Dua Raksasa PJJ Asia  Sepakat Kolaborasi Global! Ini Rencana Besar UT & QHOU 

Sebagai pionir penyelenggara  Pendidikan Tinggi Terbuka dan Jarak Jauh (PTTJJ)  di Indonesia, Universitas Terbuka (UT) terus menjadi sorotan dunia akademik, baik dari dalam maupun luar negeri. Dikaernakan pengaruh globalnya, UT mendapat kunjungan resmi dari  Qinghai Open University (QHOU), Tiongkok, pada Selasa, 20 Juni 2025. Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rasamala, Wisma 2, UT Pusat, Pondok Cabe, Tangerang Selatan ini memperkuat posisi UT sebagai mitra strategis dalam transformasi pendidikan tinggi kawasan Asia.

Kunjungan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat diplomasi pendidikan global dan pertukaran praktik baik antarinstitusi pendidikan terbuka, sekaligus membuka jalan bagi transformasi pendidikan yang lebih inklusif, adaptif, dan berkelanjutan. Wakil Rektor Bidang Akademik UT, Rahmat Budiman, M.Hum., Ph.D. membuka acara dengan menyampaikan sambutan hangat dan harapan bahwa kerja sama ini akan menghasilkan inisiatif bermakna yang mampu memberi manfaat luas bagi kedua negara. 

Delegasi QHOU yang dipimpin oleh Han Bin, Deputy Secretary of the Party Committee, juga menyampaikan kekagumannya terhadap sistem pembelajaran UT dan menyatakan kesiapannya untuk berkolaborasi secara konkret. Beliau mengakui pengalaman dan kesuksesan UT dalam menyelenggarakan sistem PTTJJ, serta mengapresiasi sambutan hangat dari UT. QHOU percaya kunjungan ini akan memberikan pelajaran dan perspektif baru yang berharga bagi kemajuan kedua institusi.

Sejumlah unit strategis UT turut memaparkan praktik terbaik UT. Pusat Sumber Daya Manusia (PSDM) menampilkan konsep pengembangan tenaga pengajar; Kantor WR Bidang Sistem Informasi dan Kemahasiswaan mempresentasikan dukungan UT Daerah dalam menjangkau pelosok negeri; dan Kantor Penjaminan Mutu (KPM) menegaskan bagaimana standar mutu pendidikan dijaga secara sistemik dan berkelanjutan.

Puncak acara ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara UT dan QHOU sebagai dasar kerja sama lebih lanjut di berbagai bidang, termasuk pertukaran dosen dan mahasiswa, riset bersama, pengembangan bahan ajar digital, serta penguatan sistem pembelajaran berbasis teknologi. Sesi ini ditutup dengan penyerahan cinderamata dan foto bersama sebagai simbol kemitraan lintas negara.

Kunjungan kemudian dilanjutkan ke Pusat Produksi Bahan Ajar dan Multimedia (P2BAM) . Di sana, delegasi QHOU menyaksikan langsung proses pengembangan bahan ajar UT, mulai dari penulisan modul hingga produksi konten multimedia. Prof. Lidwina Sri Ardiasih, S.Pd., M.Ed. , memandu penjelasan tentang bagaimana UT memastikan kualitas materi belajar sesuai standar instruksional yang ditetapkan. Rombongan juga mengunjungi  Pusat Pengelolaan Layanan Bahan Ajar (PUSLABA), di mana Saksomo Adi, S.H., menjelaskan alur distribusi bahan ajar cetak dan digital kepada jutaan mahasiswa UT di dalam maupun luar negeri.

Kunjungan QHOU ke UT ini mempertegas posisi UT sebagai aktor utama pendidikan tinggi terbuka, tidak hanya di Indonesia tetapi juga kawasan Asia. Dalam semangat kerja sama global dan inovasi berkelanjutan, kedua institusi sepakat untuk menjalin kolaborasi yang lebih erat guna memperkuat eksistensi pendidikan jarak jauh yang berkualitas, berkelanjutan, dan adaptif terhadap tantangan zaman. UT dan QHOU meyakini bahwa kemitraan ini akan memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan masa depan pendidikan yang lebih adil dan merata, tidak hanya untuk Indonesia dan Tiongkok, tetapi juga untuk masyarakat global secara lebih luas.