Terbukti! Kolaborasi UT–Sumbawa Bikin Akses Kuliah Makin Murah, Mudah, dan Tanpa Drama

Langkah kecil kadang mampu membuka masa depan yang jauh lebih besar. Di tengah semangat “Sumbawa Unggul, Maju, dan Sejahtera”, momen penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa dan Universitas Terbuka (UT) pada Jumat (28/11/2025) tersebut menjadi titik awal upaya bersama untuk memastikan pendidikan tinggi dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat, tanpa terkecuali.

Penandatanganan MoU yang disaksikan para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan perwakilan UT itu bukan sekadar seremoni. Ia lahir dari kebutuhan nyata di lapangan: bahwa peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) adalah pintu menuju kemajuan daerah. Dalam konteks ini, sinergi Pemkab Sumbawa dan UT menjadi strategi konkret menghadapi tantangan pemerataan pendidikan yang selama ini dihadapi masyarakat di wilayah kepulauan dan daerah terpencil. Kolaborasi tersebut sekaligus relevan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya pada aspek Pendidikan Berkualitas (SDG 4) dan Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (SDG 17).

Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP., yang akrab disapa Haji Jarot, menegaskan bahwa kerja sama ini bukan hanya tentang membuka akses, tetapi membangun masa depan Kabupaten Sumbawa yang lebih kompetitif. “MoU ini kita jadikan langkah awal untuk menghadirkan dampak positif yang berkelanjutan. Peningkatan kualitas SDM adalah kunci yang akan mendorong pelayanan publik dan daya saing daerah kita menjadi lebih baik, sesuai motto kami: mewujudkan Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera,” ujarnya.

Namun, Haji Jarot juga menekankan bahwa komitmen ini tidak boleh berhenti pada dokumen yang ditandatangani. Dalam suasana hangat namun penuh keseriusan, ia menambahkan, “Implementasi nyata di lapangan adalah tujuan akhir kita. Masyarakatlah yang harus merasakan manfaat langsung dari kolaborasi ini.”

Dari pihak Universitas Terbuka, Direktur UT Mataram, Herianto, S.IP., MM., menyampaikan bahwa kehadiran UT dalam kerja sama ini selaras dengan misi nasional untuk memeratakan pendidikan. Ia menjelaskan bahwa UT dirancang agar siapa pun, di mana pun, tetap dapat belajar tanpa terhalang jarak dan waktu. “UT adalah perguruan tinggi negeri yang didirikan pemerintah untuk memastikan setiap anak bangsa, di mana pun berada, bisa mengakses pendidikan tinggi. Melalui sistem pembelajaran online dan fleksibel, kami memastikan bahwa masyarakat Sumbawa yang tinggal jauh dari pusat kota atau sibuk bekerja, tetap memiliki kesempatan untuk kuliah dan meningkatkan jenjang pendidikannya,” paparnya.

Kolaborasi ini diharapkan dapat mengakselerasi peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sumbawa, mencetak lebih banyak tenaga terampil, memperkuat kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN), serta membuka ruang yang lebih luas bagi masyarakat umum untuk meningkatkan kompetensi. Dengan akses pendidikan tinggi yang lebih inklusif, produktivitas daerah diharapkan terdongkrak, menciptakan dampak berantai bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan sosial.

Pada akhirnya, kerja sama Pemkab Sumbawa dan UT mencerminkan optimisme bahwa kemajuan tidak harus menunggu generasi berikutnya. Ia bisa dimulai hari ini, dengan langkah bersama yang terukur, saling percaya, dan berorientasi pada masa depan. Di tengah perubahan zaman, pendidikan tetap menjadi jembatan paling kokoh menuju masyarakat yang lebih unggul dan sejahtera—dan Sumbawa kini telah memilih untuk menapakinya dengan mantap.