UT Selenggarakan ISBEST 4th dan COPSI 3rd

Fakultas Ekonomi Universitas Terbuka (FE-UT) kembali sukses menyelenggarakan International Seminar on Business, Economics, Social Science And Technology (ISBEST 4th) yang mengambil tema “Sustainable Economics Boosters to Strengthen the Economy”. Termasuk dalam rangkaian acara diselenggarakan juga Competition of Public Sector Innovation Award (COPSI 3rd). Kegiatan yang diselenggarakan secara daring pada 27-28 November 2021 ini bekerja sama dengan Asosiasi Pengajar Akuntansi Sektor Publik (APSAE) dan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). Melalui kegiatan ini UT mengajak dan memberi kesempatan para akademisi, praktisi, peneliti, dan mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu untuk berbagi penelitian dan gagasan melalui panel seminar.

Kegiatan ISBEST 4th didahului dengan kegiatan COPSI 3rd yang mengambil tema “Value for the public money, invention and innovation”. Kegiatan dibuka oleh ketua panitia Dr. Hendrian, S.E., M.Si., ketua jurusan akuntansi pada FE-UT. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa salah satu kunci kesuksesan suatu organisasi atau layanan sektor publik adalah inovasi. Hal ini sejalan dengan pesan dari Presiden Joko Widodo yaitu untuk mengembangkan berbagai inovasi dalam rangka meningkatkan pelayanan sektor publik. Salah satu faktor kurangnya inovasi adalah kurangnya apresiasi kepada para pegiat untuk berinovasi. Harapannya COPSI ini akan memfasilitasi para akademis, praktisi dan masyarakat umum lainya untuk menciptakan dan merepresentasikan inovasi produk sektor publik mereka.

Prof. Dr. Ali Muktiyanto, M.Si. Plt. Dekan FE-UT, sebelum membuka resmi kegiatan ini menyampaikan latar belakang pemilihan tema COPSI 3rd, Value for the public money, invention and innovation. Pada umumnya, kegiatan pengembangan inovasi dibiayai dan dikelola oleh negara maka dari itu harus mengedepankan aspek akuntabilitas dan mampu memberi hasil konkret yang dapat dirasakan masyarakat luas. Terkait era masyarakat 4.0 dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang pesat di dunia maka penting bagi kita untuk terus berinovasi. COPSI bertujuan untuk meningkatkan kualitas produk inovasi sektor publik sehingga bisa memberikan manfaat yang nyata kepada masyarakat.

Ketua Ikatan Akuntan Indonesia-Kompartemen Akuntan Pendidik (IAI-KAPd) Prof. Dr. Dian Agustia, SE., M.Si., Ak. Beliau menyampaikan bahwa peran akuntan sangat penting untuk menjaga kredibilitas di sektor publik. Prof. Dian berharap selain sebagai ajang kompetisi COPSI juga dapat menjadi sarana belajar dan networking.

Ketua Forum Dosen Akuntansi Publik (FDAP) Dr. Harnovinsah, Ak., M.Si., CA., CIPSAS., CMA, CPRS. berharap kegiatan tahunan ini bisa disempurnakan dan diterapkan di lapangan. “Saya harap hasil dari kegiatan ini nanti memberikan dampak dan diimplementasikan untuk memperbaiki pelayanan publik”.

Sambutan terakhir dari Asosiasi Pengajar Akuntansi Sektor Publik (APSAE), Prof. Indra Bastian, Ph.D., M.B.A., CA., CMA. Menurutnya COPSI merupakan ajang kompetisi yang sangat baik terutama untuk para akuntan di sektor publik yang dituntut untuk akuntabel. “COPSI is mainly about appreciation of our value and appreciation of innovation”.

Juri COPSI 3rd 2021 adalah Rahmadi Murwanto, Ak., M.Acc., M.B.A., Ph.D , Direktur PKN STAN, Prof. Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si., Dekan Fakultas Ekonomi-Universitas Terbuka, Vivienne T. Edger, Conscious Flow, New Zealand, Dr. Rida Perwitasari, FDAP, Assoc. Prof. Oluwatoyin, ICAN Nigeria, District Malaysia, Dr. Dian Anita Nuswantara, APSAE dan Moh. Mahsun, SE., M.Si., Ak, CA, CPA, CFra, CertiPSAS, Ph.D. Direktur APSAE selaku koordinator juri.

Para peserta yang berhasil mengikuti COPSI 3rd kali ini antara lain Universitas Terbuka, Universitas Sharia, Universitas Gajah Mada, Politeknik Keuangan Negara Sekolah Tinggi Akuntansi Negara, Universitas Esa Unggul dan UMKM dari Provinsi Lampung.

Seminar ISBEST 4th berlangsung pada Minggu 28 November 2021. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Rektor UT, Prof. Ojat Darojat, M.Bus., Ph.D., beliau menyampaikan bahwa ISBEST 4th ini bertujuan untuk mengeksplorasi tantangan di masa pasca pandemi Covid-19 untuk mendorong ekonomi yang berkelanjutan. Rektor menambahkan pasca pandemik Covid-19 untuk mendorong ekonomi yang berkelanjutan. “Upaya pemulihan ekonomi tidak mudah dan maka dari itu kita perlu suatu inovasi dan kolaborasi dengan pendekatan pemerintah, swasta, industri dan institusi pendidikan”. UT bertekad untuk terus ikut berperan dalam menyukseskan perkembangan ekonomi yang berkelanjutan. “Kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk mendukung tercapainya tujuan dari pembangunan ekonomi berkelanjutan”.

Pembicara utama pada seminar ISBEST 4th Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani Indrawati, S.E., M.Sc., Ph.D yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi Makro dan Keuangan Internasional, Dr Wempi Saputra, SE., MPF. Dalam sambutannya, Dr. Wempi mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tahunan UT ini karena dapat terus berbagi ilmu ke masyarakat luas melalui platform digital. Melalui webinar ini diharapkan masyarakat luas dapat belajar dari para pembicara khususnya terkait pengelolaan pemulihan perekonomian pasca pandemik yang akan memunculkan permasalahan baru dan bagaimana cara untuk menghadapinya.

Di hari terakhir juga diumukan para pemenang dari kegiatan COPSI 3rd.

No

Juara

Nama

Institusi

Produk Inovasi

1

Juara 1

Faiz Zamzami, Faridiah Aghadiati Fajri, Irkham Huda

UGM

 SIK BUMDes

2

Juara 2

 

Maryadi, Syanni Yustiani, Miftahul Hadi;

PKN-STAN

Kementerian Keuangan; Accounthinkpark.com

3

Juara 3

Sopian, Maryadi, Asqolani 

PKN STAN

Village-Owned Enterprises Accounting System - BUMDESKEU

 

4

Juara favorit

Widianto

Universitas Terbuka

Pemantauan Kerawanan Sosial di Provinsi Jawa Tengah Berbasis Website.