32 Dosen UT Borong Riset Kolaborasi Nasional 2025! UT Buktikan Prestasi Akademiknya 

Tangerang Selatan, 10 April 2024 – Universitas Terbuka (UT) kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional. Pasalnya, sebanyak 10 dosen UT berhasil lolos sebagai Host dan 22 dosen lainnya lolos sebagai Mitra penerima dana Riset Kolaborasi Indonesia (RKI) Tahun 2025. Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen UT dalam penguatan budaya riset dan kolaborasi lintas institusi. 

Program Riset Kolaborasi Indonesia (RKI) sendiri telah berlangsung sejak tahun 2018 yang diinisiasi oleh 4 (empat) Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH), yaitu Institut Teknologi Bandung, Universitas Gadjah Mada, Universitas Airlangga dan Institut Pertanian Bogor. Kolaborasi antar 4 PTNBH ini menghasilkan kegiatan penelitian dan juga sinergi antar perguruan tinggi di Indonesia dalam menghasilkan riset berkualitas dan berdampak. RKI ini telah berkembang pesat dengan lahirnya program serupa yang menggandeng 13 (tiga belas) Perguruan Tinggi lainnya di Indonesia. Program turunan dari RKI ini dinamakan Program Penelitian Kolaborasi Indonesia (PPKI) yang sudah berlangsung sejak 2019. 

 Seiring dengan ditetapkannya status PTNBH yang baru, saat ini seluruh anggota RKI telah berstatus PTNBH yang terdiri dari 24 (dua puluh empat) Perguruan Tinggi. Oleh karena itu, program RKI ini dapat menjadi program flagship yang akan mengangkat kolaborasi Indonesia ke tingkat Internasional. Melalui program ini, dosen dari berbagai perguruan tinggi dapat mengajukan proposal riset secara kolaboratif untuk memperoleh pendanaan riset yang kompetitif. 

Keberhasilan UT menempatkan 10 dosennya sebagai Host merupakan sebuah lompatan besar, mengingat posisi tersebut menunjukkan peran kepemimpinan dalam menginisiasi dan mengoordinasi pelaksanaan riset. Sementara itu, 22 dosen UT yang lolos sebagai Mitra akan berperan aktif dalam melaksanakan kegiatan riset bersama dengan tim dari perguruan tinggi lain. 

10 Dosen UT Lolos sebagai Host pada RKI 2025 

Nama Fakultas Universitas Mitra 1 Universitas Mitra 2 Universitas Mitra 3 
Dr. Sudirman, M.Pd. SPs Universitas Negeri Malang Universitas Pendidikan Indonesia  
Dr. E. Andriyansah, S.E., M.M FEB Institut Teknologi Sepuluh Nopember Universitas Padjajaran  
Dr. Rif’at Shafwatul Anam, M.Pd. FKIP Universitas Negeri Malang Universitas Negeri Padang  
Dr. Mery Noviyanti, S.Si., M.Pd. FKIP Universitas Negeri Yogyakarta Universitas Negeri Malang  
Dr. Ardi Dwi Susandi, S.Pd., M.Pd. SPs Universitas Negeri Malang Universitas Pendidikan Indonesia  
Dr. Agustine Dwianika, S.E., M.Ak. FEB Universitas Sriwijaya Universitas Sumatera Utara  
Dr. Pardamean Daulay, S.Sos., M.Si. FHISIP Universitas Sriwijaya Universitas Hasanuddin  
Dr. Ira Geraldina, S.E., Ak., M.S.Ak., CA. FEB Universitas Indonesia Universitas Andalas Mitra Luar Negeri 
Prof. Dr. Ernik Yuliana, S.Pi., M.T. FST Institut Pertanian Bogor Badan Riset dan Inovasi Nasional  
Dr. Julia Safitri, S.T., M.M. SPs PTN – Non PTNBH Universitas Hasanuddin Universitas Diponegoro 

22 Dosen UT Lolos sebagai Mitra pada RKI 2025 

Nama Fakultas Universitas Host Universitas Mitra  
Dr. Widiasih, M.Pd. FKIP Universitas Negeri Malang Universitas Diponegoro 
Dr. Yumiati, M.Si. SPs Universitas Negeri Malang Universitas Syiah Kuala 
Prof. Dra. Dewi Artati Padmo Putri, M.A., Ph.D. FKIP Universitas Negeri Padang Universitas Negeri Malang 
Dr. Sendi Ramdhani, M.Pd. SPs Universitas Negeri Padang Universitas Negeri Malang 
Dr. Zainur Hidayah, S.Pi., M.M. FEB Universitas Negeri Semarang Universitas Diponegoro 
Prof. Dr. Etty Puji Lestari, S.E., M.Si. FEB Universitas Negeri Semarang Universitas Negeri Malang 
Prof. Dr. Ir. Amalia Sapriati, M.A. FKIP Universitas Negeri Yogyakarta Universitas Negeri Malang 
Della Raymena Jovanka, S.Pd., M.Si. FKIP Universitas Pendidikan Indonesia Universitas Negeri Padang 
Dr. Meita Istianda, S.IP., M.Si. FHISIP Universitas Pendidikan Indonesia Universitas Airlangga 
Prof. Dr. Lidwina Sri Ardiasih, S.Pd., M.Ed. SPs Universitas Sumatera Utara -Universitas Pendidikan Indonesia -Universitas Negeri Semarang 
Prof. Dr. Sugilar, M.Pd. FKIP Universitas Negeri Yogyakarta Universitas Negeri Surabaya 
Dr. Idha Farida, S.P., M.Si. FST Universitas Airlangga Universitas Negeri Malang 
Adhi Susilo, S.Pt., M.Biotech.St., Ph.D. FKIP Universitas Indonesia -Institut Pertanian Bogor -Mitra Luar Negeri 
Dr. Juli Firmansyah, S.Pd., M.Pd.  FKIP Universitas Negeri Padang -Mitra Luar Negeri -Universitas Negeri Malang 
Prof. Dr. Ucu Rahayu, M.Sc. FKIP Universitas Negeri Padang  -Mitra Luar Negeri -Universitas Negeri Malang 
Prof. Dr. Fatia Fatimah, S.Si., M.Pd. FST Universitas Negeri Malang -Universitas Negeri Yogyakarta -Mitra Luar Negeri 
Dr. Shine Pintor Siolemba Patiro, S.T., M.M. SPs Universitas Negeri Malang -Universitas Pendidikan Indonesia -Mitra Luar Negeri 
Dr. A. Hadian Pratama Hamzah, S.IP, M.I.L. SPs Institut Teknologi Bandung -Mitra Luar Negeri -Universitas Gadjah Mada 
Prof. Dr. Effendi Wahyono, M.Hum. FHISIP Universitas Airlangga Universitas Negeri Padang 
Prof. Dr. Dewi Juliah Ratnaningsih, S.Si., M.Si. FST Universitas Andalas Universitas Indonesia 
Prof. Dr. Ginta Ginting, M.B.A FEB Universitas Hasanuddin Universitas Negeri Malang 
Dr. Thesa Kandaga, S.Si., M.Pd. FKIP Universitas Negeri Malang Universitas Negeri Semarang 

Keberhasilan dari para dosen UT ini tentunya mengundang apresiasi dari berbagai pihak. Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UT, Prof. Dra. Dewi Artati Padmo Putri, M.A., Ph.D. menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas pencapaian ini. “Melalui Riset Kolaborasi Indonesia, para dosen UT akan dapat terlibat dalam penelitian dengan dosen-dosen dari PTNBH lain dan diharapkan akan dapat mempubliskan artikel-artikel yang berkualitas pada jurnal bereputasi internasional,” ujarnya. 

Sementara itu, Kepala Pusat Penelitian Keilmuan pada LPPM UT, Dr. Mery Noviyanti, S.Si., M.Pd. menekankan pentingnya Keterlibatan Peneliti dalam pendanaan RKI ini yang tentunya bermanfaat bagi peneliti dan UT tentunya. “Melalui RKI, memberikan ruang bagi dosen UT untuk memperluas dan memperdalam jejaring kerja sama serta menambah wawasan,” ujar Dr. Mery. “Selain itu, dampak positif lainnya adalah karena target RKI adalah publish Jurnal Internasional Bereputasi yang tentunya akan bermanfaat menambah jumlah IKU UT untuk publikasi,” ujar Dr. Mery. 

Sebagai satu-satunya perguruan tinggi negeri di Indonesia yang menyelenggarakan pendidikan jarak jauh secara penuh, UT terus membuktikan bahwa model pembelajaran terbuka dan jarak jauh tidak mengurangi kualitas akademik, termasuk dalam bidang riset. Program RKI yang berhasil diraih para dosen UT tidak hanya memperkuat posisi institusi dalam peta riset nasional, tetapi juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas, tidak hanya dengan universitas, melainkan mitra baik di dalam maupun luar negeri. 

Bagi generasi muda dan calon mahasiswa yang tengah mencari perguruan tinggi dengan fleksibilitas tinggi tanpa mengorbankan mutu, UT menawarkan solusi yang inklusif. Capaian di bidang riset ini menjadi salah satu indikator bahwa UT bukan hanya tempat belajar, tetapi juga pusat inovasi dan kolaborasi ilmiah. 

Dengan semangat “Making Higher Education Open to All”, UT terus bertransformasi sebagai perguruan tinggi masa depan yang siap menjawab tantangan zaman, tak hanya dalam pembelajaran, tetapi juga dalam kontribusi nyata terhadap kemajuan ilmu pengetahuan dan masyarakat. 

UT bukan hanya tempat belajar. UT adalah pusat inovasi!