RTM MPJJ 2024: Langkah Strategis UT Menuju PTN-BH Berkualitas Dunia

Setelah perayaan puncak Dies Natalis ke-40, Universitas Terbuka (UT) melanjutkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas manajemen pendidikan jarak jauh dengan mengadakan Rapat Tinjauan Manajemen Pendidikan Jarak Jauh (RTM MPJJ) 2024. RTM dilakukan secara periodik untuk meninjau kinerja sistem manajemen mutu dan kinerja pelayanan institusi serta memastikan keberlanjutan, kesesuaian, kecukupan, keefektifan, dan keselarasannya dengan arah rencana strategis UT. RTM MPJJ juga merupakan forum penting untuk memastikan apakah temuan Asesmen Mutu Internal bidang MPJJ (AMI MPJJ) dapat ditindaklanjuti dengan baik, dan memastikan apakah sistem penjaminan mutu internal UT berjalan efektif dan efisien dalam rangka untuk meningkatkan kualitas pengelolaan pendidikan jarak jauh secara keseluruhan. Melalui RTM MPJJ UT bisa memastikan bahwa pendidikan jarak memberikan nilai dan manfaat yang signifikan bagi mahasiswa dan masyarakat.

RTM MPJJ pada tahun ini mengambil tema “Dari Visi ke Tindakan: Mengawal Transformasi UT sebagai PTNBH Berkualitas Dunia melalui RTM MPJJ Berkelanjutan”. Dengan tema ini, RTM MPJJ diharapkan dapat mengawal proses transformasi UT sebagai PTN-BH dalam upayanya untuk merealisasikan visi dan misinya menjadi PTJJ berkualitas dunia dalam bidang manajemen pendidikan jarak jauh. RTM MPJJ kali ini juga diharapkan dapat memberikan berbagai alternatif solusi, strategi dan rekomendasi untuk kebijakan UT terutama dalam memperkuat tata kelola dan layanan UT dalam meningkatkan kualitas dan rekognisi publik serta mendukung transformasi UT PTN-BH.

Acara ini dihadiri oleh Rektor Universitas Terbuka, Prof. Ojat Darojat, M.Bus., Ph.D., Ketua Majelis Wali Amanat Universitas Terbuka, yang diwakili oleh Sekretaris MWA Dr. Ake Wihadanto, S.E., M.T., Ketua Senat Akademik Universitas Terbuka, Prof. Dr. Chanif Nurcholis, M.Si., beserta jajaran pimpinan lainnya di lingkungan UT. Para Wakil Rektor, Para Dekan, Direktur Sekolah Pascasarjana, Ketua LPPM, Para Direktur pada Direktorat, Para Kepala Kantor, Para Kepala Pusat, Para Direktur UT Daerah dan LLN, Para Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Layanan Pembelajaran, dan Kerja Sama pada Fakultas,  Wakil Direktur I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan pada Sekolah Pascasarjana, Sekretaris SAU, Para Staf Ahli Kantor pada Kantor Rektor dan Wakil Rektor, Manajer Analisis dan Pengembangan Peraturan dan Keputusan pada Kantor SRUH, Para Manajer UT Pusat, Para Kasubdirektorat pada DAAK dan DSI, Para Manajer/Koordinator/Kasubbag UT Daerah, narasumber, moderator, dan notulis. 

Dalam sambutannya, Rektor menegaskan pentingnya RTM MPJJ berkelanjutan sebagai langkah strategis untuk memastikan bahwa sistem pendidikan jarak jauh tetap relevan dan efektif di era digital dan global. RTM MPJJ 2024 juga menyoroti evaluasi kinerja selama setahun terakhir secara menyeluruh, perencanaan tindak lanjut untuk perbaikan dan inovasi berkelanjutan, serta langkah strategis untuk menjaga dan memastikan bahwa relevansi dan efektivitas sistem PTJJ UT sebagai pendidikan berkualitas tinggi dan memenuhi kebutuhan mahasiswa serta tuntutan di era digital dan global.

Beliau juga menambahkan bahwa UT perlu melaksanakan strategi transformasi yang terintegrasi dan berfokus pada pengembangan kurikulum yang relevan, adopsi teknologi mutakhir, peningkatan kapasitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, pengembangan sumber daya manusia, perluasan kerja sama internasional, dan penguatan sistem penjaminan mutu dalam menjadi PTN-BH berkualitas dunia dengan sistem pembelajaran jarak jauh.

Pada hari pertama pelaksanaan RTM Bidang MPJJ tersebut, para pimpinan UT berdiskusi untuk melakukan evaluasi kinerja selama setahun ke belakang dan merencanakan tindak lanjut untuk perbaikan dan peningkatan layanan yang berkelanjutan untuk mengurangi potensi risiko dan meningkatkan kualitas pelayanan yang disertai rekognisi publik. RTM yang dilaksanakan meliputi setiap bidang yang dibawahi oleh para Wakil Rektor dengan berdasarkan rekomendasi RTM MPJJ tahun sebelumnya dan parameter berdasarkan standar mutu yang ditetapkan KPM serta survei kepuasan mahasiswa dan mitra.  

Dalam acara ini, juga dilaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman antara UT dengan Pemerintahan Provinsi Sulawesi Tengah dan Yayasan Asah Pena yang masing-masing diwakili oleh Rektor UT, Prof. Ojat Darojat, M.Bus., Ph.D., dan Gubernur Sulawesi Tengah, H. Rusdy Mastura, dan Ketua Umum Yayasan Asah Pena, Prof. Dr. Seto Mulyadi, M.Si., Psikolog. Lingkup kesepakatan bersama antara UT dan Yayasan Asah Pena adalah peningkatan kompetensi dan kualifikasi pendidikan dan penyelenggaraan Tridarma Perguruan Tinggi; dan peningkatan SDM antara lain Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Guru untuk melanjutkan jenjang pendidikan sarjana dan/ pascasarjana. Sedangkan lingkup MoU UT dan Pemprov Sulteng meliputi bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, peningkatan dan pemberdayaan sumber daya, dan kegiatan lain yang disepakati bersama. Diharapkan kerja sama ini dapat mendorong UT untuk terus berkembang sebagai instansi yang berkontribusi dalam memajukan pendidikan di masyarakat.