Universitas Terbuka (UT) Surakarta kembali membuktikan bahwa batas geografis tak menghalangi prestasi. Tim mahasiswa UT Surakarta berhasil mengukir nama sebagai Juara Umum dalam ajang Sangiran Championship 2 Tahun 2025, sebuah kejuaraan pencak silat tingkat nasional yang sangat kompetitif. Diselenggarakan pada 29–31 Mei 2025 di GOR Diponegoro, Sragen, ajang ini menjadi panggung pembuktian bagi mahasiswa UT bahwa kualitas tak hanya diukur dari bangku perkuliahan, melainkan juga dari gelanggang olah raga.
Keberhasilan luar biasa ini ditorehkan berkat dedikasi dan latihan keras para atlet UT Surakarta yang sukses meraih total tujuh medali: empat emas, satu perak, dan dua perunggu. Perolehan ini menunjukkan bahwa mahasiswa UT memiliki potensi dan bakat yang tak kalah hebat dibanding kampus lain.
Berikut adalah nama-nama pahlawan olahraga UT Surakarta yang berhasil menyumbangkan medali:
- Wisnu Ramadhan – Emas (Kategori Seni Putra)
- Satria Berkah Ananda – Emas (Tanding Kelas D Putra)
- Lutfia Nur Rohmah – Emas (Tanding Kelas B Putri)
- Asyifa Fajar Rahmadani – Emas (Kategori Seni Putri)
- Saprilla Faturrohmah – Perak (Tanding Kelas Under)
- Titis Chendy Ragil Pamungkas – Perunggu (Tanding Kelas A Putri)
- Sani Atha Mufidah – Perunggu (Tanding Kelas D Putri)



Prestasi ini bukan hanya sekadar perolehan medali, melainkan juga sebuah penegasan atas nilai-nilai inti UT: fleksibilitas, aksesibilitas, dan kualitas. Siapa bilang pendidikan jarak jauh membatasi ruang gerak? Justru, dengan model pendidikan jarak jauh ini, memungkinkan mahasiswa mengatur waktu belajar mereka sendiri, mahasiswa UT memiliki keleluasaan untuk mengembangkan minat dan bakat di berbagai bidang, termasuk olah raga. Ini juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) 4: Pendidikan Berkualitas, yang mendorong peluang belajar sepanjang hayat dan pengembangan potensi diri secara holistik. Kemenangan ini adalah bukti nyata bahwa mahasiswa UT tidak hanya cemerlang secara intelektual, tetapi juga tangguh dan berprestasi di kancah non-akademik.
Pihak UT Surakarta berharap, keberhasilan ini akan menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa UT lainnya. Raihan ini menunjukkan bahwa dengan manajemen waktu yang efektif dan dukungan penuh dari kampus, setiap mahasiswa memiliki potensi untuk meraih impian dan mengharumkan nama Universitas Terbuka di berbagai kancah, baik nasional maupun internasional.



