Menristekdikti Gelar Pertemuan Rektor Bahas PJJ

Melalui Majelis Rektor Perguruan Tinggi Indonesia (MRPTNI), Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) menggelar pertemuan antar pimpinan PTN dari berbagai daerah di Indonesia. Setidaknya terdapat 180 pemimpin dari 90 PTN diundang di pertemuan tersebut. Bertempat di Tangerang Selatan, Universitas Terbuka (UT) didapuk menjadi tuan rumah pertemuan akbar pada 16 April 2018 ini.

Dalam acara yang bertemakan “Sinergi Perguruan Tinggi dalam Rangka Perluasan Akses dan Peningkatan Mutu Pendidikan Tinggi” ini, Menristekdikti Mohamad Nasir menyampaikan pendidikan tinggi kini mengalami evolusi sejalan dengan perubahan masyarakat Indonesia menuju masyarakat pengetahuan yang mendorong keterbukaan informasi dan ilmu pengetahuan. Hal ini mendorong PT untuk melakukan terobosan dengan mengintegrasikan kemajuan yang dicapai dalam bidang TIK dalam proses pembelajaran.

Nasir menambahkan pengembangan perguruan tinggi tatap muka agar memiliki kapasitas dalam menyelenggarakan pembelajaran daring merupakan upaya terkini yang sedang disiapkan. Dan pada saat yang bersamaan, UT akan kita dorong menjadi sebuah ‘cyber university of Indonesia’. Sebagai kampus yang sudah terlebih dahulu menyelenggarakan Pendidikan Jarak Jauh (PJJ), Kemenristekdikti memberikan mandat kepada UT untuk memberi masukan dan mendukung seluruh PTN dalam pelaksanaan PJJ tersebut, sesuai dengan kapasitas dan fasilitas yang dimiliki UT.

Sementara itu, Rektor Insitut Teknologi Bandung (ITB) yang juga menjabat sebagai Ketua MRPTNI Kadarsah Suryadi dalam sambutannya berharap, sistem pendidikan jarak jauh ini dapat meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) Indonesia yang saat ini masih di angka 31,5%. “Saya kira apa yang disampaikan Pak Menteri ketika bertemu di Medan lalu, kita dapat meningkatkan APK kita yang rendah dibanding Malaysia 37.2%, Thailand 51.2%, Singapura 82.7% dan Korea 92.4%,” tutur Kadarsah di pertemuan yang diselenggarakan di Universitas Terbuka Convention Center (UTCC) ini.

Rektor UT Ojat Darojat merasa terhormat atas kepercayaan Kemenristekdikti untuk menunjuk UT sebagai tuan rumah acara ini. Terkait dengan upaya peningkatan APK, Ojat menerangkan, UT telah mengambil langkah konkret dengan membangun dan menguatkan kerja sama dengan beberapa perguruan tinggi di Indonesia dalam rangka mengembangkan program PJJ dan pembelajaran daring.

“Kami siap menyukseskan program Kemenristekdikti dan membantu perguruan tinggi tatap muka agar memiliki kapasitas dalam menyelenggarakan Pendidikan Jarak Jauh (distance education) dan pembelajaran dalam jaringan (online learning) ” ujarnya. Di penghujung sambutannya, Ojat menegaskan, UT siap bergandengan tangan untuk membangun kerja sama yang sinergis dan harmonis, serta berbagi pengalaman dengan perguruan tinggi lainnya.

Dalam rangkaian acara pertemuan ini, para pemimpin PTN tersebut juga berkesempatan untuk mengunjungi beberapa unit yang mendukung pelayanan pendidikan jarak jauh di UT. Diantaranya Pusat Pengelolaan Bahan Ajar, Pusat Pengujian, dan Pusat Pengembangan Multi Media.