Beasiswa Beladas Buka Jalan, Kampus Ini Jadi Titik Awal Anak Lahat Raih Masa Depan

Lahat, 3 Oktober 2025 – Pemerintah Kabupaten Lahat terus menegaskan komitmennya menghadirkan pendidikan tinggi yang inklusif dan merata bagi warganya. Melalui Program Beladas (Beasiswa Anak Lahat Jadi Sarjana), ratusan putra-putri daerah kini memiliki kesempatan lebih luas untuk melanjutkan pendidikan tanpa harus terbebani oleh biaya kuliah.

Program ini dikawal secara resmi lewat Peraturan Bupati Lahat Nomor 20 Tahun 2025 serta dua keputusan bupati yang mengatur petunjuk teknis dan tim verifikasi. Kehadirannya bukan sekadar simbol kepedulian, tetapi strategi nyata untuk mencetak generasi muda yang mampu berkontribusi dalam pembangunan sekaligus mengangkat taraf hidup keluarga.

Dalam technical meeting yang digelar belum lama ini, suasana penuh semangat terasa di antara jajaran pejabat daerah, camat, hingga orang tua mahasiswa penerima beasiswa. Sebanyak 177 calon mahasiswa mengikuti seleksi, dan 96 di antaranya dinyatakan berhak menerima bantuan. Seleksi dilakukan dengan mempertimbangkan tingkat kesejahteraan keluarga, di mana penerima berasal dari kategori desil 1 hingga 5—yakni keluarga yang masuk kategori kurang mampu hingga miskin ekstrem.

Distribusi penerima beasiswa cukup beragam, namun yang paling menonjol adalah Universitas Terbuka (UT). Sebanyak 51 mahasiswa Lahat yang lolos program ini tercatat sebagai mahasiswa UT, disusul Universitas Sriwijaya dengan 19 mahasiswa, serta beberapa kampus ternama lain di Indonesia. Data ini memperlihatkan betapa UT kian relevan sebagai kampus pilihan yang menjembatani masyarakat untuk memperoleh pendidikan tinggi tanpa hambatan jarak dan biaya.

Wakil Bupati Lahat, Widia Ningsih, menegaskan bahwa Beladas adalah program unggulan yang akan terus diprioritaskan. “Program Beladas ini sudah kami jadikan program prioritas. Kami sepakat bahwa pendidikan merupakan hal yang paling pokok untuk menunjang program nasional Indonesia Emas. Beasiswa ini adalah bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Lahat dalam meningkatkan akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat, terutama dari keluarga kurang mampu,” ujarnya.

Ia menambahkan, beasiswa ini bukan sekadar membuka jalan menuju bangku kuliah, melainkan juga peluang untuk membangun masa depan yang lebih baik. “Harapan kami, anak-anak penerima beasiswa bisa memanfaatkan kesempatan ini semaksimal mungkin. Kelak, mereka diharapkan mampu mengangkat derajat keluarga dan terbebas dari lingkaran kemiskinan,” tambahnya.

Lebih dari sekadar program pendidikan, Beladas sekaligus menjadi bagian dari langkah nyata mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDG 1 (Tanpa Kemiskinan). Pendidikan yang merata dan inklusif akan membuka jalan menuju masyarakat yang lebih sejahtera, berdaya saing, serta mandiri.

Posisi Universitas Terbuka dalam program ini menegaskan perannya sebagai garda terdepan pendidikan jarak jauh di Indonesia. Dengan fleksibilitas dan akses yang luas, UT telah membuktikan diri sebagai solusi nyata bagi masyarakat dari berbagai kalangan untuk meraih gelar sarjana tanpa harus meninggalkan daerah asal.

Melalui Beladas, Lahat bukan hanya sedang mencetak lulusan perguruan tinggi, tetapi juga sedang menanam investasi sosial jangka panjang: menghadirkan generasi yang siap menjadi agen perubahan, menguatkan SDM, dan mendorong pembangunan berkelanjutan di Bumi Seganti Setungguan.