Universitas Terbuka (UT) terus menjalin kerja sama dan sinergi dengan berbagai lembaga atau institusi sebagai upaya untuk pemenuhan kebutuhan serta untuk saling meningkatkan kualitas institusinya. Selaras dengan hal tersebut, UT pun menjalin kerja sama yang ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding / MoU) dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagekeo dan Pemkab Pulau Taliabu.
Kegiatan Penandatanganan MoU dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dilaksanakan pada hari Kamis, 17 Juli 2024 di Aula Gedung Kualitas Lantai 3, Universitas Terbuka, Tangerang Selatan. Acara ini dihadiri oleh Rektor Universitas Terbuka, Prof. Ojat Darojat, M.Bus., Ph.D., Wakil Rektor Bidang Riset, Kerja Sama, Inovasi, dan Bisnis Pejabat Bupati Nagekeo, Raymundus Nggajo, ST., M.Si., Ketua DPRD Kabupaten Nagekeo, Bupati Pulau Taliabu, H. Aliong Mus, S.T., dan Wakil Rektor Bidang Riset, Kerja Sama, Inovasi, dan Bisnis beserta jajaran pimpinan Universitas Terbuka dan masing-masing Pemkab.


Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan abstrak dan dilanjutkan dengan penandatanganan dokumen MoU yang pertama antara UT yang dilakukan oleh Rektor UT dan Pemkab Nagekeo oleh Penjabat Bupati Nagekeo tentang Penyelenggaraan Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Kepada Masyarakat di Kabupaten Nagekeo. Kedua yaitu penandatanganan dokumen MoU dan PKS antara UT oleh Rektor UT dan Pemkab Pulau Taliabu oleh Bupati Pulau Taliabu, tentang Peningkatan Kualitas Penyelenggaraan Tridharma Perguruan Tinggi dan Sumber Daya Manusia. Serta penandatangan PKS antara UT Ternate oleh Direktur UT Ternate, M. Tahir Karespina, S.Sos., M.Si., dengan Pemkab Pulau Taliabu oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Taliabu, Dr. Salim Ganiru, tentang Peningkatan Kompetensi Sumber Daya Manusia Aparatur Pemerintahan dan Pengembangan Kelembagaan.

Adapun dalam sambutannya, Pak Rektor mengutip “Life Begins at 40” yang menandakan bahwa UT pada usianya yang ke-40 ini semakin laju dalam mencapai visi dan misinya. Beliau menyampaikan bahwa 40 tahun lalu, UT diberikan mandat yang menantang dari pemerintah untuk memberikan kesempatan pendidikan tinggi yang merata dan terjangkau, baik secara ekonomis, maupun geografis, bagi masyarakat Indonesia dari berbagai pelosok. Terbukti dengan status UT sebagai PTN-BH dengan Akreditasi Perguruan Tinggi (APT) A dan akreditasi internasional, UT menjadi solusi bagi pendidikan tinggi fleksibel bagi masyarakat dari Sabang sampai Merauke, tanpa ada batasan usia, latar belakang, dan profesi.
Sedangkan Bapak Raymundus Nggajo, ST., M.Si. dalam sambutannya mengutarakan rasa percaya bahwa UT berkontribusi mewujudkan Indonesia Emas 2045 dengan mencetak SDM yang berkualitas melalui lulusannya. Beliau menyampaikan bahwa kehadiran UT sangat membantu kemajuan SDM di Kabupaten Nagekeo
Dalam sambutannya, Bapak H. Aliong Mus S.T. memberikan apresiasi kepada UT yang telah memberikan kesempatan bagi masyarakat Pulau Taliabu untuk menempuh pendidikan tinggi. Beliau bahkan menyampaikan antusiasmenya untuk melanjutkan pendidikannya di UT. Menurutnya, UT menjadi solusi dengan menawarkan akses pendidikan tinggi untuk meningkatkan kualitas SDM dan memajukan daerah di Indonesia yang masih terbatas kemajuannya. Beliau mengutarakan harapannya agar UT menjadi universitas pertama di Pulau Taliabu serta membuka lebih banyak UT Daerah untuk memperluas jangkauannya.
Rangkaian acara ditutup dengan foto bersama antara seluruh pihak. Diharapkan dengan terjalinnya kerja sama ini menghasilkan sinergi yang positif antara dunia pendidikan dan pemerintahan sehingga memberikan manfaat dan dampak besar, tidak hanya bagi mahasiswa, tetapi juga bagi institusi dan masyarakat secara keseluruhan.



