Kerja Sama UT dengan BNP2TKI

Penyebarluasan pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat dengan asas tanpa batas, tak terkecuali bagi mereka yang bekerja dan berdomisili di luar negeri. Tentu ini bukan perkara mudah bagi Universitas Terbuka (UT) untuk melakukan sosialisasi dan promosi UT kepada WNI di luar negeri. UT memerlukan bantuan dan dukungan dari pemerintah khususnya BNP2TKI untuk memperkenalkan UT kepada WNI, termasuk calon TKI yang akan berangkat ke Luar Negeri. Hal tersebut sejalan sesuai dengan visi dan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) yaitu terwujudnya TKI yang Profesional, Bermartabat, dan Sejahtera. Perwujudan visi tersebut tentu melalui pendidikan formal merupakan jalan yang sangat strategis.

Pada tanggal 9 Mei 2018, di Wisma II Universitas Terbuka diselenggarakan Sarasehan dengan UT dengan BNP2TKI. Tujuan penyelenggaraan kegiatan ini adalah dalam rangka kerja sama fasilitasi peningkatan pendidikan formal bagi pekerja migran Indonesia di luar negeri melalui UT. Sebagai wujud dari kerjasama ini, dilakukan penandandatanganan Perjanjian Kerja Sama. Penandatanganan dilaksanakan oleh Wakil Rektor Bidang Pengembangan Institusi dan Kerja sama UT, Bapak Moh. Muzammil dan Deputi Bidang Penempatan BNP2TKI, Bapak Teguh Hendro Cahyono. Disaksikan oleh Ibu Dewi Padmo, Kepala Pusat Pengelolaan Mahasiswa Luar Negeri UT dan dua dari BNP2TKI yaitu Bapak Gatot Hermawan, Direktur sosialisasi dan kelembagaan penempatan dan Ibu Arini Rahyuwati, Direktur Penyiapan dan Pembekalan Pemberangkatan.

Kerja sama sinergis perlu terjalin agar pengenalan pendidikan tinggi di UT kepada calon TKI dapat berjalan optimal. Dalam upaya tersebut, UT melalui Pusat Pengelolaan Mahasiswa Luar Negeri mengadakan Sarasehan Universitas Terbuka bersama BNP2TKI di beserta dengan beberapa BP3TKI dan P4TKI yang berasal dari beberapa wilayah Indonesia. Dalam acara ini hadir pula mitra BNP2TKI yaitu Aspataki dan Apjati.

Rektor UT yang dalam hal ini diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Pengembangan Institusi dan Kerjasama Bapak Moh. Muzammil menyampaikan terima kasihnya atas kerja sama selama ini serta yang akan datang dalam dalam pemberian fasilitasi bagi UT untuk melakukan sosialisasi dan promosi di beberapa daerah. Tanpa dukungan dan bantuan serta kerja sama dari berbagai pihak, UT sulit untuk mendapatkan akses kepada calon TKI yang akan berangkat ke luar negeri.

Deputi Bidang Penempatan BNP2TKI, Bapak Teguh Hendro Cahyono menyampaikan banyaknya tenga kerja Indonesia yang ada di luar negeri yang mengikuti perkuliahan di UT menurut data yang ia terima, sebanyak 1700 orang, namun angka tersebut masih sangat kecil, dibanding dengan banyaknya TKI baik yang resmi maupun tidak. Dengan adanya kerja sama ini pihaknya bersedia memfasilitasi bersama-sama dengan KBRI setempat untuk terjun langsung dan memperkenalkan program yang ditawarkan UT, beliau juga sangat mendukung kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan UT nantinya.

Dengan diselenggarakan acara Sarasehan dan penandatangan Perjanjian Kerja sama ini, diharapkan kerja sama antara UT dan BNP2TKI dapat terus terjalin baik. Kerja sama ini tak lain bertujuan untuk peningkatan penyebarluasan informasi kepada seluruh WNI di luar negeri dan khsususnya kepada calon TKI sehingga semakin banyak WNI di luar negeri mendapatkan pendidikan tinggi yang berkualitas agar kompetensi dirinya meningkat dan siap bersaing di pasar global.