Universitas Terbuka Tingkatkan Kerja Sama dengan KJRI Jeddah, Kerajaan Saudi Arabia

Menindaklanjuti Nota Kesepahaman antara Universitas Terbuka (UT) dengan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia yang telah dilakukan beberapa waktu silam, UT sepakat bekerja sama dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Jeddah, Kerajaan Saudi Arabia. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Rektor UT yang diwakili oleh Dr. Mohamad Yunus, S.S., M.A. selaku Wakil Rektor Bidang Akademik dengan Dr. Mohamad Hery Saripudin selaku Konsul Jenderal Republik Indonesia di Jeddah, Kerajaan Saudi Arabia. Penandatanganan ini dilaksanakan di Gedung Biro Keuangan, Umum dan Kerja Sama, Jumat (18/10/2019). Melalui kerja sama ini difokuskan pada penyelenggaraan layanan pendidikan tinggi UT di Wilayah Kerja KJRI Jeddah, serta meningkatkan kesempatan bagi Warga Negera Indonesia (WNI) di wilayah KJRI Jeddah untuk meningkatkan pendidikannya di UT.

Dalam sambutannya, Dr. Mohamad Yunus, S.S., M.A. menyampaikan bahwa kerja sama antara UT dengan KJRI Jeddah telah terjalin sejak awal mulanya UT mengembangkan layanan luar negeri dan pernah dipusatkan di Jeddah. Melalui kerja sama dan dukungan dari KBRI Jeddah, diharapkan dapat meningkatkan jumlah mahasiswa di Jeddah dan meningkatkan kapasitas WNI. Hal senada diutarakan oleh Dr. Mohamad Hery Saripudin, kehadiran UT di Jeddah turut membantu KJRI Jeddah dalam mewujudkan program nawa cita pemerintah Indonesia yaitu negara melayani dan melindungi warga negara, khususnya memberikan layanan pendidikan bagi diaspora.

Universitas Terbuka menjadi pionir dalam penyelenggaraan Pendidikan Tinggi, Terbuka dan Jarak Jauh (PTTJJ) di Indonesia. Pengalaman yang telah dimiliki UT selama 35 tahun dalam pengembangan PTTJJ, memberikan kepercayaan bagi mitra baik di dalam negeri maupun luar negeri untuk tetap menjalin kerja sama yang baik. Dengan mengemban misi yang mulia yaitu pemerataan akses pendidikan tinggi, UT tidak hanya menjangkau mahasiswanya di seluruh pelosok Indonesia, melainkan menjangkau luas mahasiswa di luar negeri. Khusus melayani PTTJJ di luar negeri, UT telah bekerja sama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di 39 negara.