penyelenggaraan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H/Tahun 2025. Dengan mengangkat tema “Meneladani Rasul, Cahaya Ilmu Untuk Semua”, peringatan ini menjadi momentum bersejarah karena untuk pertama kalinya UT menggelar perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW secara resmi di lingkungan UT.

Acara yang dihadiri oleh segenap keluarga besar UT ini bukan sekadar peringatan seremonial, melainkan wujud nyata komitmen UT dalam menghadirkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah ke dalam sendi-sendi kehidupan, khususnya dalam akademik dan sosial. Tema “Meneladani Rasul, Cahaya Ilmu Untuk Semua” dipilih untuk menegaskan bahwa ilmu bukan hanya untuk kepentingan pribadi, melainkan harus memberi manfaat luas, sebagaimana akhlak dan perjuangan Nabi yang membawa rahmat bagi seluruh alam.
Pada kesempatan tersebut, Rektor UT, Prof. Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si., memberikan sambutan yang menjadi pengantar penting bagi seluruh hadirin. Prof. Ali menyampaikan bahwa momentum ini menjadi refleksi penting bagi kita semua untuk dapat meneladani dan juga mengaplikasikan keteladanan dari Nabi Muhammad S.A.W. “Saya mengajak semua untuk meneladani dan menyerap energi dan nilai positif yang dibawa oleh Rasulullah dan para-Nabi,” ujar Prof. Ali.
Selain itu, Prof. Ali juga menekankan bahwa nilai-nilai yang dibawa oleh Rasulullah sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari, terlebih lagi di lingkungan Universitas. Ini juga sekaligus menjadi pengingat bahwa UT senantiasa menjunjung tinggi wibawa akademik, menjaga integritas, sekaligus menempatkan diri sebagai institusi pendidikan yang hadir dengan cahaya ilmu, sesuai dengan visi dakwah Rasulullah yang penuh kasih dan kearifan.
Selain itu, sesi ceramah oleh Ustadz Dr. KH. Muhamad Zen, S.Ag., Lc., M.A. menjadi salah satu bagian yang paling dinantikan. Ustadz Muhamad Zen dalam tausiahnya menekankan bahwa sebagai umat manusia cara kita meneladani Rasulullah adalah dengan “Membumikan Bumi” yang berarti di mana pun kita berada kita harus memberikan dampak dan manfaat positif, sehingga dengan begitu kita dapat menjadi cahaya yang terang bagi siapa pun dan di mana pun. Kehadiran beliau memberikan perspektif yang mendalam tentang bagaimana umat Islam, khususnya generasi saat ini dapat meneladani Rasulullah dalam kehidupan modern, termasuk dalam menjaga etika, moralitas, dan tanggung jawab sosial.

Peringatan Maulid Nabi kali ini turut diramaikan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustadz Dr. H. Sofyan Hadi, SQ., M.A., serta penampilan spesial The Custom (Miftah Faridl & M. Yusuf Al-Lampungi) yang menambah kekhidmatan sekaligus menghadirkan nuansa kebersamaan. Kehadiran hiburan bernuansa islami tersebut menjadi wujud keterpaduan antara spiritualitas, kebudayaan, dan kreativitas yang sejalan dengan semangat UT dalam mengembangkan sumber daya manusia yang beriman, berilmu, dan berdaya saing.
Penyelenggaraan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H ini menjadi penanda penting perjalanan UT, bukan hanya sebagai perguruan tinggi negeri yang mengedepankan pembelajaran jarak jauh, tetapi juga sebagai pusat ilmu yang berkomitmen melahirkan generasi cerdas dan berakhlak mulia. Semangat meneladani Rasul sejalan dengan prinsip UT dalam mengembangkan pendidikan yang inklusif, terbuka bagi semua kalangan, serta mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas.
Lebih dari sekadar kegiatan seremonial, acara ini memberi dampak signifikan dalam memperkuat nilai-nilai spiritual dan etika kerja di lingkungan UT. Sivitas akademika diingatkan kembali bahwa meneladani Rasulullah berarti menghidupkan nilai kepemimpinan yang jujur, pelayanan yang tulus, serta semangat menebarkan ilmu pengetahuan bagi semua kalangan. Semangat inilah yang menjadi penggerak bagi UT untuk terus konsisten menghadirkan inovasi, memperluas akses pendidikan tinggi, serta membangun ekosistem kampus yang inklusif dan berdampak.
Kegiatan ini juga selaras dengan komitmen UT terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan SDG 16 tentang Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh. Melalui peringatan ini, UT tidak hanya memperkuat identitasnya sebagai institusi pendidikan tinggi berbasis jarak jauh yang inklusif, tetapi juga mempertegas perannya sebagai Kampus Berdampak yang membawa nilai religiusitas, moral, dan ilmu pengetahuan dalam satu kesatuan yang utuh.

Dengan kehadiran peringatan perdana Maulid Nabi ini, UT tidak hanya mempertegas kiprahnya sebagai institusi pendidikan modern, tetapi juga sebagai ruang yang menumbuhkan keimanan, kebersamaan, dan semangat untuk berbuat baik. Cahaya ilmu yang diusung UT kini berpadu dengan teladan Rasulullah, menjadi suluh bagi perjalanan bangsa menuju masa depan yang lebih bermartabat.


