Penandatanganan MoU antara Pengurus Besar Nahdlatul Ulama dan Universitas Terbuka

Berbicara dalam acara Seminar dan Lokakarya “Implementasi Pembelajaran Sistem Daring di Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama” yang berlangsung pada 17 Oktober 2018, di Kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Kramat Raya Jakarta, Rektor Universitas Terbuka (UT) Prof. Ojat Darojat, M.Bus., Ph.D. menyampaikan bahwa UT sangat berterima kasih telah diberi kesempatan untuk berperan mendampingi Universitas di lingkungan Nahdlatul Ulama dalam rangka mengubah tradisi proses pembelajaran.

Disampaikan, seiring dengan kemajuan Teknologi Informasi Komunikasi (TIK), maka kegiatan interaksi akademik yang dibatasi dinding kelas dan jam mata kuliah sudah tidak memadai lagi. Upaya untuk mengintegrasikan kemajuan TIK pada proses pembelajaran harus dilakukan. Dengan pengalaman UT yang telah 34 tahun menyelenggarakan Pendidikan Jarak Jauh, UT siap membagi pengetahuan dan pengalamannya agar diperoleh kapasitas yang sama dalam menyelenggarakan Pendidikan Jarak Jauh.

Acara ini dihadiri oleh Menristekdikti Prof. H. Mohamad Nasir, Ph.D., Ak., Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Prof. Dr. KH. Said Aqil Siroj, M.A., Rektor Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Prof. Dr. Dede Rosyada, MA.

Menristekdikti Prof. H. Mohamad Nasir, Ph.D., Ak., mengajak Perguruan Tinggi NU dibawah Lembaga Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) yang jumlahnya mencapai 257 kampus bergerak cepat dalam Era Revolusi Industri 4.0. Diharapkan dengan ditandatanganinya MoU bersama UT, Perguruan Tinggi NU dalam lima tahun ke depan akan jauh lebih baik.