Ini Dia! Kris Dayanti Ungkap Alasan Berkuliah Di Universitas Terbuka 

Universitas Terbuka (UT) Jakarta kembali menyambut mahasiswa baru melalui Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB) untuk tahun akademik 2024/2025 semester genap. Kegiatan yang  berlangsung di Universitas Terbuka Jakarta Convention Center (UTCC), Pondok Cabe, Tangerang, pada Minggu (9/3) ini menjadi momentum awal bagi ribuan mahasiswa yang siap menempuh pendidikan tinggi berbasis pembelajaran jarak jauh. 

Dalam gelombang pertama OSMB ini, sebanyak 1.915 mahasiswa hadir dari total 2.650 undangan. Di tengah ribuan mahasiswa yang hadir tersebut, ada satu sosok yang mencuri perhatian—Kris Dayanti. Penyanyi sekaligus politikus ini resmi bergabung dengan UT dan memilih Program Studi Ilmu Pemerintahan. Kehadirannya langsung menjadi sorotan dan membuktikan bahwa UT bukan hanya pilihan bagi kalangan muda, tetapi juga para profesional dan figur publik yang ingin terus menimba ilmu dengan sistem pembelajaran fleksibel. 

Kris Dayanti: Pendidikan adalah Investasi untuk Bangsa 

Dalam kesempatan tersebut, Kris Dayanti mengungkapkan antusiasmenya dalam mengikuti OSMB. Ia berharap dapat menjadi peserta didik yang profesional dengan wawasan luas, tidak terbatas pada satu bidang ilmu saja. Menurutnya, sistem pembelajaran jarak jauh di UT sangat relevan bagi mereka yang memiliki mobilitas tinggi

“Menempuh pendidikan tinggi bukan hanya soal menimba ilmu, tetapi juga membentuk individu yang lebih siap berkontribusi bagi masyarakat,” ungkap Kris Dayanti 

Kris Dayanti yang biasa dipanggil KD ini menegaskan bahwa pemahamannya dalam Ilmu Pemerintahan akan sangat bermanfaat dalam menjalankan perannya di dunia politik. Dengan semakin banyaknya figur publik yang menempuh pendidikan di UT, kampus ini semakin membuktikan dirinya sebagai institusi yang inklusif dan adaptif terhadap kebutuhan zaman

Generasi Z Dominasi Mahasiswa Baru UT 

Menariknya, tren mahasiswa baru UT mengalami pergeseran signifikan, dengan 70% berasal dari Generasi Z (usia 17-25 tahun). Bahkan, banyak dari mereka yang sudah bekerja sejak semester dua atau tiga, membuktikan bahwa sistem UT benar-benar memberikan kebebasan bagi mahasiswa dalam mengatur waktu belajar

Rektor UT, Dr. Mohamad Yunus, S.S., M.A., menegaskan pentingnya OSMB sebagai langkah awal dalam memahami transisi dari sistem belajar konvensional ke model pembelajaran jarak jauh.  

“Mahasiswa harus siap beradaptasi menghadapi perubahan paradigma, dari pembelajaran tatap muka menjadi sistem belajar mandiri berbasis teknologi,” ungkap Rektor

UT, Kampus Inovatif Berstandar Global 

 Dalah kegiatan OSMB tersebut Direktur UT Jakarta, Ir. Edward Zubir, M.M. mengungkapkan kebanggaannya dalam menyambut mahasiswa baru. Beliau mengungkapkan bahwa UT terus berkembang pesat sebagai perguruan tinggi terbesar di Indonesia dengan mahasiswa aktif secara nasional hampir 700 ribu, termasuk 82 ribu di UT Jakarta.  

“Akreditasi unggul dari BAN-PT serta pengakuan dari berbagai lembaga internasional seperti AAOU, ICDE, dan FIBAA semakin memperkuat posisi UT sebagai institusi pendidikan tinggi berkualitas global, ”jelas Ir. Edward Zubir, M.M.   

Keunggulan ini memastikan bahwa meskipun berbasis pembelajaran jarak jauh, kualitas pendidikan UT tetap setara dengan kampus ternama lainnya. Sebagai Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH), UT juga memiliki keleluasaan dalam menyesuaikan program studi dengan kebutuhan industri dan tren global. Melalui sistem pembelajaran inovatif, UT terus berkontribusi mencetak generasi unggul yang siap menghadapi tantangan global. 

Mewujudkan Kampus Inklusif dan Berkualitas 

Keberhasilan UT dalam mengakomodasi kebutuhan pendidikan yang fleksibel dan berkualitas sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam aspek pendidikan berkualitas (SDG 4). Dengan biaya yang terjangkau, akses yang luas, serta sistem pembelajaran tanpa batasan ruang dan waktu, UT semakin memperkuat perannya dalam membuka kesempatan belajar bagi semua kalangan. 

Dalam sesi doorstop, Direktur UT Jakarta pun mengapresiasi tingginya antusiasme mahasiswa baru yang hadir. Ia menekankan bahwa OSMB bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah pembekalan penting agar mahasiswa dapat memahami filosofi dan metode pembelajaran jarak jauh yang menjadi ciri khas UT. Mahasiswa akan mendapatkan gambaran tentang bagaimana sistem belajar ini bekerja. Semangat dan optimisme tinggi dari para mahasiswa baru UT Jakarta ini diharapkan menjadi awal perjalanan akademik yang sukses.