Palangkaraya – Universitas Terbuka (UT) Palangkaraya sukses menyelenggarakan Pelatihan Tutor 2025 yang bertujuan menyamakan persepsi sekaligus meningkatkan kompetensi calon tutor dalam mendukung layanan pembelajaran jarak jauh. Kegiatan strategis ini berlangsung selama tiga hari, mulai 25-27 September 2025 yang bertempat di Luwansa Hotel Palangka Raya.
Dalam sambutannya, Direktur UT Palangkaraya, Hariyadi, S.P., M.P., menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan wujud komitmen UT dalam menjaga mutu layanan akademik, terlebih untuk wilayah di Kalimantan Tengah. Seperti yang kita ketahui, UT memiliki metode pembelajaran yang berbeda dengan perguruan tiunggi lainnya, yakni Pendidikan Terbuka Jarah Jauh atau biasa disebut dengan PTJJ. Maka dari itu, sistem pembelajaran agar transfer ilmu perjalan dengan efektif, Ut mengadakan pelatihan dan penyamaan persepsi tentang standar yang harus dipenuhi setiap tutor.
“Harapannya, para tutor dapat berperan sebagai fasilitator yang profesional, mampu menumbuhkan semangat belajar mandiri pada mahasiswa, serta membangun suasana pembelajaran yang mendukung. Dengan kompetensi yang merata, kualitas lulusan UT Palangka Raya diyakini akan semakin unggul dan kompetitif,” ujar Direktur UT Palangka Raya.
Pelatihan tutor ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas). Dengan meningkatkan kompetensi tutor, UT turut memastikan bahwa setiap mahasiswa, termasuk yang berada di daerah terpencil Kalimantan Tengah, memiliki akses pendidikan yang inklusif, adil, dan berkualitas.
Selain itu, semangat UT dalam memperluas akses pendidikan juga mendukung SDG 10 (Mengurangi Kesenjangan), di mana kehadiran pembelajaran jarak jauh memberikan kesempatan belajar bagi masyarakat yang terbatas oleh jarak, waktu, atau kondisi ekonomi.
Sebagai perguruan tinggi negeri yang menerapkan sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), Universitas Terbuka memiliki kelebihan dibanding perguruan tinggi konvensional. Fleksibilitas belajar memungkinkan mahasiswa untuk mengatur waktu studi sesuai kondisi mereka, bahkan sambil bekerja. Hal ini membuka peluang besar bagi masyarakat luas untuk tetap bisa menempuh pendidikan tinggi, tanpa terhambat lokasi maupun usia.
Selain fleksibilitas, UT juga mengedepankan kualitas akademik melalui beragam pelatihan bagi tutor, dosen, maupun tenaga pendidik. Hal ini sejalan dengan misi UT untuk memastikan bahwa PJJ bukan hanya tentang akses, tetapi juga kualitas yang setara dengan pembelajaran tatap muka.
Dengan terlaksananya Pelatihan Tutor 2025, UT Palangka Raya tidak hanya memperkuat kualitas pembelajaran, tetapi juga berkontribusi nyata pada pembangunan masyarakat di Kalimantan Tengah. Upaya ini menjadi langkah nyata UT dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045, dengan melahirkan generasi berpendidikan tinggi yang siap bersaing secara global. Melalui inovasi pendidikan dan konsistensi menjaga mutu, Universitas Terbuka membuktikan dirinya sebagai kampus masa depan yang inklusif, adaptif, dan relevan dengan tuntutan zaman.


