UT Tandatangi Perjanjian Kerja Bersama dengan Kemendesa PDTT

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT) Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi (PPKTrans) mengadakan Forum Komunikasi Transmigrasi (Forkasi) Regional II 2021 bertajuk “Revitalisasi Kawasan Transmigrasi Mendukung SDGs Desa" di The Sultan Hotel & Residence, Kamis (27/5/2021).

Forum dibuka dengan sambutan dari Menteri Desa PDTT RI Drs. A. Halim Iskandar, M.Pd. Gus Menteri sapaan akrabnya, memaparkan bahwa transmigrasi akan terus ada dalam tujuan pertumbuhan dan pemerataan di Indonesia. Ia mengapresiasi kementerian dan lembaga dalam pengelolaan transmigrasi sehingga menciptakan kehidupannya lebih baik bagi transmigran. Ia menambahkan bahwa transmigrasi tidak selalu pembukaan lokasi baru melainkan revitalisasi desa yang diharapkan dapat membangun desa serta memberikan manfaat lebih luas.

Dalam forum tersebut juga diadakan penandatanganan Perjanjian Kerja Bersama antara Kemendesa PDTT dengan beberapa perguruan tinggi. Universitas Terbuka (UT), sebagai salah satu Perguruan Tinggi Negeri, sepakat untuk melakukan hubungan kerja sama melalui Direktorat Jenderal Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal. Kerja sama ini bertujuan untuk mengembangkan SDM di desa. Hal tersebut akan diwujudkan dalam program sertifikat untuk guru pendidikan anak usia dini di Kabupaten Sorong.

Perjanjian Kerja Bersama ditandatangani oleh Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM-UT) Dra. Dewi Artati Padmo Putri, M.A., Ph.D. dan Direktur Jenderal Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal Ir. Eko Sri Haryanto, M.M yang didampingi oleh Rektor UT Prof. Ojat Darojat, M. Bus., Ph.D.