Gebrakan Strategis Rektor Baru Perkokoh Kewibawaan  dan Reputasi Akademik UT Tingkat Global

Tangerang Selatan, 3 September 2025 – Universitas Terbuka (UT) menggelar Rapat Koordinasi Pimpinan perdana pada Rabu (3/9) di Gedung Aula Kualitas, Kantor UT Pondok Cabe, Tangerang Selatan. Kegiatan ini dipimpin oleh Rektor baru UT periode 2025–2030, Prof. Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si., yang memaparkan langkah strategis UT menuju Perguruan Terbuka Jarak Jauh (PTJJ) global berbasis keunggulan keilmuan, pembelajaran, dan lulusan.

Dalam kesempatan tersebut, para Wakil Rektor juga menyampaikan rencana kerja masing-masing bidang, yakni Prof. Rahmat Budiman, S.S., M.Hum., Ph.D. (Plt. Wakil Rektor Bidang Akademik sekaligus Plt. Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, Kerja Sama, dan Bisnis), Adrian Sutawijaya, S.E., M.Si. (Plt. Wakil Rektor Bidang Keuangan, Sumber Daya, dan Umum sekaligus Direktur Manajemen Aset, Umum, Pengadaan Barang dan Jasa/DMAUPBJ), dan Prof. Dr. Paken Pandiangan, S.Si., M.Si. (Wakil Rektor Bidang Sistem Informasi dan Kemahasiswaan).

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh para Wakil Rektor, Dekan, Direktur Sekolah, Ketua Lembaga, Direktur di UT Pusat dan Daerah, Kepala Pusat, serta Staf Ahli Rektor.

Prof. Ali menyampaikan apresiasi kepada Direktur UT Daerah atas layanan terbaik yang diberikan, sehingga pada semester ini UT dipercaya mengelola lebih dari 750.000 mahasiswa di seluruh Indonesia. “Kualitas ini harus terus dijaga, sesuai mandat saat UT didirikan, yakni memberikan akses pendidikan tinggi seluas-luasnya kepada masyarakat,” ujarnya.

Sebagai perguruan tinggi dengan sistem pembelajaran terbuka, fleksibel, dan jarak jauh, UT terus berkomitmen menjadi solusi pendidikan tinggi yang mampu melahirkan sumber daya manusia unggul. Selama lima tahun ke depan kepemimpinannya, Prof. Ali menegaskan akan ada sejumlah perubahan strategis, baik dalam fasilitasi pembelajaran mahasiswa maupun tata kelola kelembagaan, agar UT semakin siap menjawab tantangan pendidikan di era digital.

Sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), UT mempertegas perannya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan (SDG 4), pengurangan kesenjangan (SDG 10), serta penguatan institusi yang kredibel dan transparan (SDG 16). Dengan sistem pembelajaran jarak jauh yang inklusif, UT tidak hanya membuka akses pendidikan bagi masyarakat di seluruh pelosok Indonesia, tetapi juga memperkuat kontribusi nyata bagi pencapaian agenda pembangunan berkelanjutan di tingkat nasional dan global.

Pada akhir paparannya, beliau menekankan pentingnya kerja sama yang solid di antara semua jajaran dan unit. “Saya mengajak seluruh jajaran pimpinan UT untuk bersinergi, berinovasi, dan menjaga kualitas layanan pendidikan,” tegas Rektor. 

Beliau pun mengungkapkan ke depan, UT akan semakin memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi terbuka yang berdampak bagi bangsa. Keseluruhan paparan langkah strategis rektor para rapat koordinasi pimpinan ini juga mempertegas komitmen UT untuk mengukuhkan kewibawaan, menguatkan integritas, serta mengokohkan reputasi akademik UT di tingkat global.