Takengon, Banda Aceh – Di tengah kesibukan sehari-hari sebagai staf Humas dan pengelola Barang Milik Negara di Rutan Kelas IIB Takengon, Karlo Takasima Bukit menemukan cara menyalurkan kreativitasnya. Hasilnya, ia berhasil meraih Juara III dalam Lomba Videografi tingkat Aceh yang digelar untuk memperingati HUT ke-80 Korps Brimob Polri (17/11/25)
Yang membuat pencapaian ini lebih istimewa adalah statusnya sebagai mahasiswa Universitas Terbuka (UT). Dengan sistem belajar jarak jauh yang fleksibel, UT memberinya ruang untuk belajar kapan saja dan di mana saja, tanpa harus meninggalkan tanggung jawab utamanya di Rutan. Fleksibilitas inilah yang memungkinkan Karlo menyeimbangkan pekerjaan, studi, dan hobi videografi, hingga menghasilkan karya yang menyentuh hati juri.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala Kepolisian Daerah Aceh, Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M. Karya Karlo dinilai memiliki visual yang kuat dan pesan yang menyentuh, membuatnya menembus tiga besar. “Ini bukan sekadar kemenangan pribadi, tapi juga motivasi bagi seluruh jajaran Rutan untuk terus mengembangkan potensi diri,” ujar Kepala Rutan Takengon, Rusli.
Perjalanan Karlo sebagai mahasiswa UT selaras dengan semangat Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan menghadirkan pendidikan berkualitas dan inklusif (SDG 4). Sistem pendidikan terbuka yang diusung UT memberi kesempatan bagi siapa saja—pekerja, aparatur negara, hingga orang tua—untuk terus belajar dan mengembangkan diri, tanpa terbatas oleh ruang atau waktu. Dengan begitu, setiap orang memiliki peluang yang setara untuk meningkatkan kompetensi dan mengekspresikan kreativitasnya, sejalan dengan prinsip kesetaraan kesempatan.
Keberhasilan Karlo pun menjadi inspirasi. Ia menunjukkan bahwa kesempatan belajar yang terbuka dapat mendorong pegawai untuk tampil lebih percaya diri, berkarya, dan membawa nama institusi ke arah positif. Dari ruang kerja di Rutan Takengon hingga panggung lomba videografi, perjalanan Karlo mengingatkan kita: kreativitas dan semangat belajar bisa tumbuh di mana saja, selama ada ruang untuk berkembang.


