Pagi Sabtu (31/1/2026), sekitar 1.900 calon wisudawan memadati Universitas Terbuka Convention Center (UTCC), Tangerang Selatan, untuk mengikuti seminar Wisuda Tahun Akademik 2025/2026 Ganjil Wilayah 2. Seminar ini merupakan bagian dari rangkaian wisuda yang mengangkat tema “Lulusan UT Menuju Talenta Unggul: Optimalisasi Peluang Studi Lanjut di Dalam dan Luar Negeri”.
Bagi banyak mahasiswa UT, seminar ini lebih dari sekadar acara formal. Di sini, mereka mendapatkan pembekalan praktis sebelum memasuki dunia profesional, termasuk informasi tentang peluang studi lanjut melalui program beasiswa LPDP. Universitas Terbuka hadir sebagai lembaga yang membuka akses pendidikan tinggi bagi siapa pun, dari berbagai latar belakang, termasuk mereka yang bekerja atau memiliki tanggung jawab keluarga.
Tahun ini, UT Jakarta mencatat total 4.667 calon wisudawan, terbagi dalam SK 2638 Tahun 2025 sebanyak 4.276 mahasiswa dan SK 2121 Tahun 2025 sebanyak 391 mahasiswa. Jumlah ini menunjukkan peran UT dalam menghadirkan pendidikan fleksibel yang bisa dijangkau oleh semua lapisan masyarakat. Sistem pembelajaran daring yang diusung UT memastikan mahasiswa dari kota besar hingga pelosok dapat mengakses pendidikan berkualitas tanpa hambatan lokasi maupun waktu.
Ir. Edward Zubir, M.M., Direktur UT Jakarta periode 2019–2025, menegaskan makna wisuda sebagai awal perjalanan baru, bukan akhir. “Ingatlah bahwa perjalanan ini belum selesai. Malahan, ini adalah langkah awal menuju masa depan yang lebih cerah,” ujarnya. Pernyataan ini mencerminkan filosofi UT: tidak hanya mencetak lulusan akademis, tetapi juga menyiapkan talenta unggul yang siap bersaing secara global dan memberi kontribusi nyata bagi masyarakat.
UT juga mendorong lulusannya memanfaatkan program beasiswa LPDP untuk melanjutkan studi ke luar negeri, membuka peluang bagi lulusan untuk meningkatkan kompetensi dan wawasan internasional. Langkah ini sejalan dengan tujuan universitas dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDG), terutama SDG 4 tentang pendidikan berkualitas, SDG 8 terkait pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, serta SDG 10 dalam mengurangi kesenjangan.
Lebih dari sekadar kampus, Universitas Terbuka menegaskan posisinya sebagai jembatan pendidikan bagi semua kalangan. Dengan sistem daring yang fleksibel, pembekalan karier, dan akses ke peluang internasional, UT membuka pintu bagi siapa pun untuk menempuh pendidikan tinggi, membentuk talenta unggul, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Seminar wisuda ini menjadi bukti nyata peran UT dalam menciptakan lulusan yang siap menghadapi tantangan global.
Bagi ribuan calon wisudawan, wisuda adalah awal perjalanan baru. Di setiap langkah mereka, UT tetap hadir sebagai lembaga yang menyediakan pendidikan berkualitas tanpa batas, memastikan lulusan siap menghadapi dunia kerja, melanjutkan studi, dan berkontribusi bagi pembangunan berkelanjutan.



