Modal Utama Adalah Keinginan untuk Berhasil

Willy Suwandi Dharma alumni Universitas Terbuka

Awalnya, walau telah berkarir di dunia keuangan selama bertahun-tahun namun dia sebenarnya berlatar belakang ilmu pertanian. Hal ini yang membuatnya merasa perlu untuk memperoleh ilmu yang lebih di dunia perekonomian. Oleh karena itu dia memilih berkuliah di UT lantaran sistem belajar jarak jauh yang memungkinkannya untuk tidak meninggalkan kesibukan dalam bekerja. Penyuka olah raga ini pun mampu menyelesaikan studinya di Fakultas Ekonomi dalam waktu yang relatif cepat dan nilai yang memuaskan.

Willy Suwandi Dharma alumni Universitas TerbukaEnergik dan ramah, itu kesan pertama yang didapat ketika bertemu dengan sosok yang satu ini. Dia adalah seorang pria kelahiran Jakarta 60 tahun yang lalu. Usia yang sudah lebih dari setengah abad tak menghalanginya untuk tetap produktif dan semangat dalam memimpin sebuah perusahaan besar yang bergerak di bidang keuangan. Dia adalah Willy Suwandi Dharma, Presiden Direktur PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk atau Adira Finance. Selain itu, saat ini dia juga menjabat sebagai Komisaris PT. Asuransi Adira Dinamika. 4 tahun sudah dia duduk di jabatan penting pada salah satu perusahaan pembiayaan terbesar di Indonesia tersebut.

Sebenarnya ini bukanlah kali pertama bagi pria yang akrab disapa Pak Willy ini menempati posisi-posisi puncak dari suatu perusahaan, sebelumnya dia telah beberapa kali dipercaya menjadi pemimpin di beberapa perusahaan. Hingga tahun 1999, dia menjabat sebagai Presiden Direktur PT Asuransi Astra Buana. Setelahnya, Presiden Direktur KPMG Siddharta Consulting menjadi amanah yang harus diembannya sebelum menjabat sebagai Presiden Direktur PT. Asuransi Adira Dinamika pada tahun 2002 hingga 2012.

Bapak tiga anak ini juga aktif dalam segudang organisasi. Mulai dari ketika dia masih berstatus mahasiswa, ia telah berkecimpung di dunia organisasi. Dari situ jiwa kepemimpinannya semakin terlihat. Pada setiap organisasi yang dia geluti, posisi seorang pemimpin selalu menyemat padanya. Jiwa kepemimpinan ini pula yang membuatnya menerima banyak penghargaan, diantaranya Outstanding Entrepreneur of The Year dari Asia Pacific Entrepreneurship Award, Top Executive of Insurance Company dari Investor Magazine, Best of Motivation CEO dari Business Review, Top Executive of Multifinance Company dari Investor Magazine, Best CEO dari Warta Ekonomi Magazine, dan yang terbaru, dia menerima Best CEO dari Bisnis Indonesia di tahun 2015.

Latar belakang ekonomi didapatnya dari Universitas Terbuka (UT) dimana dia menyelesaikan studinya di Fakultas Ekonomi UT pada tahun 1992. Awalnya, walau telah berkarir di dunia keuangan selama bertahun-tahun namun dia sebenarnya berlatar belakang ilmu pertanian. Hal ini yang membuatnya merasa perlu untuk memperoleh ilmu yang lebih di dunia perekonomian. Oleh karena itu dia memilih berkuliah di UT lantaran sistem belajar jarak jauh yang memungkinkannya untuk tidak meninggalkan kesibukan dalam bekerja. Penyuka olah raga ini pun mampu menyelesaikan studinya di Fakultas Ekonomi dalam waktu yang relatif cepat dan nilai yang memuaskan.

Perkenalannya dengan UT berawal ketika melihat kuliah umum UT yang disampaikan oleh Prof. Dr. Soemitro Djojohadikoesoemo di TVRI. “Saya pikir, that’s good ya. Ada universitas yang bisa memenuhi you punya kebutuhan dan there I try” pungkas Willy ketika menceritakan kesan pertamanya tentang UT. Menurutnya, modal utama sebagai mahasiswa UT adalah keinginan untuk berhasil. Dia mendapatkan kesan bahwa kuliah di UT itu memberikan kebebasan untuk mengatur waktu sehingga bekerja atau aktifitas lain masih dapat dijalankan sambil berkuliah. Keunikan kuliah di UT mengajarkan mahasiswa untuk mandiri dan disiplin waktu untuk lulus kuliah. Hal ini dirasa memenuhi kebutuhannya untuk memperoleh pendidikan yang sesuai namun dengan segudang kesibukan yang tidak bisa ditinggalkan. Pecinta traveling ini juga menilai kualitas bahan ajar UT tidak kalah dengan universitas lain. Baginya, dengan kuliah di UT, dia dapat menggunakan ilmunya dalam pekerjaan. Selain itu, walau UT mempunyai sistem pendidikan jarak jauh yang tidak mewajibkan mahasiswa untuk bertatap muka, dia menuturkan dengan kuliah di UT tidak berarti tidak memiliki teman, dia malah mendapatkan teman baru untuk berdiskusi dan belajar bersama ketika dia menjadi mahasiswa UT. “Bagi siapapun yang ingin mendapatkan ilmu, UT merupakan salah satu pilihan yang baik” tutup Willy saat diwawancara ditengah kesibukan di ruang kerjanya.