Hadirkan Ketua PB NU, UT Gelar Halal Bihalal secara Virtual

Seperti tahun-tahun sebelumnya, tradisi yang dilaksanakan di Universitas Terbuka (UT) setelah Hari Raya Idul Fitri adalah Halal Bihalal. Begitu pula dengan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1441 H. Namun, ada nuansa yang sedikit unik dan berbeda pada Halal Bihalal tahun ini yaitu pelaksanaan Halal Bihalal secara virtual melalui platform Microsoft Teams karena kondisi pandemi Covid-19 yang membatasi kegiatan tatap muka secara langsung. Halal bihalal yang mengangkat tema “Islam Rahmatan Lil’alamin Perekat Persatuan dan Kebersamaan” ini digelar pada hari Selasa (9/6/2020 ) yang diikuti oleh seluruh pimpinan, pegawai, dan mahasiswa UT.

Acara diawali dengan sambutan dari Rektor UT  Prof. Ojat Darojat, M.Bus., Ph.D. Dia menyampaikan rasa syukur meskipun dalam kondisi pandemi Covid-19 ini masih dapat bersilaturahmi dengan seluruh pegawai dan mahasiswa UT baik di dalam maupun di luar negeri. Dalam kesempatan yang sama, Ojat menyampaikan bahwa UT yang sudah memiliki pengalaman selama 35 tahun dalam memberikan layanan virtual, saat ini banyak dimanfaatkan juga oleh perguruan tinggi lain. Oleh karena itu, UT terus berusaha untuk menguatkan persatuan dan kesatuan bangsa melalui Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) yang dapat dijangkau hingga ke pelosok negeri. “Saya berharap kegiatan Halal Bihalal ini dapat memberikan manfaat yang positif bagi semua,” kata Ojat.

Di tempat terpisah yakni dari Kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PB NU), Ketua PB NU Prof. Dr. KH. Said Aqil Siroj, M.A. selaku pembicara menyampaikan bahwa agama Islam merupakan agama penuh cinta, damai dan rukun. Menurutnya, tidak boleh ada pemusuhan antar ras, agama, suku, warna kulit dan bangsa kecuali jika melanggar hukum. “Sebagai muslim, kita harus mengedepankan amanat insaniyah yaitu membangun hidup yang rukun dan harmoni,” katanya.  

Di akhir ceramah, KH. Said Aqil Siroj berpesan agar kita semua memperkuat persaudaraan antar sesama muslim maupun dengan pemeluk agama lainnya. Halal Bihalal ini diakhiri dengan doa penutup oleh Dosen FKIP-UT Drs. Syaeful Mikdar, M.Pd.