Kemajuan TIK, Dukung Perkembangan SDM yang Unggul, Kreatif, dan Inovatif

Seminar Wisuda Periode 1 Tahun Akademik 2018/2019 Wilayah II secara resmi dibuka oleh Rektor UT Prof. Ojat Darojat, M.Bus., Ph.D di Universitas Terbuka Convention Center (UTCC), Tangerang Selatan, Senin (12/11/2018). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara wisuda yang akan dilaksanakan hari Selasa (13/11/2018). Rektor UT memberikan selamat dan menyampaikan rasa bangga serta bahagia kepada calon wisudawan Universitas Terbuka yang sudah menyelesaikan perkuliahannya di UT. Hal ini merupakan bukti dari kerja keras yang telah berhasil mengarungi pahit getirnya kuliah di Perguruan Tinggi Negeri. Dalam paparannya, ia menjelaskan UT selama ini mengembangkan pendidikan terbuka dan jarak jauh dan dapat mengelola pembelajaran secara daring. Capaian ini merupakan wujud UT yang telah mengintegrasi kemajuan teknologi informasi dan komunikasi yang sepenuhnya belum tentu dapat dilakukan oleh perguruan tinggi konvensional. Kedepannya, Rektor UT berharap agar mutu proses pembelajaran UT dapat berkembang lebih baik dan mempunyai bahan ajar digital aktif yang bisa di unduh oleh mahasiswa UT.

Kali ini, Seminar Wisuda mengangkat tema “Membangun Sumber Daya Manusia yang Unggul, Kreatif, dan Inovatif pada Era Industri 4.0” dengan menghadirkan dua narasumber yaitu, Yudi Azis, SE., S.Si., S.Sos., MT., Ph.D Dekan dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjajaran dan Irwitono, MM., PHBC Founder & Chairman Griya Alquran Surabaya serta Pendiri Radio Suara Muslim. Yudi Azis menyampaikan perkembangan dengan kekuatan teknologi merupakan dampak dari revolusi industri 4.0. Keuntungan bagi masyarakat yaitu dapat memanfaatkan peluang dan memiliki ide-ide kreatif serta inovatif. Oleh karena itu, pentingnya kesiapan dari perguruan tinggi dengan menyiapkan SDM yang unggul, kreatif, dan inovatif. Irwitono menegaskan bahwa saat ini kita hidup di zona yang berkembang dengan cepat dan setiap hari berubah. Ia berpesan bahwa kita harus mampu mencari sesuatu yang baru. Salah satu cara yang dapat diambil yaitu bergabung dengan orang-orang baru untuk menjadi orang yang kreatif. Ia berpesan kepada mahasiswa untuk terus membuat perbedaan dan berinovatif. Kita harus mampu menerapkan prinsip mengerjakan sesuatu bersama daripada memandang sesuatu menjadi pesaing dengan tetap menunjukkan sikap yang baik.