Gelar FGD, UT Bidik 1 Juta Mahasiswa

Pada hari jum’at (11/03/2022) Universitas Terbuka menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) mengenai arah PTN-BH dengan tema Transformasi UT Menuju PTN-BH. Acara tersebut dikemas lebih santai dengan pelaksanaan secara luring di Universitas Terbuka Convention Center (UTCC) dan diselenggarakan secara online melalui Zoom dengan dihadiri seluruh pimpinan dan civitas akademika kantor UT Pusat maupun  UPBJJ-UT seluruh Indonesia. Acara tersebut dihadiri oleh Prof. Drs. H. Mohamad Nasir, Ak., M.Sc., Ph.D sebagai narasumber yang saat ini menjabat sebagai Staf Khusus Wakil Presiden Republik Indonesia periode 2019-2024.

Acara tersebut dimoderatori oleh kepala PPHIK Dr. Maya Maria S.E., M.M. dan terdapat sambutan dari Prof. Ojat Darojat, M.Bus., Ph.D. selaku Rektor Universitas Terbuka. Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) ini membahas mengenai target yang ingin diraih oleh Universitas Terbuka sebanyak 1 Juta mahasiswa melalui peningkatan kualitas daya jangkau layanan dan sistem pembelajaran jarak jauh. Untuk mewujudkan tantangan tersebut, UT pun gencar mempersiapkan berbagai upaya. Salah satu bentuk usaha yang dilakukan UT adalah bertransformasi menjadi Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH).

 

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Drs. H. Mohamad Nasir, Ak. , M.Sc., Ph.D menyampaikan, bahwa mahasiswa UT telah mencapai angka yang sangat signifikan pada tahun 2022.1. Untuk melayani masyarakat melalui pembelajaran terbuka dan jarak jauh, UT terus berusaha untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dengan menjangkau masyarakat di seluruh pelosok negeri hingga mancanegara untuk mengenyam pendidikan tinggi melalui platform Learning Management System (LMS) yang menerapkan fitur (user friendly) kemudahan untuk para mahasiswa.

Sebagai apresiasi pencapaian semester ini, acara Focus Group Discussion tersebut melakukan penyambutan kepada mahasiswa baru secara simbolis dengan Penyematan jaket almamater yang diberikan kepada perwakilan mahasiswa baru, yakni peraih Emas Bulutangkis Cabang Bulu Tangkis Olimpiade Sydney 2000, Candra Wijaya. “Terima kasih kepada Universitas Terbuka, ini merupakan pengalaman baru sebagai dorongan yang positif bagi saya dan para atlet untuk mendapatkan ilmu  pengetahuan baru di luar olahraga” ucap Candra Wijaya. 

Tidak hanya itu, Universitas Terbuka kembali memperoleh prestasi dengan ditandai penganugerahan Rekor MURI dalam tiga kategori sekaligus sebagai penutup acara Focus Group Discussion. Penganugerahan Rekor MURI tersebut memiliki kategori sebagai berikut; yang pertama, jumlah mahasiswa terbanyak S1, S2, dan S3 sebanyak 345.529 (data MURI masih berjalan hingga tutup registrasi jumlah mahasiswa mencapai 346.634 mahasiswa 11 Maret 2022), yang kedua, kelas virtual terbanyak yaitu 44.087 kelas, dan yang ketiga, mahasiswa baru terbanyak sebanyak 57.336 mahasiswa.