UT Gelar Seminar Nasional: Peran Ombudsman RI untuk Menjamin Akuntabilitas Layanan Publik

Menjelang penyelenggaraan wisuda Universitas Terbuka (UT) Periode II 2018/2019 Wilayah 1, UT menyelenggarakan temu wicara dan seminar nasional di Universitas Terbuka Convention Center, Senin (17/06/2019). Temu wicara ini dilakukan antara jajaran pejabat UT dan wisudawan sebagai sarana untuk saling berkenalan dan berdiskusi maupun memberi masukan yang membangun bagi UT. Dalam sambutannya, Rektor UT Prof. Ojat Darojat, M.Bus., Ph.D., menyampaikan bahwa UT terus berevolusi dari perguruan tinggi konvensional menjadi Perguruan Tinggi Terbuka Jarak Jauh (PTTJJ).

Saat ini, UT mengembangkan online proctoring untuk melaksanakan Sistem Ujian Online (SUO) berbasis web, sehingga penyelenggaraan ujian mahasiswa dapat dilakukan fully online. Hingga tahun 2019, UT telah meluluskan sebanyak 1,7 juta mahasiswa dan menjadi perguruan tinggi dengan jumlah alumni terbesar di Indonesia. Sejak 35 tahun silam, UT telah dipersiapkan pemerintah untuk memberikan akses pendidikan tinggi terbuka bagi seluruh masyarakat Indonesia baik di dalam negeri maupun luar negeri, sehingga UT saat ini dijadikan benchmark PTTJJ menuju cyber university.

Temu Wicara & Seminar Nasional Ombudsman RI

Kemudian acara dilanjut dengan seminar nasional “Peran Ombudsman RI untuk Menjamin Akuntabilitas Layanan Publik” dengan pembicara Ketua Ombudsman RI Prof. Amzulian Rifai, S.H., LLM., Ph.D. dan dimoderatori oleh Dr. Susanti, M.Si. Seminar nasional ini bertujuan untuk memberikan wawasan tentang peran lembaga dan memanfaatkan layanan Ombudsman RI sebagai penjamin akuntabilitas pelayanan publik. Pentingnya peran dan keberadaan Ombudsman RI bagi masyarakat, sehingga perlu adanya sosialisasi bagi wisudawan Universitas Terbuka (UT) yang sebagian besar berasal dari beragam latar belakang pekerjaan dan tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Hal ini dimaksud jika terjadi maladministrasi dalam pelayanan publik dapat melaporkan ke Ombudsman RI. Acara ditutup dengan sosialisasi Guru Pintar Online (GPO), Sumber Pembelajaran Terbuka (Suaka-UT) dan Ikatan Alumni Universitas Terbuka (IKA-UT).