Wisuda Bukan Sekadar Seremoni”, ini Pesan Tegas Rektor Baru UT Saat Tiba di Kupang 

Suasana hangat menyelimuti Bandar Udara El Tari, Kupang, Minggu (21/9/2025) pagi. Rektor Universitas Terbuka (UT) periode 2025–2030, Prof. Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si., tiba bersama istri dan langsung disambut dengan penuh keramahan oleh jajaran UT Kupang serta perwakilan media lokal. 

Pesawat yang ditumpangi Prof. Ali mendarat sekitar pukul 06.00 Wita. Di area kedatangan, Direktur UT Kupang, Dr. Ajat Sudrajat, M.Pd., bersama sejumlah pejabat universitas telah bersiap menyambut kedatangan orang nomor satu di UT itu. Sambutan terasa semakin hangat dengan pengalungan kain adat khas Nusa Tenggara Timur, sebagai simbol penghormatan sekaligus ucapan selamat datang. 

Kedatangan Ali Muktiyanto bukan sekadar kunjungan biasa. Kehadirannya menjadi awal dari rangkaian wisuda Universitas Terbuka Kupang yang akan digelar pada Selasa (23/9/2025). Momen ini sekaligus menjadi ajang pertemuan pertama Rektor baru dengan para mahasiswa dan lulusan UT di Nusa Tenggara Timur. 

Dalam keterangannya kepada Pos Kupang, Prof. Ali menyampaikan rasa syukur atas keselamatan perjalanan. “Tentu kita bersyukur bisa mendarat dengan selamat di El Tari. Kedatangan kami ke sini dalam rangka wisuda, termasuk juga akan ada sosialisasi nanti,” ujarnya. 

Ia menegaskan, wisuda harus dimaknai lebih dari sekadar seremoni akademik. Baginya, momen ini adalah tonggak penting bagi lulusan UT dalam meneguhkan peran mereka di tengah masyarakat. “Saya berharap para wisudawan dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari seminar hingga puncak acara pada Selasa mendatang. Mereka harus menjadi champions di daerah masing-masing dan menjadi inspirasi bagi pembangunan dan kemajuan daerahnya,” tegasnya. 

Wisuda UT Kupang kali ini diikuti ratusan mahasiswa dari berbagai kabupaten/kota di Nusa Tenggara Timur. Kehadiran Rektor yang baru dilantik Agustus lalu itu menjadi penyemangat bagi para lulusan untuk melangkah ke tahap baru dalam perjalanan hidup mereka. 

Selain menghadiri wisuda, Prof. Ali juga dijadwalkan menggelar sosialisasi program Universitas Terbuka. Kegiatan ini diharapkan dapat memperluas akses pendidikan tinggi berbasis jarak jauh, yang sangat relevan bagi wilayah kepulauan seperti Nusa Tenggara Timur. Dengan model pendidikan fleksibel ini, UT ingin memastikan masyarakat di pelosok pun tetap memiliki kesempatan meraih pendidikan tinggi berkualitas. 

Upaya tersebut sejalan dengan komitmen UT dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 4 tentang Quality Education. Pendidikan jarak jauh membuka jalan bagi pemerataan kesempatan belajar, mengurangi kesenjangan, sekaligus memperkuat kapasitas sumber daya manusia di daerah. 

Bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur, kehadiran Universitas Terbuka memberi harapan baru. Para lulusan tidak hanya diharapkan menjadi tenaga terampil, tetapi juga agen perubahan yang mampu mendorong pembangunan lokal. Wisuda kali ini pun menjadi penegasan bahwa UT hadir sebagai jembatan yang menghubungkan pendidikan tinggi dengan kebutuhan nyata masyarakat. 

Momentum kedatangan Prof. Ali Muktiyanto di Kupang bukan hanya tentang pergantian kepemimpinan, tetapi juga simbol semangat baru bagi UT dalam memperluas akses pendidikan, memberdayakan mahasiswa, dan memperkuat kontribusi universitas bagi pembangunan daerah.