Tangerang Selatan, 14 Juli 2025 – Universitas Terbuka (UT) kembali membuktikan komitmennya dalam mencetak lulusan unggul, adaptif, dan siap bersaing di tengah arus transformasi digital. Hal ini ditunjukkan melalui penyelenggaraan Seminar sebagai rangkaian Wisuda Universitas Terbuka Tahun Akademik 2024/2025 Genap Wilayah 2 yang berlangsung di Universitas Terbuka Convention Center (UTCC), Senin (14/7) dengan tema “Menuju Masa Depan Era Digital Meraih Prestasi Gemilang” dan dihadiri oleh 1.165 calon wisudawan dari berbagai daerah dan latar belakang.

Acara dibuka oleh laporan Ketua Panitia yang juga Direktur Administrasi Akademik dan Kelulusan (DAAK), Firmansyah, S.Kom., M.M, dan dilanjutkan dengan sambutan selamat datang oleh Wakil Rektor Bidang Keuangan, Sumber Daya, dan Umum UT, Prof. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si. Dalam pesannya, Prof. Ali menekankan bahwa seminar ini bukan sekadar bagian dari prosesi wisuda, melainkan “menjadi ruang refleksi bahwa kelulusan bukanlah akhir, melainkan awal dari pengabdian yang lebih luas. Beliau mengajak para calon wisudawan menjadikan ilmu sebagai cahaya untuk memberi kontribusi nyata dan manfaat luas bagi masyarakat. “Gelar yang disandang hari ini adalah amanah dan setiap amanah akan dimintai pertanggungjawaban,” tegasnya. Prof. Ali pun mengapresiasi perjuangan para lulusan yang tak kenal lelah menempuh pendidikan tinggi terbuka dan jarak jauh yang ditawarkan UT.

Menjadi makin istimewa, seminar ini juga menjadi momentum penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) antara Universitas Terbuka dengan 2 (dua) mitra dari Timor Leste, yaitu antara:
- UT dengan BRI Timor Leste
PKS ditandatangani oleh Plt. Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, Kerja Sama, dan Bisnis, Prof. Rahmat Budiman, M.Hum., Ph.D. dan General Manajer BRI Timor Leste, Roby Firmansyah Sastraatmadja. Kerja sama dengan BRI Timor Leste ini yaitu mencakup: a) Penyediaan layanan pembayaran; b) Dukungan sumber daya dalam pelaksanaan tridarma perguruan tinggi; c) Integrasi sistem informasi; d) Sosialisasi dan edukasi, dan; e) peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM)
- UT dengan TELKOMCELTimor Leste
PKS ditandatangani oleh Plt. Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, Kerja Sama, dan Bisnis, Prof. Rahmat Budiman, M.Hum., Ph.D. dan VP Finance and Business Partner, Dedy Edward. Kerja sama dengan TelkomcelTimor Leste ini yaitu mencakup: a) Peningkatan jaringan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) melalui SIM Telkomcel untuk mahasiswa; b) Pemanfaatan sarana dan prasarana; c) Pengembangan SDM melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat; dan d) Sosialisasi dan promosi bersama mengenai pendidikan tinggi jarak jauh.
Perwakilan Kedutaan Besar Timor Leste, Mitu Assa, turut menyampaikan apresiasi terhadap UT yang dinilainya berhasil memperluas akses pendidikan tanpa batas. “Pendidikan tinggi hari ini tidak bisa dibatasi oleh ruang fisik dan geografi. Universitas Terbuka telah membuktikan bahwa pembelajaran digital dapat menjangkau siapa saja, di mana saja, tanpa mengorbankan kualitas, “ ujarnya. Mitu Assa juga menyampaikan bahwa Timor Leste sangat antusias dan sangat menyambut baik kerja sama yang sudah terjalin dengan Universitas Terbuka. “Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama hari ini merupakan langkah nyata dan strategis dalam memperkuat pendidikan tinggi antara kedua negara,” ungkapnya.
Rektor UT, Dr. Mohamad Yunus, S.S., M.A. selanjutnya membuka acara seminar wisuda secara resmi. Dalam sambutannya, rektor menyampaikan bahwa “hari ini adalah momen bersejarah bagi Universitas Terbuka,” seiring dengan semakin luasnya kolaborasi internasional UT, khususnya dengan BUMN Indonesia di Timor-Leste. “Dengan pengalaman lebih dari 41 tahun dan jangkauan lebih dari 676 ribu mahasiswa serta hampir tiga juta alumni di 56 negara, t UT siap membuka akses pendidikan tinggi berkualitas ke seluruh penjuru,” tegasnya.
“UT percaya bahwa kerja sama ini akan membuka banyak kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat Timor-Leste untuk mengembangkan kapasitas dan kualitas diri,” ujarnya.
Sesi seminar akademik diisi oleh pembicara inspiratif, Prof. Dr. Phil. Ikhfan Haris, M.Sc., Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Timor Leste, yang membahas kesiapan sumber daya manusia menghadapi di era digital. Ia menekankan pentingnya adaptasi terhadap tren teknologi di dunia pendidikan agar lulusan UT tetap kompetitif dan relevan di pasar global. “Dunia sedang berubah cepat. Digital bukan pilihan, melainkan kebutuhan,” ujar Prof. Ikhfan.
Sisi inspiratif diperkuat oleh penampilan Jingga Vanessa, mahasiswa UT Lampung yang juga Juara 1 Kontes Ambyar Indonesia 2024. Penampilannya memberi warna tersendiri, menyatukan semangat akademik dan seni dalam harmoni. Seminar juga ,menghadirkan sesi motivasi oleh Prof. Gorky M. Sembiring, tokoh pendidikan, menutup seminar dengan sesi motivasi yang membakar semangat calon wisudawan untuk terus berkembang, belajar, dan berkontribusi bagi bangsa.
Tiga sosok wisudawan inspiratif turut diperkenalkan, yaitu wisudawan terbaik, wisudawan berdedikasi, dan wisudawan termuda di mana mereka menjadi simbol keberhasilan sistem pendidikan jarak jauh UT yang inklusif dan lintas generasi:
- Wisudawan Terbaik: Muhammad Wahyu Ihsan, asal UT Bogor, dari Program Studi Ilmu Administrasi Negara, dengan IPK 4,00 Predikat dengan Pujian
- Wisudawan Berdedikasi: Sonya Sovitje Pattipeilohy, asal UT Yogyakarta, yang berusia 63 tahun
- Wisudawan Termuda: Mechy Viora Cahya Rini, asal UT Palembang, yang berusia 21 tahun
Sebagai satu-satunya Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia yang mengusung sistem Pendidikan Jarak Jauh (PJJ), UT telah menjadi rumah bagi lebih dari 676.000 mahasiswa aktif dari seluruh pelosok nusantara dan luar negeri. UT menawarkan 4 (empat) Fakultas, (FEB. FHISIP, FST, FKIP), dan Sekolah Pascasarjana (SPs) dengan sistem belajar fleksibel berbasis teknologi. UT juga telah menghasilkan hampir 3 juta alumni yang tersebar di berbagai sektor strategis dalam dan luar negeri.

Melalui momentum seminar ini, UT menegaskan bahwa wisuda bukan sekadar selebrasi akademik, melainkan penanda komitmen untuk terus membentuk lulusan yang adaptif, berdedikasi, dan berdampak. Lewat semangat Kampus Digital, Kampus Berdampak, UT akan terus menghadirkan pendidikan tinggi yang inklusif, melintasi batas wilayah, sosial, dan generasi.



