Pemkab Merangin dan UT Bersama Tingkatkan Kualitas SDM

Amanat pemerintah Indonesia dalam hal mencerdaskan kehidupan bangsa dengan mencetak sumber daya manusia unggul, kreatif, dan mandiri melalui sistem belajar jarak jauh dan terbuka, maka beberapa institusi melirik Universitas Terbuka untuk dapat mewujudkan capaian tersebut.

Dengan fleksibilitas tinggi dan daya jangkau yang luas, menjadikan Universitas Terbuka (UT) pilihan utama bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merangin, Jambi, Sumatera untuk menjalin kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan pengembangan sumber daya manusia, serta penggunaan sarana dan prasarana dengan memanfaatkan sumber daya yang dimiliki kedua belah pihak. Pada Rabu, 20 Juli 2022, di Universitas Terbuka Convention Center (UTCC), dilakukan penandatanganan kerja sama secara luring  antara UT dengan Pemkab Merangin, Provinsi Jambi.

Kerja sama ini terjalin melalui koordinasi dengan UPBJJ-UT Jambi, dimana dalam kesempatan tersebut hadir Direktur UT-Jambi, Yasir Riady, S.S., M.Hum. Kerja sama dengan Pemkab Merangin untuk akses pendidikan di wilayah Kabupaten Merangin direalisasikan dalam upaya untuk pengembangan kompetensi masyarakat di Kabupaten Merangin khususnya untuk mengenyam pendidikan tinggi di UT.  Penandatanganan nota kesepahaman antara Rektor UT yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Pengembangan Institusi dan Kerja Sama, Rahmat Budiman, M.Hum., Ph.D. dengan Bupati Pemkab Merangin, H. Mashuri di UTCC tersebut, dihadiri juga oleh Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum, Prof. Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si.

Dalam sambutannya, Bapak Rahmat menyampaikan apresiasinya kepada Pemkab Merangin, karena dapat bekerja sama dengan UT. Ada beberapa kerja sama yang dapat digarap bersama antara UT antara lain peningkatan kompetensi dan kualifikasi aparatur desa. Dengan Layanan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), calon mahasiswa potensial, misal para guru dan aparatur desa, ataupun para Aparatur Sipil Negara (ASN) bisa saja mendapatkan pengakuan atas capaian pembelajaran yang dicapai sebelumnya, baik melalui pendidikan formal, non-formal, informal, pelatihan-pelatihan terkait dengan pekerjaannya atau penghargaan yang pernah diraih. Pendidikan dan pengalaman tersebut dapat diakui menjadi sejumlah Satuan Kredit Semester (SKS). “Calon mahasiswa tetap dapat melayani masyarakat dan tetap dapat kesempatan untuk meningkatkan kompetensi dan kualifikasinya,” ucap Pak Rahmat.

Bupati Merangin sangat antusias dengan program-program dari UT, khususnya program yang dapat diberikan ke para ASN Pemkab Merangin. Menurutnya, UT merupakan solusi yang tepat untuk meningkatkan kompetensi para ASN, karena mereka tidak perlu meninggalkan pekerjaannya saat menempuh pendidikan tinggi. "Saya mendorong para ASN untuk menjadi mahasiswa UT yang fleksibel, “ tegas Pak Bupati Merangin.

Beliau menyampaikan akan mensosialisasikan UT ke masyarakat khususnya para ASN di Kabupaten Merangin dan beliau juga siap untuk menghibahkan lahan untuk UT. Dengan demikian peningkatan kualitas SDM di wilayah Kabupaten Merangin dapat tercapai dengan cepat. Terakhir, beliau berharap MoU ini akan dapat segera diimplementasikan dengan berbagai kerja sama untuk kemaslahatan bersama.