Atlet Berprestasi Dunia Kuliah di UT

“Temu Public Figure 2022 (TPF)” merupakan salah satu acara rutin dari rangkaian kegiatan Dies Natalis Universitas Terbuka (UT). Acara yang sarat dengan makna, mengajak para mahasiswa untuk lebih mengenal dan bangga dengan UT karena UT dikelilingi oleh mahasiswa yang telah menjadi Public Figure. TPF yang dirancang dengan talkshow ringan dan penuh canda ini dilaksanakan bersamaan dengan Pembukaan Disporseni 2022 dan Dies Natalis ke 38 UT, pada Rabu, 22 Juni 2022 di UTCC. Kegiatan turut disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube UT TV.

Kali ini Talkshow Temu Public Figure 2022 mengundang tiga pria tampan, mahasiswa UT penuh prestasi baik secara profesional maupun secara akademis, yaitu Muhammad Albagir, Marvin Alexa Wossiry, dan Candra Wijaya yang merupakan mahasiswa-mahasiswa dari program studi manajemen Fakultas Ekonomi UT. Kehadiran ketiga atlet sekaligus public figure ini disambut meriah oleh seluruh hadirin yang berada di UTCC dan juga yang hadir secara daring melalui Zoom.

Muhammad Albagir adalah kiper Timnas Futsal Indonesia peraih penghargaan kiper terbaik AFF 2022. Pria tampan yang lebih akrab disapa “Bagir” ini berbagi cerita tentang proses bagaimana ia akhirnya memilih UT sebagai universitas untuk studi perguruan tingginya. Dari dorongan kedua orang tuanya yang mengutamakan pendidikan, Bagir mengungkapkan sempat mencari universitas yang menyediakan kelas karyawan agar tetap dapat menjalankan aktivitasnya sebagai atlet. Namun, kakaknya menyarankan Bagir untuk kuliah di universitas yang menjalankan sistem pembelajaran jarak jauh melalui online learning yaitu Universitas Terbuka. UT menjadi jawaban untuk atlet seperti Bagir yang tetap ingin melanjutkan pendidikan sarjana di tengah kesibukannya sebagai atlet timnas. Dengan IPK 3,45 Bagir menyampaikan bahwa ia merasa terbantu baik dari sistem belajar UT maupun dari segi layanan UT yang selalu siap memberi solusi atas segala masalah yang dihadapi selama proses belajar.

Selain itu, Bagir turut menyarankan agar masyarakat dan terutama atlet Indonesia untuk melanjutkan studinya di Universitas Terbuka. Sebagai orang yang tidak suka ribet, Bagir merasa puas akan sistem UT yang fleksibel. UT sebagai salah satu universitas terbaik di Indonesia memberikan kesempatan bagi mahasiswanya untuk bekerja dan menjalani hobi tanpa meninggalkan pendidikan.

Turut hadir Marvin Alexa Wossiry atau yang akrab dipanggil “Marvin”, pemain anchor timnas futsal Indonesia dan peraih runner up Piala AFF Futsal 2022 di Thailand. Walaupun merupakan atlet dengan kesibukan tinggi, Marvin tetap termotivasi untuk melanjutkan pendidikan setelah melihat banyak dari rekan atlet yang telah memiliki gelar sarjana. “Kalau orang lain bisa, kenapa saya gak bisa” ujarnya. Universitas Terbuka dengan sistem pembelajaran online banyak disarankan oleh orang-orang di sekitar Marvin. Setelah berkuliah di UT selama 3 semester, Marvin merasa bahwa dengan sistem UT yang fleksibel ini memungkinkannya untuk tetap berkuliah di tengah kesibukan jadwal tanding dan latihan yang sangat padat. Prestasi Marvin di bidang pendidikan ditunjukkan dengan IPK 3,64 yang diraihnya.

Marvin kemudian mengajak masyarakat terutama mereka yang baru lulus SMA untuk melanjutkan Pendidikan di Universitas Terbuka. UT membantu mereka yang sibuk untuk tetap menjalankan kewajiban belajar. Dengan kuliah di UT, mahasiswa akan memiliki lebih banyak pilihan untuk bebas berkarir dan berkarya di luar kegiatan kampus. Selain itu, ia juga menyampaikan harapannya agar UT turut dapat mendukung mahasiswa berprestasi dari cabang olahraga lainnya dengan memberikan beasiswa.

Satu lagi, yang ikut membanggakan, Atlet Nasional Bulu tangkis peraih medali emas Olimpiade Sydney 2000, pemenang World Champion 1997, dan All England Champion tahun 1999 sampai 2003 Chandra Wijaya, turut hadir sebagai mahasiswa baru di UT. Chandra terus aktif dan berkomitmen sebagai atlet, pelatih, dan pembina. Pada 2011, ia membangun hall bulu tangkis berstandar internasional di BSD Serpong guna mendukung atlet-atlet bulu tangkis di Indonesia. Selain aktif dalam dunia olahraga, Chandra selalu mencari peluang untuk dapat melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi. Namun, karena kesibukannya selama ini, banyak kesempatan dari universitas lain yang terlewat. Maka dari itu, atas rekomendasi dari berbagai pihak, ia memutuskan untuk ikut bergabung dengan UT. Universitas yang memberikan kenyamanan dan kemudahan dalam proses pembelajaran.

Ayo mahasiswa UT kalian harus bangga dengan alamamatermu.