UT dan Manulife Indonesia Tandatangani PKS demi Pemerataan Pendidikan di Indonesia

Pendidikan yang berkualitas merupakan hal yang sangat esensial dan menjadi fokus utama seluruh institusi penyelenggara pendidikan. Namun, tidak hanya kualitas yang terjamin, pemerataan pendidikan yang diberikan juga harus menjadi fokus. Indonesia merupakan negara yang tersebar luas dari Sabang sampai Merauke. Pada faktanya, tentu saja pemerataan pendidikan merupakan tantangan tersendiri bagi seluruh penyelenggara pendidikan di Indonesia.

Universitas Terbuka (UT) selalu senantiasa berupaya untuk menjangkau yang tidak terjangkau, memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi seluruh lapisan masyarakat. Dalam upayanya memberikan kesempatan pendidikan bagi semua orang.  Kesempatan melanjutkan studi pada jenjang pendidikan tinggi untuk semua ini tidak hanya dalam konteks yang berkebatasan jarak, namun juga bagi orang-orang yang berkebutuhan khusus. UT menjalin hubungan kerja sama dengan Manulife Indonesia terkait pemberian beasiswa kepada mahasiswa/i dengan kebutuhan khusus (tunarungu). Total terdapat 20 mahasiswa dari UPBJJ-UT Jakarta yang sebelumnya telah diseleksi bagi yang menerima beasiswa tersebut. Manulife Indonesia mendonasikan dana sebesar USD15.000 dalam bentuk beasiswa penuh selama 8 (delapan) semester untuk ke-20 mahasiswa tersebut. 

Pada Rabu (29/06/2022), dilaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) oleh UT dan Manulife secara luring yang bertempat di Kantor Pusat Manulife Indonesia di Gedung Sampoerna Strategic Square South Tower lantai 3A. PKS kedua pihak ini ditandatangani oleh Wakil Rektor Bidang Pengembangan Institusi dan Kerjasama UT Rahmat Budiman, S.S., M.Hum., Ph.D., bersama dengan sejumlah direksi dari Manulife Indonesia yaitu Direktur Kepatuhan Manulife Indonesia Apriliani T. Siregar dan Direktur & Chief Employee Benefits dan Syariah Distribution Manulife Indonesia Karjadi Pranoto. Turut hadir pula Direktur UPBJJ UT Jakarta Ir. Edward Zubir, M.M., Head of Branding, Creative & Marketing Campaign Manulife Indonesia Sentot Aryawan Sasongko, serta Head of Corporate Communication, CSR & Broadcasting Manulife Indonesia Ruthania Martinelly. Sebagai perwakilan penerima beasiswa, hadir pula 2  (dua) mahasiswa/i berkebutuhan khusus yang didampingi oleh Ketua Pramuka Kwarcab Jakarta Utara H. R. Budi Sulistiono. Pada pembukaan acara, Presiden Direktur & CEO Manulife Indonesia, Ryan Charland, menyempatkan untuk hadir dan melakukan sesi foto bersama dan ramah tamah dengan Wakil Rektor Bidang Pengembangan Institusi UT Rahmat Budiman bersama dengan 2 (dua) mahasiswa penerima beasiswa tersebut. Setelahnya, diselenggarakan penandatanganan PKS oleh kedua pihak.

Menurut Apriliani T. Siregar, program beasiswa dengan UT merupakan upaya Manulife Indonesia untuk memberikan akses pendidikan yang inklusif untuk menciptakan lapangan kesempatan yang lebih merata bagi semua kalangan. Hal ini merupakan bentuk komitmen Manulife Indonesia untuk menghormati hak setiap orang dalam memiliki masa depan yang lebih baik. Apriliani juga menambahkan, landasan dari beasiswa ini merupakan pilar dari Global Impact Agenda yang diusung oleh Manulife Indonesia. Dalam sambutannya, Rahmat Budiman mengucapkan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya atas kesediaan dan keramahan Manulife Indonesia dalam penerimaan perwakilan dari UT sebagai tamu undangan yang hadir.

Rahmat Budiman menyatakan bahwa UT selalu berusaha menjangkau yang tidak terjangkau. Karenanya, pemberian beasiswa ini diharapkan mampu memberikan kesempatan, tidak hanya bagi 20 mahasiswa penerima beasiswa, tetapi juga menjadi contoh dan inspirasi bagi seluruh calon mahasiswa berkebutuhan khusus. Bahwa semua orang berhak dan dapat memiliki pendidikan tinggi yang layak dan berkualitas. Selain berterima kasih dan mengucapkan selamat kepada perwakilan mahasiswa yang hadir, Rahmat Budiman berpesan, "Beasiswa ini bukan merupakan sebuah hadiah. Melainkan kepercayaan dan amanah bagi saudara/i sekalian. Buktikan kepada orangtua, teman, seluruh masyarakat. Jadilah inspirasi dan contoh dengan berkuliah di UT, semua orang berhak mendapat kesempatan yang sama."

Acara pun diakhiri dengan sesi ramah tamah dan foto bersama. Penjalinan hubungan kerja sama dengan Manulife Indonesia merupakan langkah nyata UT dalam memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi seluruh calon mahasiswa Indonesia, terutama yang berkebutuhan khusus. Di Indonesia, banyak kondisi-kondisi yang dialami oleh calon mahasiswa/i yang menjadi hambatan bagi mereka dalam memperoleh pendidikan tinggi. UT selalu berusaha memberikan jawaban dan membuka jalur untuk menjawab tantangan ini. Misi UT dalam memberikan pendidikan tinggi bagi seluruh masyarakat tanpa pengecualian, selalu dijalankan dengan upaya yang berkomitmen tinggi. Dengan pemberian beasiswa ini. UT mengharapkan agar seluruh calon mahasiswa berkebutuhan khusus yang ingin mengenyam bangku pendidikan tinggi tidak berkecil hati, karena UT selalu senantiasa memberikan solusi demi memajukan pendidikan di tanah air kita ini.