Tangerang Selatan – Pengalaman belajar mahasiswa tidak hanya ditentukan oleh kualitas pembelajaran, tetapi juga oleh layanan yang cepat, mudah, dan responsif. Karena itu, Universitas Terbuka (UT) terus memperkuat kolaborasi dengan Sentra Layanan Universitas Terbuka (SALUT) agar mahasiswa di berbagai daerah memperoleh layanan akademik yang semakin berkualitas.
Komitmen tersebut kembali ditegaskan oleh Universitas Terbuka Medan melalui penyelenggaraan Rapat Koordinasi SALUT pada 16 Juli 2026. Forum ini menjadi ruang bertemunya para pengelola SALUT dari berbagai wilayah untuk memperkuat kolaborasi sekaligus menyamakan langkah dalam meningkatkan kualitas layanan kepada mahasiswa.
Tidak sekadar menjadi agenda koordinasi rutin, pertemuan ini juga dimanfaatkan sebagai wadah berbagi pengalaman dan praktik baik yang selama ini diterapkan di masing-masing daerah. Beragam tantangan pelayanan dibahas bersama, mulai dari kebutuhan mahasiswa hingga strategi menghadirkan layanan akademik yang semakin profesional, responsif, dan berorientasi pada kepuasan mahasiswa.
Kolaborasi tersebut menjadi semakin penting, mengingat SALUT merupakan garda terdepan Universitas Terbuka dalam memberikan layanan kepada mahasiswa di berbagai daerah. Kehadiran SALUT membantu mahasiswa memperoleh akses informasi, layanan administrasi akademik, hingga pendampingan yang lebih mudah tanpa harus datang langsung ke kantor UT. Karena itu, kualitas layanan SALUT menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya UT menghadirkan pengalaman belajar yang lebih baik.
Direktur Universitas Terbuka Medan, Yasir Riady, menegaskan bahwa sinergi yang kuat antara UT Medan dan SALUT menjadi kunci dalam menjaga kualitas layanan kepada mahasiswa. Menurutnya, SALUT perlu terus aktif membangun kolaborasi agar mampu memberikan pelayanan terbaik yang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa yang terus berkembang.
“SALUT harus terus aktif dan bersinergi untuk memberikan layanan terbaik bagi mahasiswa Universitas Terbuka,” tegas Yasir Riady.
Lebih jauh lagi, penguatan koordinasi ini merupakan bagian dari komitmen Universitas Terbuka dalam membangun budaya pelayanan yang adaptif dan berkelanjutan. Setiap masukan, pengalaman, maupun evaluasi yang dibahas dalam rapat koordinasi menjadi bekal untuk menghadirkan layanan yang semakin efektif, sehingga mahasiswa dapat menjalani proses studinya dengan lebih nyaman dan optimal.
Langkah tersebut juga memperlihatkan bagaimana Universitas Terbuka terus bertransformasi sebagai perguruan tinggi negeri yang menyelenggarakan sistem pendidikan tinggi terbuka dan jarak jauh. Melalui jaringan SALUT yang tersebar di berbagai wilayah, UT semakin mendekatkan layanan kepada masyarakat, sehingga siapa pun—baik yang tinggal di perkotaan, daerah terpencil, maupun yang telah bekerja—tetap memiliki kesempatan yang sama untuk mengakses pendidikan tinggi berkualitas.
Melalui penguatan sinergi dengan SALUT, Universitas Terbuka terus memastikan bahwa mahasiswa di berbagai daerah memperoleh layanan akademik yang mudah dijangkau, cepat, dan berkualitas. Komitmen ini menjadi bagian dari upaya UT menghadirkan pendidikan tinggi yang inklusif dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Indonesia.



