Pendidikan tinggi terbuka dan jarak jauh hadir sebagai solusi penting bagi masyarakat Kabupaten Sintang yang ingin melanjutkan pendidikan tanpa harus meninggalkan pekerjaan atau rumah. Sistem ini memungkinkan siapa saja, dari berbagai lapisan masyarakat, untuk belajar secara fleksibel dan berkualitas, sehingga meningkatkan kompetensi sekaligus daya saing daerah.
Hal ini menjadi sorotan utama dalam acara Penganugerahan SALUT Terbaik dan Pembukaan Pelatihan Tutor Universitas Terbuka yang digelar di Hotel My Home, Sabtu (4/4/2026). Helmi, Staf Ahli Bupati Sintang Bidang Perekonomian, Pembangunan, dan Keuangan, hadir mewakili Bupati Sintang. Dalam sambutannya, Helmi menekankan peran vital SALUT sebagai garda terdepan layanan UT di daerah.
“Keberadaan SALUT harus terus diperkuat, baik dari sisi kualitas layanan, kapasitas sumber daya manusia, maupun inovasi dalam sosialisasi dan promosi,” kata Helmi. Menurutnya, tutor memiliki posisi strategis dalam proses pembelajaran, tidak sekadar menyampaikan materi, tetapi juga membimbing, memotivasi, dan memastikan mahasiswa dapat belajar mandiri secara efektif.
Pelatihan tutorial yang dibuka pada hari itu dirancang khusus untuk meningkatkan kompetensi para tutor. Tujuannya, agar mereka mampu memanfaatkan teknologi secara optimal, memberikan layanan profesional, dan mendukung mahasiswa mencapai prestasi akademik terbaik. Helmi menambahkan, “Saya berharap melalui pelatihan ini, para tutor dapat meningkatkan kualitas pembelajaran, memanfaatkan teknologi secara optimal, serta memberikan layanan yang semakin profesional kepada mahasiswa.”
Selain fokus pada peningkatan kualitas tutor, pemerintah Kabupaten Sintang juga menegaskan dukungannya terhadap pendidikan tinggi terbuka. Helmi menyatakan, “Kami percaya bahwa peningkatan kualitas pendidikan akan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat dan daya saing daerah.” Sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan pemangku kepentingan menjadi kunci dalam memperkuat layanan pendidikan yang inklusif dan fleksibel.
Acara ini juga menjadi momen apresiasi bagi SALUT Mekar Sintang, yang berhasil meraih SALUT Terbaik 1 dalam kategori mahasiswa serta liga sosialisasi dan promosi semester genap tahun akademik 2025/2026. “Prestasi ini membuktikan komitmen, kerja keras, dan dedikasi dalam memberikan layanan pendidikan yang inklusif, fleksibel, dan berkualitas bagi masyarakat,” tutup Helmi.
Direktur Universitas Terbuka Pontianak, Dr. Romi Siswanto, menambahkan bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kompetensi para tutor agar proses belajar-mengajar dapat berjalan maksimal. “Kegiatan seperti ini memperkuat tutor, sehingga pendidikan terbuka dan jarak jauh dapat diakses seluruh masyarakat dengan mudah,” ujar Romi.
Langkah Universitas Terbuka di Sintang sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) 4, yaitu pendidikan berkualitas dan inklusif. Dengan program pendidikan terbuka, siapa pun memiliki kesempatan untuk belajar sepanjang hayat tanpa terbatas jarak atau kondisi sosial ekonomi. Universitas Terbuka membuktikan bahwa pendidikan berkualitas tidak mengenal batas, membuka peluang nyata bagi peningkatan kompetensi dan kesejahteraan masyarakat Sintang.



