Belajar Tanpa Batas Usia, 818 Lulusan UT Semarang Rayakan Pendidikan Sepanjang Hayat

KABUPATEN SEMARANG — Universitas Terbuka (UT) Semarang menggelar wisuda Periode I Tahun Akademik 2025/2026 pada 10 Februari 2026 di The Wujil Resort & Conventions. Sebanyak 818 wisudawan dan wisudawati resmi dikukuhkan dalam prosesi tersebut.

Sejak pagi, aula dipenuhi keluarga dan undangan yang menyaksikan prosesi dengan khidmat. Para lulusan memasuki ruangan secara bergantian, mengenakan toga dan selempang, disambut tepuk tangan para hadirin. Bagi banyak peserta, momen ini menandai berakhirnya perjalanan studi yang dijalani bersamaan dengan pekerjaan dan tanggung jawab keluarga melalui sistem pendidikan terbuka dan jarak jauh.

Acara dihadiri perwakilan pimpinan Universitas Terbuka, jajaran pengelola UT Semarang, dosen, tenaga kependidikan, serta keluarga lulusan. Rektor Universitas Terbuka turut diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Sistem Informasi dan Layanan Jarak Jauh (WR III), Prof. Dr. Paken Pandiangan, S.Si., M.Si., yang hadir dalam prosesi pengukuhan lulusan.

Direktur UT Semarang, Dr. Iqbal Miftakhul Mujtahid, dalam sambutannya menekankan pentingnya akses pendidikan tinggi yang inklusif. Ia menyampaikan bahwa sistem pembelajaran UT memberi kesempatan kepada masyarakat dari berbagai latar belakang untuk menempuh pendidikan tanpa harus meninggalkan pekerjaan maupun tanggung jawab keluarga.

Ia menambahkan, kelulusan bukanlah akhir dari proses belajar. Para lulusan diharapkan terus mengembangkan kompetensi, menjaga integritas, serta mampu beradaptasi dengan perubahan di dunia kerja dan masyarakat.

Selain itu, konsep education for life yang diusung UT diperkuat melalui berbagai kegiatan pendukung wisuda, seperti seminar dan program pendampingan. Kegiatan tersebut dirancang untuk menyiapkan lulusan secara akademik sekaligus membekali keterampilan nonteknis yang dibutuhkan di dunia kerja.

Para wisudawan berasal dari berbagai wilayah layanan UT Semarang. Keberagaman latar belakang tersebut mencerminkan jangkauan pendidikan terbuka yang memberi ruang bagi mahasiswa untuk belajar secara fleksibel sesuai kondisi masing‑masing.

Bagi banyak lulusan, wisuda menjadi pertemuan antara perjuangan pribadi dan kebanggaan keluarga. Proses belajar ditempuh di sela aktivitas harian hingga akhirnya mencapai kelulusan.

Melalui pengukuhan 818 lulusan ini, UT Semarang menegaskan komitmennya menyediakan layanan pendidikan tinggi berbasis pembelajaran jarak jauh yang memperluas kesempatan belajar sepanjang hayat bagi masyarakat.