UT Palu Kukuhkan 180 Wisudawan, Saatnya Ilmu Menjadi Solusi bagi Masyarakat

PALU — Perluasan akses pendidikan tinggi menemukan maknanya ketika kesempatan belajar dapat membuka jalan bagi masyarakat untuk berkembang dan berkontribusi. Di Sulawesi Tengah, Universitas Terbuka (UT) Palu menjadi bagian dari upaya tersebut melalui layanan pendidikan yang menjangkau mahasiswa di berbagai wilayah. Harapan itu kembali mengemuka dalam prosesi wisuda 180 lulusan pada Jumat (9/10/2026).

Wisuda UT Palu Tahun Akademik 2026/2027 Ganjil berlangsung di lantai dua Gedung UT Palu, Jalan Pendidikan, Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu. Prosesi yang dimulai sekitar pukul 08.30 WITA tersebut dipimpin Wakil Rektor Bidang Keuangan, Sumber Daya, dan Umum UT Dr. Adrian Sutawijaya, S.E., M.Si. yang hadir mewakili Rektor UT.

Direktur UT Palu Wijanarko, S.P., M.Si., menyampaikan apresiasi kepada para wisudawan dan wisudawati atas kerja keras, ketekunan, serta pengorbanan selama menempuh pendidikan tinggi. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada orang tua, keluarga, mitra kerja sama, dan berbagai pihak yang telah mendukung perjalanan pendidikan mahasiswa.

Secara khusus, Wijanarko mengapresiasi kepala dinas pendidikan provinsi maupun kabupaten/kota, kepala sekolah, tutor, dan instruktur yang turut membantu penyelenggaraan pembelajaran serta ujian mahasiswa, baik secara tatap muka maupun daring. Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam menghadirkan layanan pendidikan bagi masyarakat yang tersebar di Sulawesi Tengah.

Gelar Akademik, Saatnya Berkontribusi

Di balik pencapaian akademik, para lulusan juga diharapkan mampu membawa manfaat bagi lingkungan kerja dan masyarakat. Wijanarko mengingatkan bahwa gelar yang diperoleh bukan sekadar pencapaian pribadi, melainkan bekal untuk berkontribusi kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Ia menekankan bahwa inovasi tidak selalu harus dimulai dari penciptaan sesuatu yang besar. Berpikir kreatif, menemukan cara kerja yang lebih efektif, serta memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas hidup juga merupakan bagian dari inovasi.

Dengan bekal ilmu yang diperoleh selama kuliah, para lulusan diharapkan mampu mengembangkan gagasan, memperbaiki proses kerja, dan menghadirkan solusi sesuai dengan tantangan di lingkungan masing-masing.

Suasana wisuda turut dimeriahkan penampilan tarian tradisional Mokambu dan paduan suara siswa SMA Negeri 3 Palu. Perwakilan mahasiswa Program Studi S1 Akuntansi UT, Setyawan Tri Utomo, juga menyampaikan kesan dan pesan dalam prosesi tersebut. Sejumlah pejabat dan tamu undangan dari berbagai instansi turut hadir, termasuk perwakilan Gubernur Sulawesi Tengah, Universitas Tadulako, Polda Sulawesi Tengah, Kodam XXIII/Palaka Wira, dan Wali Kota Palu.

Memperluas Akses Pendidikan Tinggi

Sejak didirikan pada 1984, UT mengembangkan sistem Pendidikan Terbuka dan Jarak Jauh (PTJJ) untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat melanjutkan pendidikan tanpa terikat ruang dan waktu, termasuk bagi mereka yang telah bekerja.

Di Sulawesi Tengah, layanan UT hadir melalui Unit Program Belajar Jarak Jauh (UPBJJ) UT Palu, yang kemudian dikenal sebagai UT Palu. Pengembangan layanan tersebut ditandai antara lain dengan peresmian gedung baru di Jalan Pendidikan, Kelurahan Tondo, Kota Palu, pada 27 Februari 2024.

Sebagai kantor layanan daerah, UT Palu menyediakan dukungan akademik dan administrasi, mulai dari registrasi, distribusi bahan ajar, tutorial, pelaksanaan ujian, hingga layanan melalui Sentra Layanan Universitas Terbuka (SALUT).

Melalui pengukuhan 180 wisudawan, UT Palu berharap kesempatan memperoleh pendidikan tinggi dapat berlanjut menjadi peluang untuk berkembang dan memberikan kontribusi nyata. Upaya memperluas akses pendidikan serta mendorong penerapan ilmu tersebut sejalan dengan SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, yang mendukung kesempatan belajar dan pengembangan kapasitas masyarakat.