Di Tengah Asap Karhutla, UT Palangka Raya Salurkan Bantuan untuk Relawan dan Masker bagi Warga

Di tengah pekatnya asap dan perjuangan memadamkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), kepedulian hadir dalam bentuk yang sederhana tetapi berarti. Universitas Terbuka (UT) Palangka Raya melalui aksi sosial UT Peduli menyalurkan bantuan logistik dan perlengkapan kesehatan bagi para relawan pemadam Karhutla sekaligus membagikan masker kepada masyarakat. 

Aksi tersebut berlangsung pada 14–15 September 2026 dengan melibatkan Perempuan Mandiri Tangguh (Permata UT) Palangka Raya, yang terdiri atas staf perempuan dan istri pegawai UT. Bantuan disalurkan langsung kepada para relawan yang berjibaku di sejumlah titik kebakaran, mulai dari Hiu Putih Ujung, Tangkiling, Kelampangan, hingga Tumbang Nusa. 

Bantuan yang dibawa pun menyentuh kebutuhan mereka di lapangan, mulai dari vitamin, air mineral, minuman isotonik, masker KN-95, tabung oksigen kemasan, biskuit atau makanan tambahan, hingga perlengkapan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K). 

Direktur UT Palangka Raya, Hariyadi, S.P., M.P., mengatakan aksi tersebut menjadi langkah nyata UT dalam mendukung para relawan yang berada di garda terdepan penanganan Karhutla sekaligus membantu menjaga kesehatan masyarakat sekitar. 

“Relawan di lapangan bekerja sangat keras menembus asap dan kobaran api. Melalui bantuan oksigen kemasan, P3K, vitamin, dan masker medis ini, kami berharap dapat menunjang stamina dan keselamatan para relawan saat bertugas,” ujarnya. 

Kepedulian UT Palangka Raya tidak berhenti pada bantuan untuk relawan. Masyarakat umum juga menjadi bagian dari aksi UT Peduli. Ibu-ibu Permata UT turun langsung ke jalan di depan Kantor UT Palangka Raya, untuk membagikan masker KN-95 secara gratis kepada pengguna jalan dan pengendara yang melintas. 

Pembagian masker dilakukan sebagai bagian dari upaya membantu masyarakat mengurangi paparan asap saat beraktivitas di luar ruangan. Dalam suasana yang hangat, para anggota Permata UT menyapa pengendara sekaligus mengimbau pentingnya menjaga kesehatan dan menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan. 

Langkah tersebut sejalan dengan semangat Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, terutama dalam upaya menjaga kesehatan masyarakat di tengah kondisi lingkungan yang berisiko. 

Lewat UT Peduli, UT Palangka Raya menunjukkan bahwa peran perguruan tinggi tidak berhenti pada kegiatan pendidikan. Ketika relawan bekerja di lapangan dan masyarakat menghadapi paparan asap, dukungan dapat hadir dalam bentuk yang sederhana: perlengkapan kesehatan, kebutuhan logistik, hingga masker bagi warga. Dari langkah tersebut, UT Palangka Raya berupaya hadir dan ikut menguatkan masyarakat di tengah situasi Karhutla.