Medali Perak untuk UT Majene: Mahasiswi Ini Jadi Inspirasi Mahasiswa Multitalenta

Syakila Febriana, mahasiswi Program Studi Hukum Semester 3 Universitas Terbuka (UT) Majene, kembali mengukir prestasi gemilang di kancah olahraga nasional. Dalam Kejuaraan Karate “Sulsel Open Piala Menpora 2025” yang berlangsung di Gelanggang Olahraga (GOR) Sudiang, Makassar, Sulawesi Selatan, pada 14–16 November 2025, Syakila berhasil meraih medali perak di kelas 61 kilogram, menegaskan posisinya sebagai atlet karate yang patut diperhitungkan.

Keikutsertaan Syakila dalam ajang yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) menunjukkan bahwa prestasi akademik dan non-akademik bisa diraih bersamaan, bahkan bagi mahasiswa yang menempuh pendidikan jarak jauh di Universitas Terbuka. Fleksibilitas belajar di UT memungkinkan Syakila menyeimbangkan kuliah, latihan intensif, dan kompetisi tanpa mengorbankan kualitas pendidikan.

“Prestasi ini bukan hanya milik saya pribadi, tapi juga untuk almamater, keluarga, dan seluruh masyarakat Majene. Semoga ini bisa menjadi motivasi bagi teman-teman mahasiswa lain untuk tidak ragu mengejar impian di bidang akademik maupun non-akademik,” ujar Syakila dengan semangat usai menerima medali.

Direktur UT Majene, Devi Ayuni,M.Si., menekankan bahwa prestasi Syakila menunjukkan bagaimana mahasiswa UT mampu meraih kesuksesan di berbagai bidang. “UT Majene berkomitmen untuk mendukung mahasiswa berprestasi, baik di akademik maupun non-akademik, dengan sistem pendidikan yang fleksibel dan berkualitas,” kata Devi.

Syakila bukanlah pendatang baru dalam dunia karate. Prestasi sebelumnya meliputi juara pertama Komite Perorangan dan Komite Beregu pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IV Sulawesi Barat 2022, serta juara ketiga Kejuaraan Nasional AIM CUP 11 tahun 2023. Catatan prestasi ini menegaskan konsistensi dan kerja keras Syakila dalam berkompetisi, sekaligus menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa UT dapat bersaing di tingkat nasional.

Keberhasilan Syakila juga menegaskan misi Universitas Terbuka dalam membuka akses pendidikan berkualitas bagi semua kalangan, tanpa terbatas jarak, waktu, maupun kesibukan. Dengan dukungan sistem pembelajaran jarak jauh, mahasiswa dapat menyalurkan bakat dan mengembangkan diri secara penuh sambil tetap menempuh pendidikan tinggi. Hal ini selaras dengan SDGs 4: Pendidikan Berkualitas, karena memberikan kesempatan belajar yang inklusif dan merata.

Prestasi Syakila Febriana menjadi inspirasi bagi mahasiswa di seluruh Indonesia. Medali perak yang diraihnya tidak hanya mengharumkan nama UT Majene, tetapi juga membuktikan bahwa Universitas Terbuka mampu menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi maksimal, mencapai prestasi gemilang, dan mengejar mimpi tanpa batas. Dengan dukungan UT, setiap mahasiswa berpeluang menorehkan prestasi yang membanggakan, baik di akademik maupun non-akademik.