Kerja Sama Pendidikan Lintas Negara: UT Medan dan OUM Sepakati Kolaborasi Strategis

Universitas Terbuka (UT) Medan membawa misi besar ke Penang, Malaysia. Pada Selasa, 11 November 2025, UT resmi menjalin kolaborasi dengan Open University Malaysia (OUM), menegaskan posisinya sebagai penggerak pendidikan terbuka di Asia Tenggara. Kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi akademik, melainkan strategi nyata UT untuk memperkuat jejaring internasional, menghadirkan inovasi pembelajaran digital, dan mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Rombongan UT Medan dipimpin Direktur UT Medan, Yasir Riady, bersama dosen, staf akademik, dan mahasiswa Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) UT Penang. Setibanya di OUM Penang, mereka disambut hangat oleh Norhayati Razali, Director of OUM Penang Learning Center, beserta jajaran manajemen universitas. Suasana hangat dan antusias langsung terasa, menandai awal sinergi yang menjanjikan.

Yasir menekankan bahwa kunjungan ini adalah langkah strategis memperkuat kerja sama lintas negara dalam pendidikan terbuka dan jarak jauh. “UT dan OUM memiliki visi yang sama, yaitu membuka akses pendidikan tinggi bagi siapa pun, kapan pun, dan di mana pun. Melalui kolaborasi ini, kami berharap tercipta inovasi pembelajaran berbasis teknologi, riset kolaboratif antarnegara, serta pengembangan kapasitas dosen dan mahasiswa yang lebih luas,” ujarnya.

Selain itu, Yasir menyampaikan apresiasi terhadap pengalaman OUM yang selama puluhan tahun konsisten menyediakan pendidikan berkualitas untuk masyarakat lintas usia dan profesi. Ia menilai, jejak panjang OUM menjadi inspirasi bagi UT untuk terus berinovasi dalam pendidikan jarak jauh yang inklusif dan adaptif terhadap kebutuhan zaman.

Norhayati Razali menanggapi positif langkah UT Medan. Ia menekankan pentingnya kerja sama berkelanjutan, mulai dari riset bersama, pertukaran akademik, hingga pengabdian masyarakat lintas negara. “Kami melihat banyak potensi yang bisa dikembangkan antara OUM dan UT, terutama dalam joint research, community service, serta penguatan kurikulum berbasis digital learning. Dunia pendidikan kini menuntut kolaborasi, bukan kompetisi,” kata Norhayati.

Kunjungan ini diwarnai diskusi intens tentang peluang kerja sama konkret di masa depan. Kedua pihak sepakat mengeksplorasi program pertukaran mahasiswa dan dosen, serta pelatihan bersama di bidang teknologi pendidikan. Acara diakhiri dengan sesi foto bersama di halaman kampus OUM Penang, simbol komitmen melanjutkan sinergi positif antar kedua lembaga.

Dengan kunjungan ini, UT mempertegas dirinya sebagai jembatan kolaborasi regional, yang memadukan inovasi pendidikan jarak jauh dengan jejaring internasional kuat. Langkah strategis ini tidak hanya mempererat hubungan akademik Indonesia–Malaysia, tetapi juga menegaskan peran UT dalam mencetak sumber daya manusia unggul di Asia Tenggara. Dari Penang, UT membuktikan bahwa pendidikan terbuka adalah kunci untuk membangun generasi siap global, sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi, inovasi, dan sinergi dalam era pendidikan digital.