Masuki Tahun Kelima, UT Batam Kembali Gelar U-School Futsal Championship untuk Pelajar se-Kota Batam

Di tengah ramainya aktivitas pelajar Kota Batam yang terus mencari ruang untuk mengembangkan diri, Universitas Terbuka (UT) Batam kembali hadir membawa semangat yang berbeda. Bukan di ruang kuliah, bukan pula di dalam kelas, tetapi di lapangan futsal. Bersama Batam Pos, UT Batam kembali menggelar UT Batam U-School Futsal Championship 2026 tingkat SMA/SMK sederajat se-Kota Batam, yang akan berlangsung pada 28–30 Agustus 2026 di Sport Hall Tumenggung Abdul Jamal.

Di balik turnamen yang kini memasuki tahun kelima ini, ada satu benang merah yang terus dijaga UT Batam: pendidikan tidak selalu harus dibatasi oleh ruang dan dinding kelas. Bagi UT Batam, yang selama ini dikenal sebagai perguruan tinggi dengan sistem pendidikan terbuka dan fleksibel, pembelajaran juga bisa tumbuh dari lapangan olahraga, dari kerja sama tim, hingga dari semangat sportivitas yang lahir di tengah pertandingan.

Karena itu, kehadiran turnamen futsal ini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan bagian dari cara UT Batam mendekatkan diri dengan generasi muda. Di sinilah nilai-nilai seperti disiplin, kerja sama, dan daya juang dipelajari secara alami oleh para pelajar, tanpa harus selalu berada dalam format akademik formal.

Direktur UT Batam, Angga Sucitra Hendrayana, menuturkan bahwa turnamen ini menjadi ruang penting bagi pelajar untuk berkembang. Bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi tentang proses membentuk karakter dan menemukan potensi diri.

“Melalui turnamen ini kami ingin memberikan ruang bagi pelajar untuk berkompetisi secara sehat sekaligus menyalurkan potensi yang mereka miliki. Kami berharap kegiatan ini terus melahirkan bibit atlet futsal berbakat di Batam,” ujar Angga, Kamis (21/5).

Sementara itu, kerja sama antara UT Batam dan Batam Pos juga menjadi cerita tersendiri yang terus berlanjut dari tahun ke tahun. Direktur Batam Pos, Yusuf Hidayat, menyebut kolaborasi ini sebagai bentuk komitmen bersama dalam menghadirkan kegiatan positif yang dekat dengan dunia pelajar.

“Semoga dengan kerja sama ini hubungan dan relasi kita semakin erat. Persiapan terus kami lakukan agar turnamen tahun ini berjalan lebih baik dan meriah,” kata Yusuf.

Tahun ini, sebanyak 32 tim putra ditargetkan akan ambil bagian, sementara kategori putri juga kembali dibuka dengan kuota 8 tim. Kehadiran kategori putri menjadi penanda bahwa ruang kompetisi semakin terbuka luas, memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh pelajar tanpa terkecuali.

Perjalanan turnamen akan berlangsung dalam beberapa tahap. Kategori putra akan bertanding di Sport Hall Tumenggung Abdul Jamal selama tiga hari penuh, sementara kategori putri lebih dulu memulai laga dengan sistem gugur di lapangan futsal Citiwalk. Puncaknya, seluruh perhatian akan tertuju pada 30 Agustus 2026, saat final putra dan putri digelar dalam satu hari penutupan yang diprediksi berlangsung meriah.

Namun yang membuat turnamen ini berbeda bukan hanya soal pertandingan. UT Batam juga menyiapkan berbagai penghargaan lain seperti top scorer, best player, best goalkeeper, best coach, hingga kompetisi kreatif seperti photo competition, creative supporter, dan video competition. Di sini, dukungan suporter, kreativitas, dan semangat kebersamaan juga mendapat tempat yang sama pentingnya dengan kemenangan di lapangan.

Dari perspektif yang lebih luas, langkah UT Batam ini juga sejalan dengan semangat Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang pendidikan berkualitas. Melalui pendekatan yang lebih dekat dengan kehidupan pelajar, UT Batam menunjukkan bahwa pendidikan bisa hadir di mana saja—termasuk di lapangan futsal yang penuh energi dan emosi kompetisi sehat.

Ketika peluit panjang nanti dibunyikan di partai final, turnamen ini mungkin akan melahirkan juara. Namun bagi UT Batam, ada hal yang lebih penting yang ingin dibangun: generasi muda yang tumbuh dengan karakter kuat, semangat kolaborasi, dan keyakinan bahwa kesempatan untuk berkembang selalu terbuka, di mana pun mereka berada.