UT Gandeng Pemerintah Daerah untuk Meningkatkan APK Pendidikan Tinggi

Universitas Terbuka (UT) menandatangani Nota Kesepahaman dengan 4 Pemerintah Daerah (Pemda) diantaranya yaitu Pemrov Bali, Pemrov Kaltim, Pemkot Tangerang Selatan dan Pemkot Tebing Tinggi. Acara ini dilaksanakan di tengah-tengah pelaksanaan upacara wisuda periode II Tahun Akademik 2021/2022 pada Selasa (23/08/2022) di Universitas Terbuka Convention Center (UTCC). Acara dihadiri oleh Rektor UT Prof. Ojat Darojat, M.Bus., Ph.D., Gubernur Provinsi Bali Dr. Ir. Wayan Koster M.M., Gubernur Kalimantan Timur Dr. Ir. H. Isran Noor, M.Si., Walikota Tangerang Selatan Drs. H. Benyamin Davnie, PJ Walikota Tebing Tinggi Sumatera Utara Muhammad Dimiyathi, S.Sos., M.TP., Direktur UPBJJ-UT Denpasar Agus Tatang Sopandi, S.Sn., M.Pd., Direktur UPBJJ–UT Samarinda Drs. Rusna Ristasa, M.Pd., Direktur UPBJJ–UT Medan Dra. Yusrafiddin, M.Pd., Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Dra. Dewi Artati Padmo Putri, M.A., Ph.D., beserta jajaran pimpinan UT lainnya.

Dalam sambutannya Rektor UT menyampaikan bahwa untuk memberikan akses pendidikan tinggi kepada masyarakat di daerah-daerah, UT bekerja sama dengan Pemerintah Daerah. Beliau berharap melalui jalinan kerja sama yang terbina, UT dapat lebih optimal berpartisipasi meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul dan berdaya saing menuju Generasi Indonesia Emas. Angka Partisipasi Kasar (APK) Perguruan Tinggi. Harapan-harapan UT untuk dapat berperan aktif dalam pembangunan bangsa pasca pandemi sulit terwujud tanpa dukungan berbagai pihak. Pada kesempatan ini Rektor mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Provinsi Bali, Gubernur Kalimantan Timur, Walikota Tangerang Selatan dan Walikota Tebing Tinggi Sumatera Utara atas dukungan yang diberikan kepada UT dalam memberikan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat dan dalam rangka merealisasikan Pasal 31 UUD 1945 terkait dengan hak untuk mendapatkan pendidikan tinggi.

Gubernur Provinsi Bali mendukung peran Universitas Terbuka guna meningkatkan APK Perguruan Tinggi yang sekarang mencapai 34% dimana target minimum sebaiknya adalah 40%. Beliau berharap UT dapat semakin dicintai dan mendapat respon yang positif dari masyarakat Indonesia. Dilihat dari jumlah mahasiswa UT yaitu 350.000 dan ditambah dari jumlah lulusan wisudawan yang mencapai pada hari ini 1.680 membuktikan bahawa UT semakin dikenal oleh masyarakat. Disamping itu beliau juga berharap lulusan UT dapat bersaing dan mengikuti perkembangan global. UT memainkan peranan penting dalam arus global di masa yang akan datang. Sebagai penutup beliau berkata, “tidak ada negara satu pun di dunia yang mampu bersaing tanpa SDM yang berkualitas dan berdaya saing.” Bagi Pemerintah Kota Tangerang Selatan kerja sama adalah sebuah kebutuhan dan solusi dari keterbatasan-keterbatasan pada program pembangunan daerah. Pada kesempatan ini Walikota Tangerang Selatan menyampaikan bahwa pengembangan SDM melalui pendidikan tingi memegang peranan penting bagi kemajuan Kota Tangerang Selatan di masa yang akan datang. Dengan memiliki SDM unggul, kemajuan dalam segala bidang tentu dapat dengan mudah diraih. Beliau berharap kerja sama yang terjalin antara Kota Tangerang Selatan dengan UT dapat membawa dampak yang besar bagi masing-masing institusi.

Pada sambutannya, PJ Walikota Tebing Tinggi Sumatera Utara menuturkan Kota Tebing Tingi menjadi kota penyangga ekonomi khusus karena memiliki destinasi wisata yaitu Danau Toba dan pelabuhan internasional Kuala Tanjung. Oleh karena itu, Kota Tebing Tinggi harus menyediakan SDM yang berkualitas sesuai dengan visi misi Kota Tebing Tinggi yaitu “Kota Jasa Perdagangan dengan SDM yang Beriman.” Dengan kerja sama yang terjalin dengan UT, Tebing Tinggi akan menghadirkan Perguruan Tinggi di Kota Tebing Tinggi dan sekitarnya. Pada kesempatan ini, PJ Walikota Tebing Tinggi Sumatera Utara mengucapkan selamat kepada UT yang sedang bertransformasi dari Perguruan Tinggi Badan Layanan Umum (BLU) menjadi Perguruan Tinggi Badan Hukum untuk menjadi Perguruan Tinggi yang mandiri.

Gubernur Kalimantan Timur menyampaikan bahwa dalam 3,7 juta penduduknya, kebanyakan lulusannya adalah dari UT. Untuk itu, kerja sama dengan UT sangatlah penting. Beliau menambahkan bahwa UT merupakan Perguruan Tinggi yang dapat menjawab tantangan global, di mana sistem pendidikan di Indonesia beralih menjadi secara online baru berubah selama 2 tahun ini. UT telah mengembangkan sistem pendidikan online tersebut sejak 38 tahun yang lalu.

Penandatanganan Nota Kesepahaman dilakukan oleh Rektor UT dengan Gubernur Provinsi Bali didampingi oleh Direktur UPBJJ – UT Denpasar mengenai Pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi di Provinsi Bali, dilanjutkan penandatanganan Nota Kesepahaman oleh Rektor dengan Gubernur Kalimantan Timur didampingi oleh Direktur UPBJJ – UT Samarinda mengenai Kerja Sama Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Kepada Masyarakat, kemudian penandatanganan Nota Kesepahaman oleh Rektor dengan PJ Walikota Tebing Tinggi Sumatera Utara didampingi oleh Direktur UPBJJ – UT Medan mengenai Kerja Sama Pendidikan, Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat, Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia, dan Pelayanan Perizinan Terpadu di Kota Tebing Tinggi serta penandatanganan Nota Kesepahaman oleh Rektor dengan Walikota Tangerang Selatan didampingi oleh ketua LPPM UT mengenai Penyelenggaraan Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Kepada Masyarakat.