Setneg – UT Kerjasama Kembangkan Kompetensi SDM

Universitas Terbuka (UT)  untuk kesekian kalinya kembali digandeng institusi lain dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas. Kali ini giliran Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) yang melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan UT pada hari Jumat (6/11/2020). Acara berlangsung di Ruang Sidang Gedung Serba Guna UT. Penandatanganan dilakukan oleh Rektor UT Prof. Ojat Darojat, M.Bus., Ph.D. dan Sekretaris Menteri Sekretariat Negara Drs. Setya Utama, M.Si. dan dihadiri oleh jajaran pimpinan UT dan Kementerian Sekretariat Negara.

Rektor UT Prof. Ojat Darojat, M.Bus., Ph.D. menyambut baik rencana kerja sama ini. Dalam sambutannya Rektor menyampaikan bahwa UT telah memiliki pengalaman lebih dari 35 tahun sebagai Perguruan Tinggi Negeri yang menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh di Indonesia. Sistem pendidikan ini dapat memberikan kemudahan bagi mahasiswanya karena sifatnya yang fleksibel, dan dapat menjangkau hingga ke seluruh pelosok negeri. Saat ini UT telah memiliki lebih dari satu juta alumni yang tersebar di seluruh Indonesia maupun luar negeri. Baru – baru ini kualitas UT dibuktikan dengan adanya 9.436 alumni yang lulus seleksi CPNS 2019, dan menjadi lulusan perguruan tinggi terbanyak yang lulus pada seleksi tersebut. Dengan segala fasilitas dan kualitas yang diberikan oleh UT, diharapkan juga dapat membantu perguruan tinggi maupun institusi lainnya dalam penerapan pendidikan jarak jauh.

Sementara Drs. Setya Utama, M.Si. menyampaikan bahwa salah satu alasan Kemensetneg ingin bekerja sama dengan UT karena melihat UT sebagai kampus yang fleksibel, ‘kampus rakyat’ yang dalam arti dapat menjangkau yang tidak terjangkau, ditambah dengan pengalaman UT sebagai pelopor distance learning. Lebih lanjut, Setya menyampaikan bahwa saat ini Kemensetneg mulai menerapkan pembelajaran jarak jauh, memberikan kesempatan kepada pegawai untuk mendapatkan pendidikan S1. Kerja sama ini diharapkan dapat membantu Kemensetneg dalam penerapan sistem pembelajaran jarak jauh, terutama dalam melengkapi aplikasi dan modul – modul atau konten pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan kementerian. Setelah penandatanganan, dilakukan pertukaran cinderamata dan foto bersama.