Setelah sebelumnya berpartisipasi dalam kegiatan Times Higher Education (THE) Digital Universities UK 2024 di University of Exeter, Britania Raya, Universitas Terbuka kembali mengikuti kegiatan THE Digital Universities Asia 2024 di Nusa Dua Bali pada tanggal 1-3 Juli 2024. Kegiatan yang terdiri dari 43 sesi ini diselenggarakan oleh THE berkolaborasi dengan Universitas Indonesia (UI) dengan tema Inclusive Education for The Digital Age.
Kegiatan Times Higher Education Digital Asia, 1-3 Juli 2024, dibuka oleh Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti) Prof. Dr. rer. nat. Abdul Haris, M.Sc., serta Rektor UI Prof. Ari Kuncoro, S.E., M.A., Ph.D., dan Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) bidang Ekonomi, Sosial, dan Budaya, R. Wijaya Kusumawardhana, S.T, MMIB. Dalam sambutan tersebut terdapat beberapa isu besar yang digarisbawahi yaitu reformasi teknologi pendidikan dan pemanfaatan AI dalam menciptakan lingkungan yang inklusif dan memberdayakan.

UT mengirimkan tujuh delegasi untuk menghadiri acara ini yaitu: Prof. Dr. Paulina Pannen, M.Ls. (ICE Institute), Dr. Meirani Harsasi, S.E., M.Si. (Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis), Prof. Dr. Mohammad Imam Farisi, M.Pd. (Kepala Kantor Penjaminan Mutu), Prof. Daryono, S.H., M.A., Ph.D. (Kepala Pusat Riset dan Inovasi Pendidikan Terbuka dan Jarak Jauh pada LPPM), Dr. Heni Safitri, S.Pd., M.Si. (Staf Ahli Bidang Inovasi Pendidikan), Dr. Vivi Indra Amelia Nst, S.I.P., M.A. (Ketua Tim EQUITY), dan Khalis Narendra, MBA., M.Sc. (Tenaga Ahli EQUITY).

Pada kesempatan ini juga, salah satu delegasi dari Universitas Terbuka Prof. Dr. Paulina Pannen, M.Ls. menjadi narasumber untuk dua sesi pada hari kedua yaitu Upskilling students for the workforce: Harnessing microcredentials for more flexible pathways dan Friend or foe: AI implementation in South-east Asia. Delegasi UT juga aktif menginisiasi kolaborasi dengan beberapa mitra potensial seperti Julie Wilkens McMahon selaku Direktur Regional THE untuk wilayah Asia dan Pasifik, perwakilan Turnitin, University of Santo Tomas, Universiti Brunei Darussalam, Universiti Teknologi Petronas, Singapore Institute of Technology, dan Singapore University of Social Sciences.

Partisipasi UT dalam kegiatan ini merupakan salah satu wujud komitmen UT untuk memperkuat jejaring kolaborasi nasional dan juga internasional pada program EQUITY (Enhancing Quality Education for International University Recognition). Program EQUITY tersebut mendapatkan pendanaan Dana Abadi Perguruan Tinggi (DAPT) dari LPDP Kemenkeu dan Direktorat Kelembagaan Ditjen Diktiristek Kemendikbudristek.
Diharapkan, melalui kegiatan ini UT tidak hanya memperkuat kemitraan strategis dengan peserta dari berbagai perguruan tinggi atau lembaga internasional tetapi juga dapat menjadi bagian dari forum untuk berbagi ide, inovasi, dan praktik terbaik dalam menghadapi tantangan dan peluang yang dihadapi oleh dunia pendidikan tinggi di era digital.

Selain berpartisipasi dalam kegiatan THE Digital Universities Asia, delegasi UT juga melakukan kunjungan ke UT Denpasar yang sedang menyelenggarakan ujian semester daring. Pada kesempatan tersebut, delegasi UT sempat menyapa beberapa mahasiswa peserta ujian daring. Salah satunya adalah mahasiswa difabel dari program studi Ilmu Komunikasi yang sedang menempuh semester 2. UT sebagai penyelenggara pendidikan jarak jauh senantiasa menyediakan pendidikan yang inklusif dan berkeadilan.



