MBKM Expo UT2024: Diseminasi Eksplorasi Ilmu Tanpa Batas

Dalam rangka mencapai visi Indonesia Emas 2045, pemerintah terus berkomitmen untuk mengimplementasikan pembangunan sumber daya manusia unggul dan berkualitas agar dapat memimpin negara di era digital. Upaya strategis pembangunan SDM unggul ini tidak hanya menjadi tugas pemerintah, namun menjadi tugas dan tanggung jawab bersama melalui program peningkatan pendidikan, pengetahuan, keterampilan, serta sikap individu dari seluruh lapisan masyarakat. Melalui SDM yang unggul, tangguh, dan berkualitas diharapkan dapat berdampak positif terhadap peningkatan daya saing, kemandirian bangsa dan pembangunan nasional. 

Selaras dengan komitmen tersebut, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menginisiasi program yang bernama Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). MBKM diselenggarakan dalam rangka mempersiapkan seluruh mahasiswa untuk mengasah kemampuan sesuai bakat dan minat dengan terjun langsung di lapangan. Kebijakan MBKM memberikan hak belajar bagi mahasiswa jenjang sarjana dan sarjana terapan selama 3 (tiga) semester di luar program studi. Kebijakan MBKM juga dilaksanakan dalam rangka mewujudkan proses pembelajaran di perguruan tinggi yang otonom dan fleksibel sehingga perguruan tinggi dapat merancang dan melaksanakan proses pembelajaran yang inovatif agar mahasiswa dapat meraih capaian pembelajaran mencakup aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan secara optimal. Lebih lanjut kebijakan MBKM bertujuan untuk meningkatkan kompetensi lulusan, baik soft skill maupun hard skill agar lebih siap dan relevan dengan kebutuhan zaman, serta menyiapkan lulusan sebagai pemimpin masa depan bangsa yang unggul, tangguh, dan berkepribadian. Terdapat berbagai jenis program MBKM diantaranya adalah Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB), Kampus Mengajar, Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA), Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM), Membangun Desa (KKN Tematik), Proyek Kemanusiaan, Riset atau Penelitian, dan Kewirausahaan. 

Universitas Terbuka (UT) sebagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ke-45 di Indonesia, sekaligus menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH) pada tahun 2022 berdasarkan pada Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2022. UT juga sebagai pionir dalam penyelenggaraan sistem Pendidikan Tinggi Terbuka dan Jarak Jauh (PTTJJ) dan menjadi bagian dari mandat pemerataan pendidikan di Indonesia. UT juga selalu berkomitmen untuk meningkatkan akses dan layanan pendidikan tinggi yang berkualitas dan berdaya saing secara global. Salah satu bentuk strategi yang dilakukan adalah melalui implementasi program MBKM yang telah dilaksanakan di UT sejak tahun 2020. 

UT pun menggelar MBKM Expo 2024 sebagai bentuk komitmen konkret penyelenggaraan program MBKM untuk eksplorasi ilmu oleh para civitas akademika UT, khususnya para mahasiswa. MBKM Expo memiliki tujuan sebagai sarana sosialisasi dan wadah dalam mendiseminasikan hasil karya mahasiswa yang akan berdampak pada peningkatan partisipasi mahasiswa dalam program MBKM. Tema yang diusung pada MBKM Expo Universitas Terbuka adalah  

“Eksplorasi Ilmu Tanpa Batas” 

Tema ini diusung mengingat program MBKM merupakan program yang sangat sesuai untuk mahasiswa dalam rangka mengeksplorasi ilmu sesuai dengan minat, bakat, dan potensi yang ada dalam dirinya guna menunjang karier di masa mendatang. Sebagai informasi, program MBKM Expo 2024 merupakan bagian dari Program EQUITY (ENHANCING QUALITY EDUCATION FOR INTERNATIONAL UNIVERSITY RECOGNITION) dengan pendanaan dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). MBMK Expo diselenggarakan secara hybrid, yaitu secara Luring di Universitas Terbuka Convention Center (UTCC) dan secara daring melalui Zoom Meeting dan Youtube Live Streaming pada 29 April 2024. Acara ini akan diikuti secara luring oleh perwakilan Mahasiswa UT yang memenuhi syarat untuk mengikuti MBKM dari UT Bogor, UT Serang, dan UT Jakarta. Selain itu, acara ini juga akan diikuti secara daring oleh mahasiswa UT yang memenuhi syarat menjadi peserta MBKM yaitu mahasiswa semester 4 dan 5 dari seluruh Program Studi dari 4 Fakultas (FEB, FHISIP, FKIP, dan FST). Tentunya acara ini juga akan dihadiri oleh alumni peserta MBKM dari tahun 2021-2023, para dosen dan staf UT, serta para mitra MBKM UT. 

Serangkaian acara MBKM Expo ini diawali dengan pemaparan laporan kegiatan MBKM Expo 2024 oleh Dr. Kartono, S.Pd., M.Si. selaku Ketua Program MBKM Universitas Terbuka. Dalam pemaparannya beliau menyampaikan bahwa pada tahun 2023 UT mengalami peningkatan partisipasi mahasiswa yang mengikuti MBKM baik flagship maupun mandiri. Jumlah mahasiswa UT yang mengikuti MBKM sejumlah 18.778 mahasiswa dimana yang mengikuti pengambilan mata kuliah melalui ICE Institute yaitu sejumlah 17.205 mahasiswa. Tentunya jumlah ini masih akan terus ditingkatkan oleh UT dan salah satunya adalah dengan diluncurkannya Portal MBKM UT yang bertujuan untuk memberikan informasi dan pemahaman yang utuh kepada mahasiswa terkait MBKM sehingga dapat meningkatkan angka partisipasi MBKM pada mahasiswa UT. 

“Salah satu tujuan dilaksanakannya MBKM adalah menyiapkan mahasiswa untuk menghadapi perubahan sosial, budaya, dunia kerja, dan kemajuan teknologi serta meningkatkan kompetensi mahasiswa terkait kebutuhan zaman,” tangkas Pak Kartono. Setelah itu, dilanjutkan dengan pidato Rektor UT, Prof. Ojat Darojat, M.Bus., Ph.D. Dalam arahannya beliau menyampaikan bahwa UT sangat berkomitmen dan mendukung penuh pelaksanaan program MBKM yang diinisiasi oleh Kemendikbudristek. Ini terbukti dengan banyaknya implementasi kegiatan MBKM di Universitas Terbuka dimana banyak mahasiswa UT telah berpartisipasi dalam program-program yang ada bahkan banyak diantaranya yang mendapatkan penghargaan dari Diktiristek karena prestasi dan kinerja unggul mereka. “Saya optimis mahasiswa UT memiliki nilai lebih dibandingkan dengan mahasiswa di kampus lain, karena sudah terbiasa melakukan belajar mandiri dan banyak diantara mahasiswa kita yang berkuliah sambil bekerja. Dengan semangat belajar sepanjang hayat, saya mendorong kepada mahasiswa Universitas Terbuka khususnya mahasiswa semester 5 dan 6 untuk dapat memanfaatkan Program MBKM sebaik-baiknya. Mari berlari, unggul, dan berdaya saing!” ujar Prof Ojat.  

Setelah arahan dari Rektor UT, dilanjutkan kembali dengan sambutan dari Wakil Rektor Bidang Akademik UT,  Dr. Mohamad Yunus, S.S., M.A., yang juga membuka acara MBKM Expo. ”Program MBKM merupakan terobosan untuk memfasilitasi ruang belajar baru bagi mahasiswa UT demi menghadapi tantangan di era industri 4.0. UT sangat mendukung program MBKM sebagai hak belajar mahasiswa di luar prodi melalui kesempatan belajar bersama industri secara langsung,” ujarnya. Lebih lanjut, Dr. Yunus juga menyampaikan bahwa MBKM dapat menggali potensi, keterampilan, kemampuan berpikir kritis, analisis, serta kreativitas mahasiswa. 

Sesi Talkshow pada MBKM Expo ini dihadiri oleh 3 (Tiga) Narasumber, yaitu Kurnia Endah Riana, S.E., M.Com. selaku Wakil Dekan Bidang Akademik pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UT, Asri Ardila Putri, S.Sos., M.Si. selaku Kepala Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) dan Kampus Mengajar, serta Dr. Wachyu Hari Haji, MPM., CHRA selaku Kepala Program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB). Pada sesi Talkshow tersebut, para narasumber memberikan pemaparan mengenai pentingnya pengimplementasian MBKM di Perguruan Tinggi guna mencetak generasi yang unggul, tangguh, serta berdaya saing.  

Kepala Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) dan Kampus Mengajar Asri Ardila Putri menyebutkan bahwa untuk meningkatkan jumlah peserta MBKM harus dimulai dari kemauan mahasiswa dalam mencari informasi. “Di era digital saat ini, mahasiswa dapat mencari tahu berbagai program pendidikan maupun beasiswa dengan mudah,” ujarnya. 

“Kemendikbud memberikan beasiswa banyak sekali tidak hanya dari program Kampus Merdeka. Mungkin ini bisa menjadi salah satu yang perlu dilakukan oleh setiap perguruan tinggi bagaimana mempersiapkan mahasiswanya melek informasi,” lanjutnya. 

Senada dengan yang disampaikan oleh Asri Ardila Putri, Kepala Program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) Wachyu Hari Haji menyebutkan bahwa informasi itu semua bisa didapatkan dengan mudah di media sosial, contohnya di platform IG dapat dilihat pada akun Instagram @kampusmerdeka, @pertukaranmahasiswamerdeka, dan @magangmerdeka. “Dengan tiga akun IG saja kalau di-follow Anda pasti akan dapat informasi ter-update terkait program itu. Kalau Anda masuk di situ sebenarnya banyak sekali program yang bisa Anda ikuti,” jelasnya. 

Setelah sesi Talkshow dengan ketiga narasumber, agenda acara dilanjutkan dengan Soft Launcing Portal MBKM UT  yang diresmikan oleh Dr. Mohamad Yunus, S.S., M.A. selaku Wakil Rektor Bidang Akademik UT. WR 1 UT mengharapkan dengan adanya Portal MBKM UT dapat memberikan pemahaman dan informasi secara utuh kepada mahasiswa mengenai program MBKM, sehingga ke depannya dapat memudahkan serta meningkatkan partisipasi mahasiswa dalam program MBKM. 

Setelah Soft Launching Portal MBKM UT, selanjutnya adalah Sharing Session Mahasiswa yang merupakan para alumni dari setiap program MBKM. Sharing Session para mahasiswa alumni program MBKM ini diiringi dengan Showcase Pameran MBKM dari para mahasiswa. Sesi ini dihadiri oleh Haris Fadhilah selaku mahasiswa alumnus program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB), Shan Syuja Adiwinata selaku mahasiswa alumnus program IISMA, Ikhdanul Widad Joban selaku mahasiswa alumnus program Bangkit, Tubagus Jihad Alfarizi selaku alumnus program Bangun Desa, Chikita Lestari Saputriningsih selaku mahasiswa alumnus program Kewirausahaan, Salsabila Pramesti selaku mahasiswa alumnus program Kampus Mengajar, dan Fajar Fasha selaku mahasiswa alumnus program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM). Dari Sharing Session ini didapatkan sebuah pesan penting bagi mahasiswa, yaitu sebelum mendaftar MBKM, perlunya mengenali diri sendiri lalu menentukan goals yang akan dicapai agar para mahasiswa menjadi lebih mudah dalam menentukan program yang diikuti. Setelah sesi Sharing Session ini diumumkan juga pemenang lomba pada kategori poster, video kreatif, dan produk.  

Dengan terselenggaranya MBKM Expo ini harapannya akan menjadi pemantik positif bagi mahasiswa UT, terutama yang belum berpartisipasi dalam kegiatan MBKM. Melalui penyelenggaraan program MBKM, UT mampu menjadi katalis positif untuk meningkatkan kompetensi lulusan, baik soft skills maupun hard skills, agar lebih siap dan relevan dengan kebutuhan zaman, menyiapkan lulusan sebagai pemimpin masa depan bangsa yang unggul dan berkepribadian dalam upaya meningkatkan daya saing SDM Indonesia.