BOGOR, 26/06/2025 – Tiga mahasiswa Universitas Terbuka (UT) berhasil mengharumkan nama kampus dalam ajang Lomba Debat Hukum Mahasiswa se-Bogor Raya yang diselenggarakan oleh Polresta Bogor Kota dalam rangka memeringati Hari Bhayangkara ke-79, di aula POLRESTA Bogor Kota
Mereka adalah Rendi Wirahadi Kusuma dari Program Studi Teknologi Pendidikan, serta dua rekannya dari Fakultas Hukum, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FHISIP), yakni Nisah Rahmawati dari Prodi Ilmu Hukum dan Elzya Suwandi dari Prodi Sastra Inggris, keduanya saat ini tengah menempuh semester IV
Ajang debat yang berlangsung pada hari Rabu, 25 Juni 2025, mempertemukan berbagai perguruan tinggi se-Bogor Raya. Ketiga mahasiswa UT ini tampil gemilang dengan argumentasi tajam, penyampaian yang lugas, dan kekompakan tim yang luar biasa. Mereka membuktikan bahwa pembelajaran jarak jauh bukan penghalang untuk berprestasi, justru menjadi kekuatan karena melatih kemandirian dan kedisiplinan
Rendi Wirahadi Kusuma, sebagai ketua tim debat, tak hanya aktif di bidang akademik, tapi juga menjalankan aktivitas sebagai freelance mentorship. Dia membimbing generasi muda Gen Z untuk tetap konsisten, aktif, dan terus berkembang (grow up) dalam bidang pengembangan diri dan produktivitas. Aktivitas mentorship-nya bisa diikuti melalui akun TikTok dan Instagram di @jelas.id
Sementara itu, Nisah Rahmawati adalah mahasiswi aktif yang menjalani perkuliahan sambil bekerja part-time sebagai fashion shopping wanita dan sepatu secara online, dengan akun Instagram @sunraei. Ia menunjukkan bahwa semangat kewirausahaan dapat berjalan selaras dengan pengembangan kemampuan akademik, termasuk dalam bidang hukum
Elzya Suwandi, anggota ketiga dari tim debat, juga tidak kalah hebat. Ia adalah seorang operator sekolah di PAUD Al-Falah, Bogor, sambil tetap konsisten menjalani kuliah di UT. Keaktifannya di dunia pendidikan anak usia dini memberikan perspektif unik yang turut memperkuat argumentasi tim saat berlaga di ajang debat.
Ketiganya sepakat bahwa prinsip hidup mereka adalah “Lebih baik menyesal karena telah mencoba, daripada menyesal karena tidak pernah berani melangkah sama sekali.” Ungkapan ini mereka jadikan pijakan dalam setiap langkah perjuangan, baik dalam studi, pekerjaan, maupun kompetisi
Kemenangan ini bukan hanya tentang trofi, tapi tentang keberanian melangkah, konsistensi belajar, dan semangat kolaborasi lintas program studi. Prestasi mereka menjadi bukti bahwa mahasiswa UT mampu bersaing, berdaya saing tinggi, dan menjadi agen perubahan (agent of change) di tengah Masyarakat. Selamat berkarya sukses selalu. Semoga bermanfaat!
UT Bogor, 26/06/2025
*) Oleh Memet Casmat *)



