Tangerang Selatan, 16 Juni 2025 — Proses penyaringan bakal calon Rektor Universitas Terbuka (UT) periode 2025–2030 telah rampung dilaksanakan. Tahapan seleksi yang digelar oleh Majelis Wali Amanat (MWA) UT bersama Panitia Pemilihan Rektor (PPR) UT berlangsung ketat dan transparan, menghadirkan sembilan kandidat terbaik dari kalangan akademisi dan pimpinan internal.
Penyaringan dilakukan melalui dua tahap utama:
- Fit and Proper Test oleh lembaga asesmen independen yang digelar pada 3–4 Juni 2025
- Sesi Pemaparan Visi, Misi, dan Strategi oleh para bakal calon rektor (Bacarek) di hadapan sembilan panelis eksternal pada 11–13 Juni 2025
Panelis yang terlibat dalam penilaian berasal dari berbagai latar belakang—akademisi internasional, tokoh pendidikan, industri digital, dan sektor kebijakan publik. Mereka adalah:
- Prof. Kam Cheong Li (Hongkong Metropolitan University)
- Erry Riyana Hardjapamekas (Koalisi Anti Korupsi Indonesia)
- Prof. Dr. Komaruddin Hidayat (Universitas Islam Internasional Indonesia)
- Dr. Melinda dela Pena Bandalaria (University of the Philippines Open University)
- Olivia Basrin, MPP (Google Cloud Education Indonesia)
- Prof. Dr. Ir. KH. Mohammad Nuh, DEA (Institut Teknologi Sepuluh Nopember)
- Prof. Emeritus Tan Sri Datuk Dr. Anuar Ali (Open University Malaysia)
- Denni Puspa Purbasari, Ph.D. (PMO Prakerja)
- Prof. Mohamad Nasir, M.Si., Ph.D. (Universitas Diponegoro)
Berdasarkan hasil penilaian menyeluruh dari asesmen dan presentasi publik, MWA UT menetapkan tiga nama calon rektor yang akan melaju ke tahap akhir, yaitu:
- Prof. Dr. Ali Muktiyanto, SE, M.Si.
- Dr. Meirani Harsasi, SE, M.Si.
- Rini Yayuk Priyati, SE, MEc, Ph.D.
Ketiga calon ini akan mengikuti Debat Calon Rektor yang dijadwalkan pada:
📅 Rabu, 9 Juli 2025
Debat ini akan menjadi panggung penting untuk memperdalam pemahaman publik terhadap visi dan program strategis masing-masing calon rektor dalam menghadapi tantangan dan peluang masa depan pendidikan tinggi terbuka di Indonesia dan dunia.
Pemilihan Rektor Universitas Terbuka Periode 2025–2030 merupakan proses penting untuk memastikan keberlanjutan kepemimpinan yang adaptif, inovatif, dan berdampak luas. Sebagai pionir pendidikan jarak jauh di Indonesia, UT terus berkomitmen menghadirkan pendidikan berkualitas melalui sistem terbuka, fleksibel, dan berbasis teknologi.



