Tangerang Selatan, 1 September 2025–Universitas Terbuka (UT) menyelenggarakan Rapat Konsolidasi bersama mitra strategis dengan mengusung tema “Membangun Kerja Sama yang Kuat dan Berdampak.” Kegiatan ini menjadi forum penting untuk mempererat sinergi UT dengan para pemangku kepentingan, baik dari sektor pemerintahan, lembaga pendidikan, dunia industri, maupun masyarakat, guna memperkuat kontribusi UT dalam pendidikan tinggi terbuka, fleksibel, dan inklusif.
Acara ini merupakan salah satu agenda awal kepemimpinan Prof. Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si., sebagai Rektor Universitas Terbuka periode 2025–2030. Dalam sambutannya, Prof. Ali menegaskan bahwa UT akan terus bertransformasi menjadi kampus digital yang mendunia sekaligus berdampak nyata bagi masyarakat. “Universitas Terbuka hadir bukan hanya sebagai penyelenggara pendidikan jarak jauh terbesar di Indonesia, tetapi juga sebagai mitra strategis bangsa untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Dalam forum ini, Rektor UT memaparkan arah strategis melalui tiga tahapan besar, yakni SHINE (2025–2026) yang berfokus pada penguatan pondasi, STARS (2027–2028) untuk akselerasi kinerja dan pertumbuhan strategis, serta RID (2029–2030) yang mengarah pada konsolidasi global dan daya saing berkelanjutan. Strategi ini ditopang oleh lima pilar transformasi, yaitu tridharma perguruan tinggi yang transformatif, orientasi internasional, penguatan SDM dan tata kelola, diversifikasi sumber daya keuangan, serta kewirausahaan dan hilirisasi akademik. Melalui tujuh strategi dan dua puluh program unggulan, UT menargetkan penguatan reputasi akademik, pengembangan kurikulum digital, inovasi produk, internasionalisasi, serta penguatan ekosistem kewirausahaan mahasiswa.



Rapat konsolidasi ini dihadiri dan mendapat dukungan nyata dari berbagai mitra strategis. Hadir antara lain Iwan Senjaya (Komisaris J&T Express), Tonggo Marbun (Direktur Bisnis Kurir dan Logistik PT. Pos Indonesia Persero), Dino Ariyadi (Executive Vice President Enterprise Bisnis PT. Pos Indonesia), Helly Siti Halima (Executive Vice President Regional 2 Jakarta PT. Pos Indonesia), Antonius Gunawan Susilo (Direktur PT. Antar Surya Jaya), Pudja (Direktur PT. Intan Sejati), Sri Mulat Chichi (Direktur Utama PT. Temprina Media Grafika), Andika Tri Anggono Yakti, ST., MM. (Direktur Utama PT. Macanjaya Cemerlang), Fransisca Murdianingsih, S.H. (Direktur II PT. Macanjaya Cemerlang), Hari Susanto Surjotjedjo (Direktur Utama PT. Gramedia), Imam Teguh Saptono (Direktur Utama PT. Bank Muamalat Indonesia Tbk), Arliani Ivandhari (Vice President Divisi Kelembagaan PT. Bank Rakyat Indonesia Tbk), Mochamad Cholig (Executive Vice President PT. Bank Rakyat Indonesia Tbk), Vita Andriany (Group Head Institutional Banking PT. Bank Syariah Indonesia Tbk), Helmy Arfisa Nugroho (Direktur Corporate Banking PT. Bank Tabungan Negara Tbk), Donny Chairuman (Division Head Institutional Banking 2 PT. Bank Negara Indonesia Tbk), Dewi Kuntari (Pemimpin Grup Hubungan Kelembagaan Bank Jakarta), Rakhman Sulistiyanto (Pemimpin Divisi Ekosistem BUMD Bank Jakarta), Ariawan Sasongko (Vice President Government & Institutional 2 Group Bank Mandiri), Amik Fatmanuritva (Assistant Vice President Dana Jasa Syariah Bank Jatim), Sachdan Panjaitan (Direktur PT. Royal Express Indonesia), Igo Ilham (Direktur Pelaksana PT. Jala Niaga Elok/JNE), Genta Purnama Hasan (Direktur Operasional PT. JNE), Raden Adrian (Direktur Utama PT. Synergy First Logistics), Ika Lejar Pambudi (Direktur Operasional PT. Synergy First Logistics), serta Wahyu Tunggono (Direktur Finance PT. Synergy First Logistics).
Kolaborasi UT dengan mitra strategis ini diarahkan pada peningkatan layanan mahasiswa, terutama dalam dukungan perbankan untuk akses pembiayaan dan kemudahan transaksi, percepatan distribusi bahan ajar cetak dan digital melalui mitra logistik, serta penguatan kewirausahaan melalui program inkubasi startup. Dengan lebih dari 770 ribu mahasiswa aktif yang tersebar di seluruh Indonesia dan mancanegara, alumni lebih dari 2,5 juta, serta 39 UT Daerah dan 1 UT Luar Negeri, UT menegaskan peran penting mitra dalam mendukung keberlanjutan layanan pendidikan jarak jauh.
Momentum ini juga menjadi wujud kontribusi UT bersama mitra strategis terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui akses pendidikan tinggi yang terbuka dan fleksibel, SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui pengembangan kewirausahaan dan hilirisasi akademik, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Tujuan) melalui menjalin kerja sama lintas sektor dengan pemerintah, industri, dan masyarakat.
Melalui konsolidasi yang kuat dengan mitra strategis, UT memastikan setiap langkah transformasi tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan akademik, tetapi juga memberi dampak nyata bagi masyarakat Indonesia, serta memperkuat kontribusi global dalam pendidikan jarak jauh berbasis teknologi.



