Di usianya yang sudah melampaui empat dasawarsa, Universitas Terbuka (UT) terus menjadi pionir dan konsisten memberikan akses pendidikan tinggi jarak jauh yang berkualitas tanpa terkecuali kepada siapa saja yang ingin kuliah negeri. Selama mengabdi di dunia pendidikan Indonesia, UT sudah melalui berbagai macam fase, hingga kini reputasi UT semakin dikenal oleh masyarakat, khususnya generasi muda. Tahun 2024 menjadi momen istimewa, ketika UT berhasil menorehkan sejarah dengan melayani lebih dari 671 ribu mahasiswa aktif. Pencapaian ini mempertegas posisi UT sebagai pilihan utama bagi masyarakat yang mendambakan pendidikan berkualitas, fleksibel, dan terjangkau.


Sebagai bentuk rasa syukur atas pencapaian ini, UT menggelar acara “Tasyakuran Jumlah Mahasiswa Tahun 2024” pada Jumat, 20 Desember 2024. Bertempat di Danau Universitas Terbuka, Pondok Cabe, acara ini dihadiri oleh Rektor UT, Prof. Ojat Darojat, M.Bus., Ph.D., Rektor terdahulu Prof. Atwi Suparman, M.Sc., Para Wakil Rektor UT, Para Dekan, Para Direktur, Para Pimpinan di lingkungan UT Pusat, serta seluruh pegawai di lingkungan UT Pusat. Berbeda dari tahun-tahun sebekumnya, tasyakuran kali ini mengusung kegiatan unik “Tangkap Ikan Bersama di Danau UT” yang tidak hanya menjadi momen kebersamaan, tetapi juga sarana mempererat tali persaudaraan di kalangan pegawai UT.
Dalam sambutan mengawali acara, Rektor UT, Prof. Ojat Darojat, M.Bus., Ph.D. menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pegawai yang telah berkontribusi pada pencapaian monumental ini. “Alhamdulillah, capaian jumlah mahasiswa kita sangat luar biasa, ini saya kira belum pernah dicapai dalam sejarah perjalanan UT selama 40 tahun,” ungkap Prof. Ojat. Beliau mengingatkan perjalanan UT yang penuh dinamika, mulai dari lonjakan signifikan di era 1990-an ketika UT mendapat mandat pemerintah untuk menyelenggarakan program penyetaraan di D2-PGSD saat ditutupnya SPG dan SGO, hingga lonjakan berikutnya di tahun 2003 saat program S1 PGSD dibuka.
“Peraturan pemerintah yang mewajibkan guru memiliki kualifikasi minimal S1 menjadi pendorong utama pertumbuhan mahasiswa UT pada masa lalu. Para guru TK sampai dengan SLTA, tidak ada pilihan lain kecuali kuliah di UT,” pungkasnya. Kini, tren peningkatan jumlah mahasiswa UT terus berlanjut mencapai 671.000 mahasiswa aktif di 2024 pada semester kedua. “Mudah-mudahan kalau melihat tren penambahan jumlah mahasiswa tersebut yang sifatnya eksponensial, ekspektasi mencapai 1 juta mahasiswa aktif dalam waktu dekat bisa kita realisasikan,” harap Prof. Ojat. “Penyebarluasan informasi tentang UT yang semakin luas melalui berbagai platform membuat masyarakat, termasuk anak-anak lulusan SLTA, generasi Milenial, generasi Z, bahkan Gen Alfa, kini mengenal UT sebagai kampus negeri yang mengusung pendidikan jarak jauh dengan biaya sangat terjangkau dan cara belajar sangat fleksibel!,” tambah Prof. Ojat dengan penuh optimisme.


UT membuktikan bahwa pendidikan tinggi tidak lagi menjadi hal yang eksklusif. Siapa saja. dari mana saja, dan kapan saja, bisa kuliah di kampus negeri yang terpercaya ini. Bersama UT, mimpi meraih pendidikan tinggi berkualitas kini semakin mudah terwujud.
Semua Bisa Kuliah di UT!



