Tangerang Selatan, 28 Agustus 2025 – Sebagai perguruan tinggi yang memiliki aspirasi besar menuju World Class University (WCU), Universitas Terbuka (UT) memandang kerja sama global bukan sekadar pilihan, melainkan kebutuhan strategis. Melalui sinergi dan kolaborasi dengan berbagai mitra bertaraf internasional, UT terus berkomitmen menghadirkan inovasi yang relevan dengan dinamika transformasi digital pendidikan tinggi.

Sejalan dengan hal tersebut, pada Kamis, 28 Agustus 2025, UT menyambut hangat Shih Chien University dan Taipei University for Marine Technology dalam rangka penjajakan kerja sama untuk penyelenggaraan Massive Online Open Courses (MOOCs). Acara ini dilaksanakan di Ruang Rasamala Wisma 2 Kantor Pusat UT Pondok Cabe dan dihadiri oleh Prof. Rahmat Budiman, M.Hum., Ph.D. (Plt. Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, Kerja Sama dan Bisnis), Prof. Dewi Artati Padmo Putri, M.A., Ph.D. (Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat/LPPM UT), Dr. Aditya Nugroho (International College), serta delegasi dari Shih Chien dan Taipei University, termasuk Dr. Li, (Vice President Shih Chien University), Dr. Hsiu Fang Chien (Director of Teaching and Learning Development Center Shih Chien University), Dr Yi-Fang Hsieh (Project Leader Taipei University of Marine Technology), dan Dr Ju-Yin Cho (Curriculum Designer Taipei University of Marine Technology).
Rangkaian acara dimulai dengan opening remarks oleh Dr. Aditya Nugroho yang menyampaikan antusiasmenya untuk kolaborasi jangka panjang dengan UT khususnya dalam hal penyelenggaraan MOOCs. Kemudian dilanjutkan oleh Prof. Li, yang menekankan pentingnya kolaborasi internasional untuk meningkatkan kualitas pendidikan untuk mencapai kelas dunia.
Welcoming remarks juga turut disampaikan oleh Prof. Rahmat Budiman, yang menegaskan upaya UT untuk memperluas jaringan kemitraan global sebagai pendorong untuk melahirkan terobosan baru dan meningkatkan kualitas pendidikan. Beliau berharap kerja sama ini dapat melahirkan program strategis yang bermanfaat bagi seluruh pihak..
Setelah sambutan dan pertukaran cinderamata, acara dilanjutkan dengan presentasi MOOCs. Dr. Jaka Warsihna, M.Si. memaparkan penyelenggaraan MOOCs di UT, diikuti Dra. Rahayu Dwi Riyanti, M.A. yang menjelaskan implementasi MOOCs dan micro-credential di ICE Institute. Sementara itu, Dr. Hsiu Fang Chien dan Dr. Yi Fang Hsieh yang memaparkan pengalaman mereka mengembangkan MOOCs di Taiwan melalui beberapa platform yang populer serta platform dari masing-masing universitas. Diskusi kemudian mengupas praktik terbaik penyelenggaraan MOOCs serta potensi kolaborasi strategis antara UT, Shih Chien, dan Taipei University of Marine Technology.
Melalui momentum penjajakan kerja sama dengan Shih Chien University dan Taipei University for Marine Technology ini, UT kembali menegaskan langkah strategis menuju World Class University. Kolaborasi internasional dalam penyelenggaraan MOOCs menjadi bukti nyata komitmen UT menghadirkan inovasi pembelajaran digital yang dapat menjangkau lebih luas. Inisiatif ini tidak hanya memperkuat posisi UT sebagai pionir pendidikan tinggi terbuka dan jarak jauh di Indonesia, tetapi juga mengokohkan peran UT di kancah global.
Kerja sama internasional ini tidak hanya mendukung transformasi digital pendidikan tinggi, tetapi juga berkontribusi langsung pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Program MOOCs mendukung SDG 4 (Quality Education) dengan memperluas akses pendidikan berkualitas tanpa batas geografis, SDG 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure) melalui pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran, dan SDG 17 (Partnerships for the Goals) dengan memperkuat jejaring global antar perguruan tinggi.
Dengan semangat kolaborasi dan inovasi berkelanjutan, UT siap menghadirkan pendidikan tinggi yang inklusif, berkualitas, relevan dengan kebutuhan zaman, dan berdaya saing internasional untuk mendukung visi Indonesia Emas 2045.



